
Ambon – beritasumbernews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah dalam kondisi aman, meski terjadi lonjakan konsumsi masyarakat.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Faradilla Attamimi, di Kantor Gubernur Maluku, Jumat (13/2/2026).
Menurut Faradilla, kebutuhan beras masyarakat Maluku pada Februari 2026 diperkirakan mencapai 23.500 ton.
Sementara kebutuhan minyak goreng berada di angka 1.649 ton.
Atamimy mengatakan jumlah stok Kebutuhan pokok lainnya juga mencukupi Hinggaย 30 April 2026 .
๐ฆ๐๐ผ๐ธ ๐๐๐ ๐ฑ๐ถ ๐ ๐ฎ๐น๐๐ธ๐ ๐๐บ๐ฎ๐ป ๐๐ถ๐ป๐ด๐ด๐ฎ ๐๐ฒ๐ฏ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป Dan Hari Besar Lainnya
sementara itu Kepala Dinas ESDM Maluku Abdul Haris memastikan ketahanan stok bahan bakar minyak (BBM) menjelang Ramadan 1447 Hijriah hingga Idul Fitri 2026 dalam kondisi aman.
Masyarakat pun diminta tidak panik karena ketersediaan BBM hingah beberapa bulan kedepan kalaupun masyarakat mengatakan Stok BBM khusus minyak tanah habis Haris mengatakan bukan stok habis tapi terlambat dalam penyaluran atau distribusi
Hal tersebut dijelaskan Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku, Abdul Haris, kepada sejumblah awak media di Kantor Gubernur Maluku,ย ย ia berharap ada penambahan Stok BBM khusunya minyak tanah
Diempat yang sama Kepala Dinas perindustrian dan perdagangan provinsi Maluku memastikan jumlah pasokan telur ke sejumlah distributor maupun pasar yang ada di kota Ambon dan daerah lain berada pada kondisi normal
kota Menambahkan saat ini ada penambahan stok jumlah telur yang masuk dari sentra penyalur disurabaya maupun makasar disisi lain kota mengaku untuk komiditi telur hanya bertahan hingah 14 hari lebih dari itu maka telur akan busuk sehinggah memicu terjadinya kenaikan harga .
Disperindag maluku bersama satgas pangan terus turun mengecek sekaligus memantau stok kebutuhan telur minyak goreng dan beras pada sejumlah pasar yang dikota Ambon, pihaknyaย terus berkoordinasi dengan instansi teknis, seperti dinas pertanian ,dinas ESDM, dan dinas disperindag kabupaten kota guna memastikan ketersediaan Bahan pokok dalam jumlah yang bisa dipenuhi pada bulan Ramadhan,Idul Fitri,Nyepi dan Imlek (chey)
