SBB – beritasumbernews.com – Pemerintah Daerah SBB menggelar Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat yang diikuti oleh 31kandidat, kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan utama, Kantor Bupati SBB, Jln JF Puttileihalat No 1, Kota Piru, pada Kamis, (7/5/2026)
Acara itu dihadiri secara daring oleh Kepala Pusat Penilaian Pengembangan dan Kompetensi ASN Kementrian Pertanian RI, sementara hadir secara langsung, Bupati SBB, Ir Asri Arman MT, Sekretaris Daerah SBB, Alvin Tuasuun SP M.Si, Para staf ahli dan asisten Setkab SBB, pimpinan OPD dilingkup Pemda SBB Tim Asessor Puspenkom Kementrian Pertanian-RI, Panitia Seleksi, Para Peserta dan tamu undangan.
Bupati SBB, Ir Asri Arman MT, dalam sambutannya menyatakan, Pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat adalah bagian penting dari komitmen bersama untuk membangun birokrasi yang berkualitas dan berorientasi kepada kinerja.
Dimana, proses asesmen ini besifat independen dan objektif serta tidak dipengaruhi oleh pihak manapun, termasuk Panitia Seleksi, oleh karena itu, melalui Seleksi Terbuka diharapkan akan lahir sosok-sosok pejabat yang berintegritas,profesional,visioner serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan di daerah
Asri mengungkapkan, penyelenggaraan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, merupakan amanat dari Undang -Undang No.20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang menegaskan pentingnya penerapan sistem merit dalam pengelolaan ASN
“Prinsip meritokrasi berarti menempatkan seseorang berdasarkan kompetensi, kualifikasi dan kinerja, bukan karena faktor kedekatan atau kepentingan lainnya, perlu saya tekankan dibalik seluruh tahapan seleksi, tersimpan tujuan yang lebih besar yaitu membangun kepemimpinaan birokrasi yang berintegritas dan berdampak”urainya.
Bupati SBB mengharapkan, seleksi ini bukan sekedar mencari siapa yang layak menduduki jabatan, melainkan mencari pimpinan yang siap mengemban amanah dan membawa perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan daerah.
“Kita memerlukan pejabat yang siap menjadi teladan dalam integritas, disiplin dan kinerja serta mampu membangun budaya organisasi yang adaptif dan inovatif, karena itu para peserta jadikanlah posisi ini sebagai ajang pembuktian diri tunjukkan kapasitas, potensi dan dedikasi kembali untuk Kabupaten Seram Bagian Barat,ikuti setiap tahapan dengan jujur profesionaal daan sportif” jabarnya.
Namun dibalik sambutan Bupati SBB yang menekankan integritas, profesional dan visioner, tetapi, masih terdapat figur-figur yang bermasalah yang ikut dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat itu yakni Sahrir Mahiulette dan La Ucu yang sering mempermainkan siklus keuangan sehingga menyusahkan orang, ada juga ,Yusnita Tiakoly yang pernah dilaporkan karena diduga bermasalah dengan Dana Desa Tomalehu Timur, sementara Abidin Papalia Plt Kadis Indag pada setiap pelatihan tenaga kerja tampil sebagai sinterklas menghadiahkan peserta dengan kaus, topi dan tas, tetapi tidak kelihatan hasil dari pelatihan itu.
Kabar teranyar adalah, ikutnya Kasatpol PP SBB tanpa sertifikat Penyidik Pegawai Ngeri Sipil ( PPNS) yang disyaratkan Undang -Undang, (Nicko Kastanja)

