AMBON – beritasumbernews.com – Di tengah semangat Merah Putih yang berkibar menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mengingatkan bahwa ancaman terbesar bangsa saat ini bukan hanya persoalan kriminalitas, tetapi juga sikap saling menyalahkan dan menggeneralisasi satu suku atau kelompok.
Pesan tegas itu disampaikan Bodewin usai mengikuti Pawai Kebangsaan Merah Putih yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku di kawasan Gong Perdamaian Kota Ambon, Sabtu (1/8/2026)
“Intinya adalah membangkitkan semangat cinta tanah air dan semangat kemerdekaan supaya tetap memotivasi kita untuk bekerja lebih baik lagi bagi bangsa dan daerah,” kata Bodewin.
Menurutnya, Pawai Kebangsaan yang menjadi bagian rangkaian HUT ke-81 RI dan HUT ke-81 Provinsi Maluku bukan sekadar kegiatan seremonial. Kegiatan ini menjadi momentum membangkitkan kembali semangat nasionalisme, toleransi, dan rasa memiliki terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menanggapi situasi yang berkembang pasca insiden di Matraman, Bodewin mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menahan diri, dan tidak mudah terprovokasi isu yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Kita tidak pernah menginginkan suatu kejadian itu terjadi. Karena itu saya mengajak semua pihak untuk menahan diri dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran bagi kita semua untuk lebih bijaksana,” ujarnya.
Bodewin menegaskan sikapnya menolak segala bentuk rasisme. Ia menilai tidak boleh ada perilaku yang merendahkan orang lain hanya karena perbedaan suku, ras, maupun latar belakang.
“Kalau itu memang persoalan kriminal, biarkan ditangani oleh aparat penegak hukum dan kepolisian. Jangan kemudian kita menjustifikasi satu suku atau kelompok tertentu karena ulah oknum,” tegasnya.
Menurutnya, tindakan segelintir orang tidak dapat dijadikan alasan untuk menghakimi seluruh komunitas. Sikap itu justru berpotensi merusak persatuan yang selama ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia.
“Jangan sampai ulah oknum kemudian dianggap mewakili satu suku atau kelompok besar. Itu tidak baik bagi persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Bodewin berharap semangat Merah Putih yang digaungkan melalui Pawai Kebangsaan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan merawat keberagaman sebagai modal utama membangun Kota Ambon, Maluku, dan Indonesia yang damai.
(Chey)

