AMBON -beritasumbernews.com -Dua persoalan utama disuarakan warga Negeri Seri dalam kegiatan reses Masa Sidang III Tahun 2026 DPRD Provinsi Maluku yang digelar di kediaman Keluarga Kalahatu, Minggu (6/9/2026).

Keluhan pertama menyangkut Program Makan Bergizi Gratis (MBG di sekolah-sekolah yang disebut warga sudah terhenti selama berbulan-bulan. Penghentian itu terjadi pasca tersebarnya satu kasus MBG di media sosial beberapa waktu lalu.

Keluhan kedua adalah kondisi jalan di Negeri Seri. Warga menyebut jalan tersebut sudah digusur sejak 10 tahun lalu, namun hingga kini belum diaspal. Padahal, proses ganti rugi lahan kepada warga telah selesai dilakukan.

“Kami minta DPRD untuk memperjuangkan hal ini ke pemerintah pusat agar tetap masuk dalam prioritas pembangunan. MBG penting untuk anak-anak kami, dan jalan juga sudah terlalu lama menunggu,” ujar salah satu warga dalam reses tersebut.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Johan Johanis Lewerissa yang hadir memimpin reses mencatat seluruh aspirasi warga.

Ia berjanji akan memperjuangkan penyelesaian kedua persoalan tersebut secara berkelanjutan, baik melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun melalui jalur pengawalan ke pemerintah pusat.

“Semua keluhan warga sudah kami catat. Ini akan menjadi bahan perjuangan kami di DPRD agar mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah,”_ kata Lewerissa.

Kegiatan reses ini merupakan agenda rutin DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan. Warga berharap, hasil reses di Negeri Seri tidak berhenti pada catatan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti pada pembahasan anggaran dan program prioritas tahun 2027.

Reporter: Tim beritasumbernews.com
Editor: Redaksi