ABORU Maluku Tengah – beritasumbernews.com – Pelaksanaan pekerjaan rehab Sekolah Dasar Negeri 192 Maluku Tengah menuai kekecewaan dari dewan guru dan orang tua murid.

Hal itu disampaikan sumber kepada beritasumbernews.com, Minggu (28/09/2026) di Aboru.

Menurut sumber tersebut, Kepala Sekolah SD Negeri 192 Maluku Tengah, Maritje Leuhery, bersama panitia pelaksana tidak melakukan musyawarah dengan dewan guru terkait pekerjaan rehab sekolah.

“Kami sebagai dewan guru dan orang tua murid sangat merasa kecewa dengan kegiatan pekerjaan rehap sekolah SD 192 Maluku Tengah. Sebagai pimpinan sekolah, kepsek Maritje Leuhery dengan panitianya tidak mengadakan musyawarah dengan dewan guru terkait pekerjaan sekolah ini,” ujar sumber.

Sumber juga menyoroti tidak adanya papan informasi proyek hingga pekerjaan telah berjalan.

“Sampai pada saat ini pekerjaan sudah berjalan namun papan proyek anggaran rehap belum dipasang untuk masyarakat bisa tau besaran anggaran rehap sekolah tersebut,”_ katanya.

Atas kondisi tersebut, dewan guru dan orang tua murid meminta Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir (Bang Ozan), untuk turun langsung melihat dan meninjau kondisi SD Negeri 192 Maluku Tengah.

Mereka menilai tidak adanya keterbukaan anggaran berpotensi menjadi penipuan anggaran pemerintah.

_”Kami meminta tim pemeriksaan dari Kabupaten Maluku Tengah segera turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan bertanya langsung kepada dewan guru dan orang tua murid atas tidak keterbukaan kepsek Maritje Leuhery atas pekerjaan dimaksud,”_ tegas sumber.

Hingga berita ini diterbitkan, beritasumbernews.com masih berupaya mengkonfirmasi pihak Kepala Sekolah SD Negeri 192 Maluku Tengah, Maritje Leuhery, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah terkait pekerjaan rehab tersebut untuk mendapatkan klarifikasi berimbang.

(bsn01)