Uncategorized

DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL, POLSEK KEPALA MADAN TANAM 30 KG BIBIT JAGUNG PADA 2 HEKTARE LAHAN DI BURU SELATAN

Ambon – beritasumbernews.com – Polsek Kepala Madan, Polres Buru Selatan, melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil hibrida seluas 2 hektare di lahan Gunung Faja Lale, Desa Fogi, Kecamatan Kepala Madan, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Kepala Madan IPDA La Ali sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah.

Penanaman dilakukan bersama kelompok tani dan masyarakat Desa Fogi dengan total bibit jagung hibrida sebanyak 30 kilogram. Lahan yang digunakan berada pada koordinat 3°21’03.7″S dan 126°02’19.6″E.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Fogi Brigpol M. Risang Pahlawan, Bripda M. Arif Ramli, Bripda Faisal Anugrah, perwakilan Pemerintah Desa Fogi, serta anggota kelompok tani yang terdiri dari Husen Soel, Rajab Soel, Ano Boeng, dan Arman Boeng.

Kapolsek Kepala Madan IPDA La Ali mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang humanis serta dukungan terhadap program strategis nasional di bidang pangan.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan. Ini adalah bentuk sinergi nyata antara Polri dan petani demi mewujudkan swasembada pangan,” ujar IPDA La Ali.

Ia menegaskan, peningkatan produksi pangan lokal menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, produksi jagung di Desa Fogi meningkat, pendapatan petani bertambah, dan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga dengan harga yang terjangkau,” tambahnya.

Kegiatan diawali dengan persiapan lahan dan penanaman bibit jagung oleh personel Polsek bersama kelompok tani. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Langkah Polsek Kepala Madan tersebut menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan potensi pertanian lokal di wilayah hukum Polres Buru Selatan.

Kegiatan penanaman jagung yang dilakukan Polsek Kepala Madan menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal ketersediaan bahan pokok, tetapi juga menyangkut masa depan ekonomi rakyat.

Dengan memanfaatkan lahan 2 hektare dan melibatkan kelompok tani lokal, program ini berpotensi meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat perputaran ekonomi desa. Produksi jagung yang optimal dapat menekan biaya distribusi, menjaga stabilitas harga, dan memperkuat daya beli masyarakat.

Kehadiran Polri dalam aktivitas produktif semacam ini mencerminkan pendekatan pembangunan yang kolaboratif. Stabilitas keamanan dan stabilitas ekonomi berjalan beriringan. Ketika aparat dan masyarakat bersinergi mengelola potensi lokal, fondasi ketahanan ekonomi rakyat menjadi semakin kokoh.

Jika inisiatif serupa terus diperluas, maka ketahanan pangan nasional akan tumbuh sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. (**)

Uncategorized

Kolaborasi Satgas Pangan Polri Dan Bapannas Lakukan Pengawasan Bapokting di Maluku, Negara Tegas Jaga Harga dan Mutu Pangan Jelang Ramadhan

Ambon – beritasumbernews.com – Negara mempertegas kehadirannya dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Satgas Pangan Polri memimpin langsung giat pengawasan Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) secara terpadu bersama Satgas Pusat, yakni unsur Bareskrim Polri dan BAPANAS, bersinergi dengan Satgas Pangan Provinsi Maluku, pada Kamis–Jumat (12–13 Februari 2026) di Kota Ambon.

Operasi pengawasan yang menyasar pasar tradisional, distributor, dan retail modern ini dipusatkan di Pasar Mardika serta sejumlah titik distribusi strategis lainnya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari operasi nasional pengendalian inflasi dan penegakan hukum sektor pangan menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

Dalam giat ini, Satgas Pangan Polri berperan sebagai leading sector penegakan hukum, memastikan seluruh rantai distribusi pangan mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Acuan Penjualan (HAP), standar keamanan, serta legalitas perizinan.

Pengawasan dilakukan bersama unsur pemerintah daerah, Perum Bulog, serta instansi teknis lainnya, menegaskan kuatnya sinergi pusat–daerah dalam menjaga keadilan ekonomi bagi masyarakat.

Tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap 12 pelaku usaha, mulai dari pedagang eceran hingga distributor bapokting. Hasil pengawasan menunjukkan masih ditemukan:

Penjualan minyak goreng bersubsidi Minyakita, telur ayam, gula pasir, dan beras premium di atas HET/HAP;

Lonjakan harga cabai merah keriting, cabai rawit, dan bawang merah di tingkat eceran;

Keterbatasan stok minyak goreng bersubsidi di distributor;

Peredaran beras tanpa izin pusat pada salah satu distributor (CV. Naomi).

Atas temuan tersebut, Satgas Pangan Polri merekomendasikan pendalaman perizinan, pemberian teguran, hingga langkah hukum tegas sesuai ketentuan perundang-undangan.

Sebagai langkah konkret menjaga daya beli masyarakat, Satgas Pangan Provinsi Maluku bersama Bulog, Bank Indonesia, OJK, TNI, TVRI, ID Food, dan Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku.

Berbagai komoditas strategis disalurkan langsung kepada masyarakat, meliputi: Gula pasir berbagai merek, Minyak goreng subsidi dan nonsubsidi, Beras premium dan beras SPHP sebanyak 1 ton, Bawang merah, bawang putih, serta telur ayam.

Satgas memastikan GPM akan kembali digelar menjelang awal Ramadhan sebagai bagian dari strategi stabilisasi harga.

Satgas Pangan Polri bersama Satgas daerah menegaskan langkah lanjutan:

Pemantauan intensif harga di tingkat distributor beras dan minyak goreng;

Pengawasan berkala keamanan dan mutu pangan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri;

Sosialisasi ketentuan HET Minyakita sesuai Kepmendag Nomor 1028 Tahun 2024;

Teguran administratif hingga proses hukum bagi pelaku usaha yang menjual di atas HET atau melanggar ketentuan perizinan.

Pengawasan terpadu yang dipimpin Satgas Pangan Polri di Maluku menjadi potret nyata hadirnya negara dalam melindungi hak dasar rakyat atas pangan yang terjangkau dan bermutu. Peran Polri tidak hanya berhenti pada pengamanan, tetapi menjelma sebagai penjaga keadilan pasar, memastikan tidak ada ruang bagi spekulan dan pelaku usaha nakal memanfaatkan momentum hari besar keagamaan.

Sinergi Satgas Pusat dan daerah menunjukkan bahwa pengendalian pangan kini dijalankan dari hulu ke hilir—dari gudang distributor hingga lapak pedagang. Ketegasan ini menjadi sinyal kuat secara nasional bahwa stabilitas pangan adalah prioritas negara, dan hukum akan ditegakkan untuk melindungi kepentingan masyarakat luas. (**)

Berita

Wujudkan Kepedulian Nyata, Wakapolda Maluku Hadiri Bakti Kesehatan dan Sosial di Pulau Haruku

Ambon – beritasumbernews.com – Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, menghadiri dan meninjau langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial yang dipusatkan di Negeri Kailolo dan Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial di wilayah kepulauan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.

Dalam agenda kemanusiaan tersebut, Polri bersama instansi terkait menyelenggarakan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat umum serta pelaksanaan khitanan massal terhadap anak-anak di kedua negeri.

Wakapolda Maluku bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke pos-pos pelayanan medis guna memastikan masyarakat mendapatkan penanganan yang optimal dari tim tenaga kesehatan.

Sebagai wujud kepedulian ekonomi, dilakukan pula penyerahan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat Negeri Kailolo dan Negeri Kabauw. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Ketua DPRD Maluku, Wakapolda Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Aster Kodam, dan perwakilan Kajati Maluku.

Aksi sosial kemanusiaan tersebut mendapat respon positif dan apresiasi tinggi dari perangkat negeri setempat. Raja Negeri Kailolo, Ali Ohorella, menyatakan rasa bangganya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah dan aparat keamanan.

“Saya merasa bangga dengan kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial yang dilaksanakan ini. Kehadiran Bapak Wakapolda dan rombongan sangat berarti bagi warga kami,” kata Ali Ohorella.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Saniri Negeri Kabauw, Basri Jamal Karepesina, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada negerinya.

“Kami merasa bangga dan bersyukur karena pemerintah sudah memperhatikan negeri kami yang sangat membutuhkan bantuan seperti ini. Harapan kami ke depan, kegiatan ini jangan hanya sekadar ceremonial, akan tetapi aksi langsung di lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” tegas Basri.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kegiatan ini juga dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Maluku,” harapnya. (*)

Uncategorized

Sinergi Polri-TNI-Pemda, Tanam Jagung Pipil 3,30 Hektar Di Maluku Tenggara

Ambon – beritasumbernews.com – Kepolisian Republik Indonesia melalui jajaran Polres Maluku Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pada Kuartal I Tahun 2026, Polres Maluku Tenggara bersama Polsek jajaran melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil seluas 3,30 hektar di sejumlah wilayah, sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Pemerintah ASTA CITA menuju swasembada pangan nasional.

Kegiatan penanaman tersebut dilaksanakan secara serentak pada Sabtu (14/2/2026) oleh Polsek Kei Besar, Polsek Kei Kecil Timur, dan Polsek Kei Kecil Barat, dengan melibatkan unsur TNI, penyuluh pertanian, pemerintah kecamatan, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Kapolres Maluku Tenggara menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pangan merupakan implementasi nyata tugas Polri sebagai penggerak stabilitas nasional, termasuk pada aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional. Polri tidak hanya hadir menjaga kamtibmas, tetapi juga berperan aktif mendorong produktivitas pangan masyarakat sebagai wujud dukungan terhadap program prioritas Presiden RI,” tegas Kapolres Maluku Tenggara.

Di Ohoi Ohoilim, Kecamatan Kei Besar, Polsek Kei Besar melaksanakan penanaman jagung pipil di lahan seluas 0,80 hektar milik warga, dengan rencana pemupukan tahap pertama dijadwalkan pada 22 Februari 2026.

Sementara itu, Polsek Kei Kecil Timur menggarap lahan binaan seluas 1,50 hektar di Desa Wain, Kecamatan Kei Kecil Timur. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Kei Kecil Timur bersama camat, kelompok tani, dan masyarakat. Antusiasme warga terlihat tinggi, dengan harapan dukungan berkelanjutan dari instansi terkait, khususnya dalam penyediaan pupuk.

Di wilayah Kei Kecil Barat, penanaman jagung pipil dilakukan di Desa Somlain pada lahan seluas 1 hektar, melibatkan personel Polsek, penyuluh pertanian, serta warga setempat. Kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Kapolsek Kei Kecil Timur menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah petani bukan hanya simbolis, tetapi merupakan bentuk pendampingan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan ini berjalan optimal. Polri siap mendampingi petani mulai dari penanaman hingga panen demi mendukung swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung pipil Kuartal I Tahun 2026 berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan global.

Langkah Polres Maluku Tenggara menanam jagung pipil secara serentak menunjukkan transformasi peran Polri yang semakin adaptif terhadap kebutuhan strategis bangsa. Ketahanan pangan bukan lagi semata urusan sektor pertanian, tetapi telah menjadi isu keamanan nasional yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen negara.

Kehadiran Polri sebagai penggerak, pendamping, dan penjamin stabilitas di sektor pangan mempertegas bahwa agenda ASTA CITA tidak hanya dijalankan di tingkat pusat, tetapi benar-benar diimplementasikan hingga ke wilayah terluar Indonesia. Program ini sekaligus memperkuat ekonomi rakyat, meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, serta membangun fondasi kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan.

Dengan total penanaman 3,30 hektar pada Kuartal I 2026, Polres Maluku Tenggara membuktikan bahwa Polri adalah mitra strategis rakyat dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan masa depan pangan Indonesia tetap terjaga. (**)

Uncategorized

Pastikan 6 Hektare Jagung Bebas Hama Dan Gulma, Polsek Tanimbar Utara Lakukan Perawatan dan Pemeliharaan Rutin.

Ambon – beritasumbernews.com – Kepolisian Republik Indonesia melalui jajaran Polres Kepulauan Tanimbar terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kali ini, Polsek Tanimbar Utara melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan tanaman jagung di lahan seluas 6 hektar yang berlokasi di Temarlalan, Desa Ridool, Kecamatan Tanimbar Utara, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanimbar Utara IPTU Everardus Fasse, serta melibatkan personel Polsek Tanimbar Utara bersama Kelompok Tani KBK sebagai mitra binaan Polri.

Pemeliharaan lahan dilakukan melalui pembersihan gulma, pengendalian hama, serta monitoring kondisi tanaman guna memastikan pertumbuhan jagung tetap optimal dan berpotensi menghasilkan panen maksimal.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga ikut memastikan program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan. Perawatan ini penting agar tanaman jagung tetap sehat dan produktif,” ujar IPTU Everardus Fasse, Kapolsek Tanimbar Utara.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek bersama kelompok tani melakukan identifikasi kondisi lahan, membersihkan rumput liar secara manual, serta melakukan evaluasi pascakegiatan. Dari hasil monitoring, ditemukan kondisi tanaman jagung yang kurang sehat sehingga memerlukan penanganan lanjutan berupa pemberian pestisida untuk mengendalikan hama, khususnya ulat tanah.

Ketua Kelompok Tani KBK, Allo Jaflauan, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan Polri.

“Kami merasa terbantu dengan keterlibatan Polsek Tanimbar Utara. Pendampingan seperti ini memberi semangat bagi petani untuk terus mengelola lahan secara maksimal,” ujarnya.

Kapolres Kepulauan Tanimbar melalui Wakapolres Kompol Welhelmus Minanlarat, SH, secara terpisah menegaskan bahwa keterlibatan jajaran Polsek dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari implementasi kebijakan Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan adalah fondasi ketahanan nasional. Polri akan terus mendorong sinergi dengan petani dan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan masyarakat tetap terjaga,” tegas Kapolres.

Apa yang dilakukan Polsek Tanimbar Utara menunjukkan transformasi peran Polri sebagai institusi negara yang adaptif terhadap tantangan zaman. Ketahanan pangan kini menjadi isu strategis nasional yang tidak dapat dilepaskan dari stabilitas keamanan dan kesejahteraan rakyat.

Keterlibatan langsung Polri dalam pemeliharaan lahan jagung seluas 6 hektar di wilayah Kepulauan Tanimbar membuktikan bahwa agenda ketahanan pangan tidak berhenti pada penanaman semata, tetapi juga pada proses perawatan dan pendampingan berkelanjutan. Langkah ini memperkuat kepercayaan publik bahwa Polri hadir sebagai mitra rakyat, menjaga negeri bukan hanya dengan senjata dan seragam, tetapi juga dengan kerja nyata di ladang pangan. (**)

Uncategorized

Ratusan Warga Negeri Kabauw Antusias Mengikuti Bhakti Kesehatan Polda Maluku

Ambon – beritasumbernews.com – Ratusan warga Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, antusias mengikuti kegiatan bhakti kesehatan yang diselenggarakan Polda Maluku.

Kegiatan kemanusiaan yang dihelat secara gratis pada Sabtu (14/2/2026), merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.

Dalam kegiatan itu Polda Maluku mengerahkan sejumlah dokter spesialis dan para tenaga medis handal meliputi dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum.

Selain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis, Polda Maluku juga menyediakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan atau sunatan massal.

“Sebanyak 234 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 227 orang sedangkan sunatan massal diikuti oleh 7 orang anak-anak,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.

Bhakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Hal ini dibuktikan dari ratusan warga Kabauw yang antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Kombes Rositah mengaku, selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.

Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat.

“Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.

Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. (**)

Berita

Friendly Match Bola Voli Bhayangkari dan Polwan, Kapolda Tekankan Soliditas dan Semangat Sportivitas Keluarga Besar Polda Maluku

Ambon – beritasumbernews.com -– Kepolisian Daerah Maluku menggelar friendly match bolavoli yang mempertemukan tim dari Bhayangkari Daerah Maluku dengan Polwan Polda Maluku.

Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si saat membuka kegiatan tersebut di Gedung Sporthall Karang Panjang Ambon, Minggu (15/2/2026), menekankan terkait soliditas dan semangat sportivitas keluarga besar Polda Maluku.

Selain untuk membangun semangat kebersamaan, ajang olahraga yang dihelat tersebut juga untuk meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani personel Polda Maluku.

Pertandingan ekshibisi ini menjadi bagian dari upaya pembinaan internal organisasi sekaligus memperkuat sinergi dan kekompakan keluarga besar Polda Maluku.

Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada kedua tim yang telah berpartisipasi, para juri, panitia penyelenggara, serta para supporter dari Bhayangkari dan Polwan yang turut memeriahkan kegiatan.

“Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Tepuk tangan untuk kita semua,” ucap Kapolda disambut antusias peserta dan penonton.

Kapolda mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan rahmat dan kesempatan sehingga kegiatan dapat terlaksana dalam suasana penuh kebersamaan.

Ia menegaskan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian penting dalam membangun karakter, kesehatan, dan semangat kebersamaan.

“Olahraga adalah kebutuhan utama. Selain menyehatkan, juga menghibur dan mempererat hubungan kekeluargaan,” tegasnya.

Pada saat itu, Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyoroti berbagai prestasi olahraga yang telah diraih oleh personel Polda Maluku, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, sejumlah anggota Polda Maluku telah berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu di ajang ASEAN maupun Pekan Olahraga Nasional (PON). Hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi dan masyarakat Maluku.

“Kita memiliki putra-putri terbaik yang mampu mengharumkan nama Polda Maluku. Ini menunjukkan bahwa olahraga mampu melahirkan prestasi sekaligus membangun mental juara,” jelasnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Sebab, hal ini merupakan modal utama dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri maupun sebagai Bhayangkari yang mendampingi suami.

Ia mengingatkan seluruh personel agar dapat berolahraga secara rutin, karena akan merawat ketahanan fisik dan mental yang prima dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.

“Melalui olahraga akan tercipta kesehatan jiwa dan raga. Dan kesehatan adalah fondasi utama dalam melaksanakan tugas dengan optimal,” jelasnya.

Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan semata, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi serta membangun suasana harmonis di lingkungan keluarga besar Polda Maluku.

Kapolda secara khusus mengingatkan agar pertandingan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. “Ini adalah pertandingan untuk kita, dari kita, dan untuk kita. Permainan keluarga besar Polda Maluku. Mari bermain secara fair dan penuh kegembiraan,” pesannya.

Dengan semangat persaudaraan, pertandingan diharapkan menjadi sarana hiburan sekaligus wadah untuk memacu potensi terbaik masing-masing pemain, baik atlet amatir maupun yang berpengalaman.

Untuk diketahui, pertandingan antara kedua tim bolavoli tersebut berlangsung seru, penuh semangat, dan disambut sorak sorai supporter dari kedua kubu. Setelah melalui pertandingan yang kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas, Tim Bhayangkari Daerah Maluku berhasil meraih kemenangan dengan skor 3 set.

Kapolda Maluku dan Ketua Bhayangkari Daerah Maluku secara langsung menyerahkan hadia kepada kedua tim sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, Ketua Harian PBVSI Provinsi Maluku, para pengurus Bhayangkari Daerah Maluku, Bhayangkari, personel Polda Maluku, serta para panitia penyelenggara dan ofisial tim. (**)

Berita

Hadiri Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon, Tegaskan Sinergi Menjaga Moralitas, dan Perkuat Stabilitas Daerah

Ambon – beritasumbernews.com – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menghadiri Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon yang dilaksanakan di Gereja Karn Hattin Negeri Seilale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (15/2/ 2026).

Kehadiran Kapolda merupakan wujud komitmen Polda Maluku dalam rangka memperkuat kolaborasi antara institusi negara dengan lembaga keagamaan sebagai pilar utama pembangunan moral serta stabilitas sosial.

Sidang jemaat yang mengusung tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM” (1 Petrus 5:10), tidak hanya merefleksikan perjalanan historis Gereja Protestan Maluku menuju satu abad pengabdian, tetapi juga menjadi refleksi spiritual sekaligus panggilan tanggung jawab kolektif dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Kapolda Maluku dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya kegiatan dalam keadaan aman dan penuh sukacita. Ia menekankan, sidang jemaat bukan sekadar agenda internal gereja, melainkan forum strategis yang memiliki implikasi luas terhadap kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Persidangan ini bukan hanya membahas program pelayanan gereja, tetapi juga menentukan arah kontribusi gereja dalam membangun masyarakat yang bermoral, berkarakter, dan berintegritas,” ujar Kapolda.

Klasis Pulau Ambon terdiri dari 25 jemaat dengan jumlah kurang lebih 64.000 jiwa merupakan kekuatan sosial yang sangat besar. Potensi tersebut, kata Kapolda, apabila dikelola dengan baik, maka gereja dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif.

Kapolda menegaskan bahwa Kota Ambon merupakan pusat gravitasi Maluku. Persepsi terhadap Maluku seringkali dibentuk dari dinamika sosial yang terjadi di Ambon.

“Kalau Ambon aman dan maju, maka Maluku akan ikut maju. Karena itu menjaga Ambon berarti menjaga wajah Maluku di mata nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku secara umum berada dalam situasi aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat, termasuk pelaksanaan ibadah dan kegiatan sosial, berjalan normal tanpa gangguan berarti.
Namun demikian, beliau mengingatkan bahwa stabilitas bukanlah sesuatu yang hadir secara otomatis. Keamanan merupakan hasil dari kolaborasi dan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan adalah modal dasar pembangunan. Tanpa stabilitas, investasi tidak akan masuk, ekonomi tidak bergerak, dan kesejahteraan sulit terwujud,” jelasnya.

Irjen Dadang Hartanto mengibaratkan keamanan sebagai tanah yang subur. Semakin kondusif suatu wilayah, semakin besar peluang untuk menanam nilai-nilai kebaikan yang akan berbuah bagi generasi mendatang.

Kapolda secara terbuka memaparkan bahwa berdasarkan data kepolisian, tindak pidana yang masih dominan adalah kejahatan berlatar kekerasan, seperti kekerasan dalam rumah tangga, penganiayaan, bentrok antar kelompok, serta tindak pidana asusila.

Disampaikan, dalam banyak kasus kekerasan yang terjadi korban adalah perempuan dan anak, kelompok yang seharusnya mendapat perlindungan maksimal dari keluarga dan lingkungan.

Menurut Kapolda, pendekatan penegakan hukum saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Diperlukan pendekatan preventif melalui penguatan nilai agama dan moralitas.

“Tokoh agama memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat. Pesan-pesan keamanan dan moralitas perlu terus disuarakan dalam setiap kesempatan,” ujarnya.

Beliau juga menyoroti tantangan era digital yang menghadirkan ancaman baru seperti penyebaran hoaks, provokasi melalui media sosial, pornografi, penipuan online, serta dampak negatif lainnya yang dapat merusak generasi muda.

Kapolda mengajak seluruh jemaat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial serta tidak memperkeruh situasi ketika terjadi suatu peristiwa pidana atau konflik.

Dalam pandangannya, keluarga adalah benteng pertama dalam menjaga keamanan sosial. Perempuan, khususnya ibu, memiliki peran sentral sebagai pendidik utama dalam rumah tangga.

“Apabila keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat. Apabila masyarakat kuat, maka daerah akan aman,” tegasnya.

Kapolda mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak, membangun komunikasi yang sehat, serta menanamkan nilai tanggung jawab sejak dini.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai bagian dari budaya disiplin yang mencerminkan peradaban masyarakat yang maju.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda kembali menggaungkan semangat “Maluku Tarus Biking Bae, Basudara Tarus Biking Bae.”

Menurutnya, slogan tersebut bukan sekadar kalimat motivasi, melainkan gerakan moral kolektif yang mengajak seluruh masyarakat untuk berpikir baik, berbuat baik, dan berkorban demi kepentingan bersama.

Ia menyampaikan bahwa rasa cinta terhadap Maluku tumbuh dari interaksi dan pengalaman langsung bersama masyarakat yang ramah, responsif, serta memiliki potensi sumber daya manusia dan kekayaan alam yang luar biasa.

Kapolda menegaskan bahwa Polri yang Presisi tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam fungsi preventif, pembinaan, dan pelayanan masyarakat.

Hotline Kapolda telah disebarkan melalui media sosial resmi Polda Maluku dan dapat diakses oleh masyarakat kapan saja.

“Kami hadir 1×24 jam untuk masyarakat. Jangan ragu melapor apabila membutuhkan bantuan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Kegiatan Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan.

Momentum ini menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan lembaga keagamaan merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas, membangun ketahanan moral, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Dengan semangat kebersamaan, Maluku diharapkan terus melangkah maju sebagai daerah yang aman, religius, berkarakter, dan berdaya saing dalam menyongsong masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Wali Kota Ambon beserta jajaran OPD, Sekretaris Umum Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, Majelis Pekerja Klasis GPM Pulau Ambon, anggota DPRD Provinsi dan Kota, unsur TNI-Polri, para Kepala Pemerintahan Negeri (Raja), pengurus AMGPM, pengurus YPPK Dr. J. B. Sitanala, para Ketua Majelis Jemaat, panitia pelaksana, peserta sidang, serta ratusan jemaat yang mengikuti persidangan dengan penuh khidmat. (**)

Uncategorized

Polri Dorong Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Dampingi Penanaman Jagung 30 Hektar di Seram Utara Timur Kobi

Ambon – beritasumbernews.com – Polri terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung kepada petani. Di Kabupaten Maluku Tengah, Bhabinkamtibmas Negeri Pasahari Polsubsektor Kobi melaksanakan pendampingan penanaman jagung sebagai bagian dari program swasembada pangan dan optimalisasi lahan tidur.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026) sejak pukul 08.30 WIT hingga 11.00 WIT, bertempat di Desa Leway, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi. Pendampingan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Negeri Pasahari BRIGPOL H. P. Simbolon bersama pemilik lahan, Sumar, serta sejumlah masyarakat Desa Leway. Penanaman jagung yang dilakukan merupakan hari ketiga dari rangkaian kegiatan.

Adapun lahan jagung yang dikelola memiliki luas 30 hektar, menggunakan benih jagung jenis Pioner, dengan estimasi hasil panen mencapai 150 ton. Proses penanaman ditargetkan seluas kurang lebih 3 hektar per hari, dengan dukungan enam unit alat tanam jagung (corn seeder/manual seeder).

Kapolsek Wahai menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program pertanian ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan dan swasembada pangan.

“Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas bukan hanya pada tahap penanaman, tetapi juga pemantauan berkelanjutan agar produktivitas lahan benar-benar optimal. Ini adalah bentuk kehadiran Polri dalam mendorong kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Kapolsek Wahai.

Ia menambahkan, program ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, meningkatkan cadangan pangan, serta mengurangi ketergantungan impor.

“Kami berharap pemanfaatan lahan tidur seperti ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya. Dengan kolaborasi Polri dan petani, kemandirian pangan bisa terwujud, ekonomi rakyat meningkat, dan situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif,” tambahnya.

Pendampingan penanaman jagung di Seram Utara Timur Kobi menegaskan transformasi peran Polri yang semakin kontekstual dengan kebutuhan masyarakat. Ketahanan pangan kini menjadi isu strategis nasional, dan kehadiran Polri di sektor pertanian memperlihatkan pendekatan pembangunan yang kolaboratif dan berkelanjutan.

Optimalisasi lahan tidur seluas 30 hektar bukan hanya berkontribusi pada peningkatan produksi jagung, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi petani dan masyarakat desa. Estimasi hasil panen yang signifikan menunjukkan bahwa sektor pertanian, jika dikelola secara terukur dan didampingi secara konsisten, mampu menjadi penopang utama ketahanan ekonomi rakyat.

Kolaborasi antara Polri dan petani di Maluku Tengah menjadi model sinergi yang relevan bagi wilayah lain. Ketika pangan tercukupi dan ekonomi lokal bergerak, stabilitas sosial dan keamanan pun ikut terjaga—menjadikan ketahanan pangan sebagai fondasi kuat bagi ketahanan nasional secara menyeluruh. (**)

Berita

Perkelahian Pemuda di Wailela Ambon, Tiga Orang Luka-Luka

AMBON – beritasumbernews.com – Perkelahian antar pemuda terjadi di Lorong Service, Wailela, Kecamatan Teluk Ambon, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 23.50 WIT. Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka-luka.

Ketiga korban masing-masing Yakop Matatula, Mikel Anakotapary, dan La Hendra.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janete Luhukay, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat La Hendra (22) menjemput rekannya, Irsan Hamad, di Kos Amoireza, Lorong Service, samping RSUP J. Leimena.

“Tujuannya untuk kembali ke tempat tinggalnya di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah,” ujar Ipda Janete.

Pada waktu yang bersamaan, Yakop Matatula datang dan menanyakan asal Irsan Hamad. Setelah itu, Yakop bersama rekannya diduga melakukan pemukulan terhadap La Hendra dan Irsan.

Kedua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada teman mereka di kawasan Wailela Atas. Tak lama berselang, kedua korban bersama seorang rekannya bernama Petrus kembali ke lokasi untuk menanyakan perihal pemukulan tersebut.

“Terjadi cekcok yang kemudian berujung pada perkelahian antar pemuda,” jelas Ipda Janete.

Akibat peristiwa itu, tiga orang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di RSUP J. Leimena.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. (**)

[instagram-feed]