Berita

Satgas PKH Ungkap Praktik Kotor Perusahaan Tambang di Malut

Ambon – beritasumbernews.com – Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan komitmennya, dalam memberantas aktivitas pertambangan ilegal.

Satgas PKH berhasil mengungkap praktik Illegal mining lahan yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan tambang nikel di Maluku Utara. Salah satu perusahaan yang terindikasi melakukan pelanggaran adalah, PT Mineral Trobos milik David Glen Oei.

PT Mineral Trobos bersama dengan PT. Karya Wijaya milik Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos diduga, melakukan kegiatan penambangan di areal Pinjam Pakai Kawasan Hutan (PPKH) milik PT Fajar Bhakti Lintas Nusantara, di wilayah Gebe.

Pelanggaran yang dilakukan ini, telah melanggar ketentuan yang berlaku, terkait dengan pemanfaatan kawasan hutan untuk kegiatan pertambangan.

Satgas PKH saat ini tengah melakukan perhitungan kerugian negara, akibat aktivitas penambangan ilegal tersebut. Besaran denda yang harus dibayarkan oleh PT Mineral Trobos milik David Glen Oei masih dalam proses perhitungan, dan belum diumumkan secara resmi.

Kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan masih adanya praktik penambangan ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.

Satgas PKH diharapkan dapat menindak tegas para pelaku Illegal mining, dan memastikan bahwa kegiatan pertambangan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, Satgas PKH menemukan empat perusahaan tambang nikel ini ditengarai tidak memiliki IPKH, hingga akhirnya disanksi membayar denda administratif.

PT Karya Wijaya Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, satu dari empat perusahaan tambang yang turut didenda oleh Satgas PKH, diduga tidak memiliki IPKH.

Selain PT Karya Wijaya, tiga perusahaan lain yang turut dikenakan denda adalah PT Trimega Bangun Persada, PT Halmahera Sukses Mineral, dan PT Weda Bay.

Berdasarkan data yang diperoleh Media Grup, PT Karya Wijaya yang beroperasi di Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, diharuskan membayar denda senilai Rp 500.005.069.893,16 (51,33 Hektar).

Selanjutnya, PT Halmahera Sukses Mineral didenda Rp 2.279.941.506.536,45 (234,04 Hektar), PT Trimega Bangun Persada sebesar Rp 772.242.831.676,60 (79,27 Hektar), dan PT Weda Bay sebesar Rp 4.329.468.893.298,15 (444,42 Hektar).

Pembayaran denda tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor: 391.K/MB.01/MEM.B/2025, tentang tarif denda administratif pelanggaran kegiatan usaha pertambangan di kawasan hutan untuk komoditas nikel, bauksit, timah, dan batubara.

Kepmen ini menetapkan perhitungan denda administratif, atas kegiatan usaha pertambangan di kawasan hutan.

Keputusan ini didasarkan atas hasil kesepakatan rapat Satgas PKH untuk usaha pertambangan, serta surat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, selaku pelaksana satuan tugas penertiban kawasan hutan nomor: B-2992/Set/PKH/11/2025 tanggal 24 November 2025.

Besaran tarif denda administratif sebagaimana dimaksud pada Diktum ke-1 untuk komoditas nikel senilai Rp 6.502.000.000,00 per hektare.

Masih terkait dengan aktivitas ilegal PT Karya Wijaya, sebelumnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (LHP-TT) Nomor 13/LHP/05/2024 tanggal 20 Mei 2024, menemukan indikasi pelanggaran administratif dan teknis oleh perusahaan tersebut.

BPK mencatat bahwa PT Karya Wijaya membuka lahan tambang di bawah status Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi.

Namun, PT PT Karya Wijaya belum memenuhi persyaratan dasar sebagai berikut:
a. Tidak memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).
b. Tidak menempatkan dana jaminan reklamasi dan pasca tambang.
c. Tidak mengantongi izin pembangunan jetty.

Kondisi itu bertentangan dengan Pasal 14 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2021, yang secara tegas mewajibkan setiap kegiatan pemanfaatan ruang harus memiliki kesesuaian dengan tata ruang. (Tim)

Berita

Danpomal dan Kadiskum Kodaeral IX Hadiri Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi TNI TA.2026

Ambon – beritasumbernews.com –

Komandan Polisi Militer (Danpomal) Kodaeral IX, Letkol Laut (PM) Kusnaidi S. Pd., dan Kepala Dinas Hukum (Kadiskum) Kodaeral IX Letkol Laut (H) Harjanto S.H., mewakili Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas S.H., menghadiri Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI TA.2026 di Makodam XV/PTM pada Jumat (13/2/2026)

Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI TA.2026 yang digelar serentak diseluruh jajaran TNl se Indonesia ini, merupakan bagian dari komitmen TNI dalam menegakkan disiplin, tata tertib, serta hukum di lingkungan prajurit.

Upacara gelar operasi ini menandai dimulainya pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi yang akan dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan.

Dankodaeral IX dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, serta soliditas prajurit di wilayah kerja Kodaeral IX.

Dankodaeral lX menegaskan bahwa setiap prajurit harus menjadi contoh yang baik di lingkungan kedinasan maupun di tengah masyarakat.

“Disiplin adalah nafas seorang prajurit. Melalui operasi ini, kita teguhkan komitmen untuk menjaga marwah TNI serta memperkuat sinergitas dengan seluruh aparat penegak hukum dan pemerintah daerah,” tegasnya.

Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan hukum prajurit TNI agar tetap menjadi teladan di masyarakat dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kasdam XV/PTM, Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada III, para Pejabat Utama Kodam XV/PTM, Danpomdam XV/PTM, LO TNI AL Kodam XV/PTM, Kadiskum Kodaeral IX dan undangan terkait lainnya. (Chey).

Berita

Lanal Aru Kerahkan Personelnya Kerja Bakti, Dorong Masyarakat Peduli Lingkungan

Ambon – beritasumbernews.com 

Pangkalan TNl Angkatn Laut (Lanal) Aru Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Aru, Kodaeral lX mengerahkan personelnya untuk melaksanakan kerja bakti dan mendorong masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan diwilayahnya.

Hal tersebut dikatakan Komandan Lanal Aru, Koderal lX, Letkol Laut (P) Sriadi, S.E. M.Tr. Opsla di Mako Lanal Aru, Kepulauan Aru, Maluku pada Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, keikutsertaan personelnya itu menunjukkan dukungannya terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru dengan bersama masyarakat melaksanakan kegiatan Kerja Bakti.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan, keindahan, dan kesehatan lingkungan serta mempererat tali silaturahmi antara instansi di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru,” terangnya.

Dengan semangat gotong royong, personel Lanal Aru bersama-sama dengan masyarakat dan instansi lainnya bekerja sama untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Terpantau, kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIT ini bertempat di Jembatan Gantung Sipur Pantai sampai dengan Lorong Belakang Koramil, Kel. Siwalima, Kec. Pulau-pulau Aru, Kab. Kepulauan Aru.

Personel Lanal Aru dipimpin  oleh Pjs. Paspotmar Lanal Aru, Letda (Mar) Rusdy Rustam dan diikuti oleh berbagai instansi, termasuk Polres Kepulauan Aru, Subdenpom Persiapan Kab. Kepulauan Aru, Koramil 1503-03/Dobo, Kipan A Yonif 735/Nawasena, Brimob II Yon C Pelopor Dobo, dan masyarakat setempat.

Sekda Aru, Jacob Ubyaan, S.Sos, memberikan arahan kepada para peserta kegiatan sebelum memulai kerja bakti. Para peserta kemudian dibagi menjadi empat kelompok dan diberikan lokasi kerja bakti yang berbeda-beda.

Kegiatan kerja bakti ini berlangsung selama kurang lebih satu jam dan berakhir pukul 09.30 WIT. Kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar, serta berhasil meningkatkan kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar. ( chey)

Berita

Perkuat Keamanan Laut, KRI Tatihu-853 Tiba di Dermaga Tawiri Kodaeral IX dalam Misi Perisai Sura-26

Ambon – beritasumbernews.com 

Setelah berlayar dalam misi Operasi Perisai Sura-26, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tatihu-853 kembali bersandar di Dermaga Kesatrian Tawiri Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku, pada Kamis (12/2/2026).

Kedatangan KRI Tatihu-853 ini disambut dengan upacara Merflug oleh jajaran pejabat dan personel Kodaeral IX sebagai bentuk penghormatan dan prosedur tetap (Protap) penyambutan unsur KRI yang memasuki pangkalan TNl AL.

Kapal jenis Pari-class patrol craft tersebut melaksanakan pemenuhan kebutuhan logistik atau bekal ulang sebelum melanjutkan patroli di sektor operasi yang telah ditentukan.

KRI Tatihu-853 yang dikomandani oleh Mayor Laut (P) Erick Didimus Pouw, saat ini tengah melaksanakan tugas memperkuat keamanan laut wilayah Maluku di bawah kendali operasi dalam Operasi Perisai Sura-26.

Operasi ini difokuskan pada penguatan kedaulatan dan pengawasan perairan di wilayah strategis. Operasi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di laut, demi menjaga keutuhan wilayah dan kepentingan nasional.

Dengan terlaksananya kegiatan merflug ini, Kodaeral IX terus berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap kesiapan operasional setiap unsur KRI yang bertugas di wilayah kerjanya. (Chey).

Berita

Bangun Ekosistem Digital Sehat, Diskominfo Gelar Sosialisasi Literasi Digital di SMPN 6

AMBON,–  beritasumbernews.com –Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) menggelar kegiatan Sosialisasi Literasi Digital bagi para siswa di SMP Negeri 6 Ambon, Jumat (13/2/26).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Ambon, Ronald Lekransy. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen besar Pemerintah Kota untuk mewujudkan Visi Kota Ambon yaitu Ambon yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan.
“Ambon yang inklusif itu, dia tidak pandang status sosialnya, tidak pandang pintar dan tidak pintar. Tetapi dia melayani masyarakat. semua orang punya hak untuk menggunakan fasilitas negara secara merata,” ujar Ronald.

Lebih lanjut, ia memaparkan makna literasi yang lebih luas. Menurutnya, literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, melainkan kemampuan individu untuk menganalisa dan mengkaji masalah secara cerdas.
“Literasi itu kemampuan individu. adek-adek punya kemampuan, bapak ibu guru punya kemampuan, kakak-kakak punya kemampuan untuk menganalisa, mengkaji masalah secara cerdas. Jadi, yang paling penting adalah bukan cuma soal membaca, menulis dan menghitung, tetapi bagaimana bisa memecahkan masalah,” tambahnya.
Di hadapan para siswa dan guru, Ronald berpesan agar penggunaan perangkat digital, khususnya smartphone, harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat di ruang publik Kota Ambon.
“Kita berharap bahwa Literasi Digital ini bisa membantu untuk memberikan sebuah proses membangun ekosistem di kota ini yang sehat terhadap pemanfaatan Digital,” katanya
Menutup sambutannya, dirinya juga berharap agar masyarakat lebih peka terhadap perubahan teknologi informasi serta menggunakan teknologi untuk meningkatkan keterampilan dan potensi guna mencapai tujuannya.
“Literasi digital hari ini adalah komitmen Pemkot untuk membangun ekosistem digital yang sehat di Kota Ambon. Kami berharap teknologi informasi ini benar-benar digunakan adik-adik untuk meningkatkan keterampilan dan potensi diri,” tutupnya. (Chey)

Berita

Polri Presisi Bergerak Cepat, Operasi SAR Gabungan Sisir Perairan Korba Nleka Cari Korban Warga Karatat Yang Hilang Dalam Laka Laut

Ambon – beritasumbernews.com – Negara melalui Polri kembali menunjukkan kehadiran nyata dalam misi kemanusiaan. Kepolisian Daerah (Polda) Maluku bersama Polres Kepulauan Tanimbar, Basarnas Saumlaki, dan unsur SAR terkait mengerahkan upaya maksimal dalam operasi pencarian korban kecelakaan laut yang menimpa perahu warga Desa Karatat, Kecamatan Wuarlabobar, di Perairan Korba Nleka (Kerbau Jatuh), Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Peristiwa kecelakaan laut tersebut terjadi pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIT akibat cuaca ekstrem. Dari total 10 penumpang, sembilan orang telah ditemukan, terdiri dari enam orang selamat dan tiga orang meninggal dunia. Hingga kini, satu korban atas nama Imam Kalean (64), seorang petani asal Desa Karatat, masih dalam proses pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan.

Sebagai bentuk respons cepat dan presisi, Kapolres Kepulauan Tanimbar menerbitkan Surat Perintah Nomor: Sprin/309/II/5.4./2026/Satpolairud, yang menjadi dasar pergerakan operasi SAR laut gabungan sejak Rabu pagi (11/2/2026). Operasi ini melibatkan Satuan Polair Polres Kepulauan Tanimbar, personel BKO Ditpolairud Polda Maluku, serta Basarnas Saumlaki.

Koordinasi lintas instansi dilakukan secara intensif sejak awal. Kasat Polair Polres Kepulauan Tanimbar Ipda Simon Nusmese, S.H., berkoordinasi langsung dengan Komandan Kapal Polisi KP XVI-2006 Ditpolairud Polda Maluku serta Koordinator Pos Basarnas Saumlaki Jezriel Leleuri, guna memastikan operasi berjalan efektif dan aman.

Tim SAR Gabungan bertolak dari Pelabuhan Rakyat Saumlaki sekitar pukul 08.00 WIT menggunakan Kapal Polisi KP XVI-2006. Penyisiran dilakukan secara menyeluruh dengan rute pesisir Desa Latdalam, Desa Otemer, Pulau Mitak, hingga titik lokasi kejadian di Perairan Korba Nleka, Desa Watmasa, dan tiba sekitar pukul 16.30 WIT.

Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kasat Polair Ipda Simon Nusmese, Kamis (12/2/2026), menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara detail pada titik koordinat 7°08.808′ LS – 131°29.956′ BT hingga 7°08.229′ LS – 131°34.311′ BT. Namun hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan.

“Dengan mempertimbangkan faktor cuaca, keselamatan personel, serta waktu yang menjelang malam, operasi pencarian sementara dihentikan pada pukul 17.45 WIT,” jelas Ipda Simon Nusmese.

Saat ini, Tim SAR Gabungan bersiaga penuh di Desa Watmasa, Kecamatan Wuarlabobar. Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (anev), operasi pencarian akan kembali dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran, menyesuaikan arah arus laut dan kondisi cuaca terkini.

Polri juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. Masyarakat diminta segera melapor melalui Call Center Polri 110 atau langsung kepada Tim SAR Gabungan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Operasi ini menegaskan komitmen Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga hadir secara humanis dalam misi kemanusiaan, keselamatan publik, dan perlindungan warga negara, khususnya di wilayah kepulauan dan perairan terluar Indonesia.

Peristiwa kecelakaan laut di Perairan Korba Nleka, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, kembali mengingatkan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin keselamatan warga, khususnya di wilayah kepulauan yang rentan terhadap cuaca ekstrem. Dalam situasi darurat seperti ini, kecepatan respons, koordinasi lintas sektor, dan keberpihakan pada nilai kemanusiaan menjadi kunci utama.

Langkah cepat Polri melalui Polda Maluku dan Polres Kepulauan Tanimbar yang bersinergi dengan Basarnas menunjukkan implementasi nyata dari Polri Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Operasi SAR laut yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada prosedur, tetapi juga mengedepankan keselamatan personel serta harapan keluarga korban.

Di tengah tantangan geografis dan dinamika cuaca laut Maluku yang tidak mudah diprediksi, Polri menegaskan perannya bukan semata sebagai aparat penegak hukum, melainkan sebagai pelayan kemanusiaan yang hadir di saat masyarakat paling membutuhkan. Upaya berkelanjutan dalam pencarian korban menjadi wujud komitmen negara untuk tidak meninggalkan satu pun warganya. (**)

Berita

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, Selamat Hari Pers Nasional (HPN) ke-80

Ambon – beritasumbernews.com Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengucapkan selamat Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 Tahun 2026 kepada seluruh insan pers di Kota Ambon. Dia menekankan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai motor penggerak literasi dan kemajuan bangsa, serta menjaga harapan publik di tengah derasnya arus informasi. Ambon (11/02/2026)

Bodewin juga berharap pers di Kota Ambon dapat terus menjunjung tinggi profesionalisme, independensi, dan etika jurnalistik dalam menjalankan tugas pemberitaan. Pemerintah Kota Ambon berkomitmen untuk mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab dan membuka ruang kolaborasi dengan media demi kepentingan publik .

Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan apresiasi tinggi kepada insan pers di Kota Ambon atas kerja-kerja jurnalistik yang luar biasa. “Keberhasilan program pemerintahan dan pelayanan publik tidak terlepas dari peran luar biasa teman-teman jurnalis,” katanya. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut.

Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, berharap pers bisa jadi pilar demokrasi dan pembangunan daerah, menggambarkan potensi yang bawa kemajuan bersama. Semoga pers di Ambon terus berkontribusi.

Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, berharap pers di Ambon bisa edukasi masyarakat, jaga persatuan, dan kritisi kebijakan pemerintah dengan profesional. Semoga pers terus berperan aktif.

Selamat Hari Pers Nasional ke-80! Semoga kerja pers dan jurnalis terus berdampak positif bagi Kota Ambon, Maluku,
(Chey)

 

Berita Pemkot Ambon

Wali kota Ambon Hadiri Pawai Obor Ramadhan ASMIL Batumerah,

Ambon – beritasumbernews.com Remaja Masjid bersama Pengurus Masjid Al-Mustaqim ASMIL Batu Merah Kel Amantelu, Kec. Sirimau, Kota Ambon menggelar Acara Pawai Obor dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447H dengan penuh sukacita dan kebersamaan, Selasa malam (17/02/2026).

Ketua Panitia, Deddy Bagong, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pawai obor digagas oleh Pengurus Remas dan Masjid Al-Mustaqim yang bersinergi bersama pemuda-pemudi di lingkup Asmil Batu Merah.

Semangat kebersamaan terlihat dari berbagai persiapan yang dilakukan, mulai dari pemasangan lampu hias di jalan, pengecatan dan pembersihan masjid, hingga pembuatan obor secara gotong royong, jelas Dedi, yang juga Ketua Bidang Olahraga dan Seni Budaya Islam BKPRMI Provinsi Maluku ini.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Al-Mustaqim, Ibrahim Parera, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat memasuki 1 Ramadan 1447 Hijriah kepada umat Islam di Kota Ambon, khususnya warga Asmil Batu Merah.

Ia menegaskan bahwa pawai obor ini merupakan bentuk kepedulian organisasi keagamaan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, sekaligus upaya mendekatkan masjid kepada generasi muda sebagai penerus.

“ Kami berharap melalui kegiatan ini, persatuan dan kesatuan semakin erat, tali silaturahmi terjaga, dan kita semakin siap melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Ambon, Bodewin menilai pawai obor yang dilaksanakan hari ini sebagai simbol semangat kebersamaan dalam menyambut bulan suci. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara konsisten, bahkan dikembangkan sebagai agenda tetap yang masuk dalam kalender pariwisata Kota Ambon.

“ Ini kegiatan positif. Lebih baik anak-anak kita terlibat dalam kegiatan seperti ini daripada hal-hal negatif. Jika dikelola dengan baik, pawai obor Asmil Batumerah bisa menjadi daya tarik tersendiri setiap menyambut Ramadan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, menyambut Ramadhan dengan penuh sukacita, termasuk dengan memasang lampu hias di sejumlah titik. Hal tersebut menjadi wujud nyata bahwa slogan “ Beta par Ambon, Ambon par samua” bukan sekadar narasi, tetapi komitmen bersama seluruh warga.

Disamping itu, dirinya juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghormati selama bulan Ramadhan, khususnya bagi umat lain agar mendukung umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kepada umat Islam, Wattimena mengajak untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta semangat berbagi.

Di akhir sambutannya, Wattimena mengajak tokoh Pemuda, agama dan tokoh masyarakat untuk terus bersinergi bersama Pemerintah dalam membangun Kota Ambon. Ia menegaskan, Pemerintah Kota hadir untuk melayani masyarakat, di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan, demi kepentingan bersama.

Bodewin mengingatkan bahwa kekuatan utama Kota Ambon bukan terletak pada pembangunan fisiknya, melainkan pada ketangguhan toleransi warganya. Ia meminta generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan menjauhi hal-hal negatif yang dapat merusak kekhusyukan bulan suci.

“ Mari kita jadikan Ramadan 1447 Hijriah ini sebagai jembatan kasih sayang. Jika ada sekat, mari kita runtuhkan; jika ada luka, mari kita sembuhkan dengan saling menghormati. Saya optimis, dengan kebersamaan kita, Ambon akan tetap menjadi ‘Laboratorium Perdamaian’ yang sesungguhnya di Indonesia,” ajaknya.

Tampak terlihat, turut hadir dalam kegiatan ini, Pj. Sekretaris Kota (Sekot) Roby Sapulette, Ketua TP – PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena serta sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemkot Ambon, Kepala Kemenag Kota Ambon, Kabintal Kodam XV, Danramil, Kapolsek Sirimau, Dankompleks, Ketua DPD BKPRMI Pulau Ambon, Ibu – Ibu Majelis Taklim dan seluruh warga Asmil Batu Merah. (Chey)

 

Uncategorized

Wagub Abdullah Vanath Hadiri Pengambilan Sumpah 71 Dokter Baru FK Unpatti Angkatan ke-37

Ambon – beritasumbernews.com – Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, menghadiri acara Pengambilan Sumpah Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) Angkatan ke-37, yang diikuti oleh 71 dokter baru, dalam rangkaian yudisium yang berlangsung di Gedung Islamic Center Kota Ambon, Kamis (5/2/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Maluku menyampaikan bahwa dari sekian banyak forum yang dihadirinya, acara pengambilan sumpah dokter kali ini memiliki atmosfer yang berbeda dan penuh makna, karena menandai lahirnya tenaga kesehatan profesional yang akan mengabdi kepada masyarakat.

Wagub menegaskan bahwa keberhasilan para dokter muda ini juga merupakan kebanggaan tersendiri bagi orang tua dan keluarga, mengingat tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menempuh dan menyelesaikan pendidikan kedokteran hingga tahap pengambilan sumpah.

“Kalian adalah anak-anak luar biasa. Menjadi dokter adalah sebuah keistimewaan karena dibutuhkan kerja keras, ketekunan, dan pengorbanan besar untuk sampai pada titik ini,” ujar Wagub.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur Maluku mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan, serta menegaskan perlunya menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman bagi generasi muda dalam menyelesaikan pendidikan mereka.

Pada kesempatan tersebut, Wagub juga memberikan apresiasi khusus kepada salah satu dokter muda yang berhasil menyelesaikan pendidikan hingga tahap pengambilan sumpah, meskipun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, di mana orang tuanya berprofesi sebagai tukang ojek. Hal ini dinilai sebagai bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.

Pemerintah Provinsi Maluku, lanjut Wagub, memberikan dukungan penuh terhadap perguruan tinggi, agar dapat terus berkompetisi secara sehat dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga mahasiswa sebagai penerima manfaat utama dapat memperoleh hasil yang maksimal.

Sebagai penutup, Wakil Gubernur Maluku menyampaikan ucapan selamat kepada para dokter baru, serta penghargaan setinggi-tingginya kepada orang tua dan keluarga. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pattimura, khususnya Fakultas Kedokteran, atas kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang kesehatan.

“Selamat kepada para dokter, teristimewa kepada orang tua dan keluarga. Sukses selalu untuk Universitas Pattimura, dan lebih khusus Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Provinsi Maluku atau yang mewakili, Wali Kota Ambon atau yang diwakili oleh Asisten II, Rektor Universitas Pattimura atau yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas dan Alumni, Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti, Ketua IDI Provinsi Maluku dan Kota Ambon, civitas akademika, para dokter baru, serta orang tua dan keluarga.(chey )

Berita

Wakil Gubernur Maluku Hadiri Pengukuhan Enam Profesor Baru Universitas Pattimura

Ambon – beritasumbernews.com- Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menghadiri Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura Ambon dalam rangka Pengukuhan Enam Profesor Baru Universitas Pattimura. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Pattimura Ambon, Rabu (11/01/2026).

Pengukuhan enam profesor baru ini menjadi momentum penting dalam penguatan kualitas sumber daya manusia serta peningkatan kapasitas akademik Universitas Pattimura sebagai perguruan tinggi unggulan di kawasan timur Indonesia.

Pengukuhan tersebut menetapkan enam dosen Universitas Pattimura sebagai profesor, masing-masing Prof. Dr. Henry Junus Wattimanella, S.Si., M.Si. dengan kepakaran Statistika Spasial pada Fakultas Sains dan Teknologi; Prof. Dr. Imanuel Berly Delvis Kapelle, S.Si., M.Si. dengan kepakaran Kimia Bahan Alam pada Fakultas Sains dan Teknologi; serta Prof. Dr. Wilma Akihary, S.Pd., M.Hum. dengan kepakaran Pendidikan Bahasa dan Linguistik pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Selain itu, turut dikukuhkan Prof. Dr. Wilma Latuny, ST., M.Si., M.Phil., Ph.D. dengan kepakaran Kecerdasan Buatan pada Fakultas Teknik; Prof. Dr. Ir. Pieter Thomas Berhitung, ST., MT. dengan kepakaran Pengelolaan Wilayah Pesisir pada Fakultas Teknik; serta Prof. Dr. Kalvin Kurnia, M.Pd. dengan kepakaran Didaktik Metodik Pembelajaran Bahasa Jerman pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura.

Dalam sambutannya, Abdullah Vanath menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pengukuhan tersebut. Menurutnya, penambahan guru besar merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Maluku.

“Kita patut bersyukur karena hari ini telah dikukuhkan enam guru besar. Ini bukan hanya kebanggaan bagi Universitas Pattimura, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Maluku dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.

Vanath juga menekankan bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas tenaga pendidik.

“Tidak ada murid yang pintar diajarkan oleh guru yang tidak kompeten. Murid yang pintar pasti dibimbing oleh guru yang pintar pula. Karena itu, dengan bertambahnya enam guru besar hari ini, kami menaruh harapan besar agar Universitas Pattimura dan seluruh perguruan tinggi di Maluku terus memperkuat kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.

Vanath menambahkan bahwa keilmuan memiliki nilai yang melampaui jabatan, karena akan selalu dihormati dan menjadi kebanggaan sepanjang hayat.

“Orang berilmu akan dihormati di mana pun berada. Jabatan ada masa akhirnya, tetapi ilmu pengetahuan akan tetap melekat dan menjadi kebanggaan sepanjang hayat,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Vanath menyampaikan selamat kepada para profesor yang baru dikukuhkan serta berharap mereka terus berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Selamat kepada para profesor yang hari ini mencapai puncak akademik tertinggi. Teruslah berkarya dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Maluku,” tutupnya.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dengan pembacaan Surat Keputusan pengangkatan profesor, penyampaian orasi ilmiah oleh masing-masing guru besar, serta pengalungan tanda kehormatan akademik. Rangkaian acara diakhiri dengan penyerahan plakat penghargaan kepada para guru besar yang dikukuhkan sebagai simbol pengakuan atas capaian akademik tertinggi tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, Rektor Universitas Pattimura Ambon, Rektor Universitas UIN AMSA, Rektor IAKN, Ketua Senat Universitas Pattimura, serta jajaran civitas akademika Universitas Pattimura Ambon. (Chey)

[instagram-feed]