Menampilkan: 1 - 10 dari 13 HASIL
POLRES MBD

Dir Lantas Polda Maluku Tekankan Pentingnya Response Time Melalui Layanan 110 dan Pelayanan Humanis

Ambonberitasumbernews.com – Direktur Lalu Lintas (Dir Lantas) Polda Maluku, Kombes Pol Yudi Kristanto, SIK, menekankan pentingnya respons time melalui layanan 110 dan pelayanan humanis kepada masyarakat.

Penekanan ini disampaikan Kombes Yudi saat memimpin apel gabungan personel Polda Maluku yang dilaksanakan di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (27/10/2025).

Respons cepat dalam menanggapi laporan masyarakat melalui layanan call center 110, kata Kombes Yudi, merupakan implementasi kebijakan pimpinan, termasuk pengoptimalan layanan kepolisian yang tersedia.

“Kebijakan pimpinan yang harus kita laksanakan adalah response time dalam mencegah pelaporan masyarakat terkait kriminal. Kita dituntut untuk bisa hadir 10 menit lebih cepat di lokasi kejadian,” tegas Dirlantas.

Selain melalui layanan call center 110, Ia secara khusus juga mengingatkan tindakan cepat personel dalam merespon setiap laporan masyarakat melalui mekanisme lainnya.

“Pelaporan masyarakat, baik itu melalui call 110 atau mekanisme lainnya, harus ditindaklanjuti dengan cepat. Response time ini mempermudah kita mengungkap suatu perkara dan akan mencegah memperluas perkara yang terjadi,” tegasnya.

Dirlantas mencontohkan kasus kecelakaan lalu lintas yang memerlukan kecepatan personel mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ini dilakukan agar kondisi kejadian masih belum berubah, sehingga proses olah TKP bisa maksimal dan mencegah potensi lainnya yang dapat terjadi.

Dirlantas juga menekankan pentingnya peningkatan disiplin dan etika personel saat menjalankan tugas di lapangan. “Kami akan membuat cek list dalam melaksanakan tugas patroli. Dalam kendaraan, kami akan membuat ceklistnya berupa kebersihan dan disiplinnya dalam berkendara,” jelasnya.

Tak hanya itu, personel dalam menjalankan tugas patroli diingatkan agar tidak ngebut-ngebutan di jalan dan wajib mengedepankan sikap simpatik dan humanis.

“Dalam menyambangi masyarakat pun, harus bersikap simpatik, humanis. Jangan menunjukan sikap arogan dan wajah sangar kepada masyarakat. Hal ini penting diperhatikan agar tidak mencederai citra Polri,” tegasnya.

Mengenai penggunaan sirine, Dirlantas kembali mengingatkan aturan yang berlaku. “Dalam penggunaan sirine hanya untuk tamu negara dan pejabat negara. Sirine digunakan hanya untuk kepentingan masyarakat banyak seperti mengawal ambulans,” tutupnya.

Polda Maluku berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga profesionalitas personel dalam rangka mewujudkan Polri yang Presisi. (Bs01)

POLRES MBD

3 Jam Personel Polres MBD Jalan Kaki Kawal Distribusi Logistik Pilkada

Ambonberitasumbernews.com  Karena sarana prasarana jalan yang belum memadai, pendistribusian logistik pemilihan kepala daerah (Pilkada) di sejumlah daerah di kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) harus memerlukan perjuangan ekstra.

Seperti halnya yang dialami personel Polri yang mengawal pendistribusian logistik Pemilu ke desa Pota Besar, Kecamatan Pulau Wetang, Kabupaten MBD, Senin, 25 November 2024.

Untuk sampai ke desa Pota Besar, personel pengamanan TPS, dan Panwascam serta anggota PPK harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 jam perjalanan.

“Untuk distribusi logistik pemilu ke desa Pota Besar ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih tiga jam,” kata Kapolres MBD, AKBP. Pulung Wietono, S.IK

Logistik pemilu yang didistribusikan ke desa Pota Besar seperti 2 kotak suara, 4 bilik suara, dan perlengkapan lainnya.

“Logistik Pilkada didistribusikan dari PPK ke PPS. Dan sudah sampai di desa Pota Besar dengan aman,” katanya.

POLRES MBD

Personel BKO Polres MBD Patroli Kamtibmas di Sejumlah Objek Vital Pilkada Dalam Rangka Cipta Kondisi Pilkada Aman dan Damai

MBDberitasumbernews.com Personel Polda Maluku, BKO Polres Maluku Barat Daya (MBD) melaksanakan patroli kamtibmas di kantor KPU dan Bawaslu MBD serta gudang penyimpanan logistik Pilkada Maluku.

Patroli kamtibmas yang dilakukan di sejumlah objek vital Pilkada tersebut dipimpin oleh Ipda F. Sanaky, selaku perwira pengendali, dalam rangka cipta kondisi Pilkada aman dan Damai, Senin, 25 November 2024.

“Hari ini kita melaksanakan patroli kamtibmas di kantor KPU, gudang logistik, dan kantor Bawaslu kabupaten MBD, bertujuan untuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan damai menjelang pelaksanaan Pencoblosan Pilkada serentak,” kata Ipda F. Sanaky.

Saat melakukan patroli, personel BKO Polres MBD juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada personel yang sedang melakukan pengamanan pada objek-objek vital tersebut.

“Kita juga bersilaturahmi dan menyampaikan pesan kamtibmas kepada staf-staf kantor tersebut,” ujarnya.(Chey)

POLRES MBD

Kapolres MBD Hadiri Acara Doa Bersama Jelang Pilkada Serentak Tahun 2024.

Polres MBD – beritasumbernews.com Dalam rangka menyongsong pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya memprakarsai dengan menggelar Acara Doa bersama dengan melibatkan stake holder dan para tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya Pemerintah Daerah Kabupaten MBD dan Forkopimda guna mewujudkan Pilkada serentak tahun 2024 di Kabupaten MBD dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar, kegiatan tersebut dipusatkan di Terbine lapangan Kalwedo pada Minggu malam (24/11/2024).

Hadir dalam Acara tersebut Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K, Dandim 1511 Pulau Moa Letkol Inf. Galih Perkasa, Kepala Kejaksaan Negeri MBD Hery Somantri, S.H, M.H, Plh. Setda Kab. MBD Drs. Daud Renmialy, para perwira TNI-Polri, para asisten dan staf ahli Pemda MBD, para Kepala OPD Setda Kabupaten MBD, para tokoh agama serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Plh. Setda Drs. Daud Renmialy mengatakan, Pilkada sudah semakin didepan mata, penyelenggaraan kegiatan doa kebangsaan merupakan rangkaian kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya menyongsong pilkada serentak tahun 2024.

“ Dengan adanya pergelaran doa bersama ini yang akan dibawakan oleh para tokoh agama kiranya Tuhan Yang Maha Esa dapat memberikan anugerah, kekuatan dan kedamaian kepada segenap masyarakat Indonesia lebih khususnya diwilayah Kabupaten MBD sehingga pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman. “ ucap Setda.

Acara berlanjut dengan doa bersama jelang pilkada serentak tahun 2024 yang dibawakan secara berantai diawali dengan doa oleh tokoh agama Kristen Christina Agusta Betoky, S.Th, tokoh agama Islam Ustadz Suhdi Tusiek, S.Hi, tokoh agama Kristen Katolik Pastor Denny Rahayaan Pr dan tokoh agama Kristen Protestan Pdt. Pdt. W. Hnyour, S.Th, para hadirin yang hadir mengikuti doa bersama dalam suasana khidmat sampai dengan acara selesai.

Disela-sela kegiatan tersebut Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K saat dikonfirmasi mengatakan, Seluruh rangkaian proses pengawalan semua pentahapan Pilkada tahun 2024 yang kita gelar bersama TNI dan stake holder lainnya sampai saat ini tetap aman dan kondusif, hal ini adalah merupakan anugerah Tuhan yang harus disyukuri karena berkat sinergitas dan soliditas TNI-Polri dalam pelaksanaan tugas telah membuahkan hasil yang baik.

Menurut Kapolres, Doa bersama yang digelar oleh para tokoh agama merupakan bentuk spiritualitas sebagai bentuk penyerahan diri kita sepenuhnya kepada Tuhan Yang Maha Esa sambil memohonkan anugerah, keamanan dan keselamatan kepada Bangsa Indonesia untuk dapat memasukki pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 di seluruh tanah air kiranya dapat berlangsung dengan aman dan lancar serta terhindar dari tantangan, rintangan dan mara bahaya.

“ Melalui doa bersama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 kiranya dapat mempersatukan sesama anak bangsa di Kabupaten ini tanpa membedakan antara suku, agama maupun budaya, dengan terjalinnya persatuan dan kesatuan kiranya dapat tercipta kerukunan antar sesama anak bangsa di Kabupaten MBD ini sehingga kondusifitas kamtibmas di kewilayahan dapat terwujud. “ tutup Kapolres.(Chey)

POLRES MBD

Kapal KM. Artomoro 2 Tenggelam di Hantam Gelombang, 1 ABK di Temukan Meninggal Dunia.

Polres MBDberitasumbernews.com Insiden tenggelamnya Kapal KM. Artomoro 2 jenis kapal besi dengan bobot muatan 637 GT yang ditumpangi 16 kru kapal saat mengangkut bahan bangunan, pada kamis sore (30/06) kapal tersebut berlayar dari pelabuhan Flores Propinsi NTT dengan tujuan Kabupaten Bade Propinsi Papua Selatan, kapal mengalami musibah diterjang badai dan gelombang ketika berada di selat Timor antara pulau Atauro (Negara Timor Leste) dengan pulau Lirang (Negara Republik Indonesia) pada Selasa (02/07) sekitar pukul 11.00 Wita, akibat insiden tersebut kapal terbalik dan tenggelam sementara ke 16 crew kapal berupaya menyelamatkan diri.

Sesuai informasi yang dihimpun diketahui para kru kapal diselamatkan oleh petugas Polisi perairan Republik Demokratic Timor Leste (RDTL), Marine Timor Leste, Imigrasi Timor Leste bersama Walikota Atauro dengan menumpang kapal patroli, sejumlah 10 ABK ditampung di Pos UPM Pulau Atauro sedangkan 5 ABK lainnya dirawat di Rumah Sakit Atauro, untuk 1 orang ABK dinyatakan hilang terbawa arus dan masih dilakukan pencarian.

Dari rincian jumlah 15 crew kapal yang selamat dengan identitas antara lain : Suhardi (Nakhoda), Ahmad Taukorohman, Mahadin, La Ode Muhamad Hafis, Derek Nunumete, Muhamad Irland, David Surya Perdana, I Ketut Harmono, Nofa Triswana, Paskalis Agung Hurek Makin, Rivaldi Ega Pratama, Ujang Rizki, Thomas Adi Sastra, Muhamad Rehan Dwi Putra Arrosaq dan Melkianus M. Supit, sedangkan 1 ABK yang hilang an. Purwanto.

Upaya pencarian terus dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Wetar Barat maupun aparat TNI – Polri diantaranya Plh. Camat Corneles Makati, Dan Posal BKO Pulau Lirang Lettu Ardana bersama 2 anggota, Syahbandar Pulau Lirang Jhon Lela Dara, Kapospol Pulau Lirang Bripka Oktovianus, Bhabinkamtibmas Bripda A. Malau dan Babinsa Praka Reno Kakisina dengan menyusuri pesisir pantai Desa Ustutun bersama warga namun belum membuahkan hasil.

Korban Purwanto terdampar ditepi pantai dan ditemukan oleh warga nelayan asal kota Mametang Kotamadya Atauro yang baru pulang melaut sekitar pukul 03.00 Wita pada Kamis subuh (04/07/2024), berita tersebut dilaporkan ke Pos UPM Pulau Atauro dan ditangani oleh Kepolisian setempat, jenasah korban akhirnya dibawa dan disemayamkan di Rumah Sakit Atauro.

Terkait hal tersebut Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K melalui Kapolsek Wetar Ipda Giovani B. M. Toffy, S.H saat dikonfirmasi mengatakan, adanya kejadian tenggelamnya kapal KM. Artomoro 2 di Selat Timor antara pulau Atauro (Negara Timor Leste) dengan pulau Lirang (Negara RI) merupakan sebuah fenomena alam yang tidak dapat dipungkiri, insiden tersebut kiranya sebagai pelajaran kepada kita untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan aktifitas di laut apalagi saat ini dengan kondisi cuaca laut yang ekstrim.

Informasi insiden tenggelamnya kapal KM. Artomoro 2 maupun peristiwa penemuan jenasah 1 ABK yang hilang tersebut kami dapatkan melalui koordinasi dengan Plh. Camat Wetar Barat Corneles Makati maupun pihak terkait lainnya, sebagai anggota Polri kami berkewajiban mengupayakan pencarian terhadap korban di pesisir pantai pada wilayah hukum kami namun korban berhasil ditemukan oleh warga Negara Timor Leste (RDTL) di pesisir pantai pulau Aturo. “ ujar Kapolsek

Menurutnya, insiden tersebut dapat terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain keadaan cuaca dilaut yang ekstrim / buruk dimana dipengaruhi oleh tingginya gelombang dan bertiup angin yang kencang, sementara itu kecelakaan laut diduga dapat dipicu karena adanya Over Capacity (Kelebihan muatan) sehingga menyulitkan kapal untuk melakukan manuver guna menghindar dari hantaman gelombang.

“ Sesuai hasil koordinasi kami dengan Plh. Camat Wetar Barat Corneles Makati diketahui bahwa pada pukul 09.00 Wita jenasah korban Purwanto dan 15 ABK lainnya akan di evakuasi oleh aparat Kepolisian Timor Leste dari pulau Atauro menuju ke Kedutaan Besar RI di Dili Timor Leste dengan menggunakan Kapal Cepat. “ tutup Kapolsek.(Chey21)

POLRES MBD

Polsek Mdona Hyera Bersama Instansi Terkait Lakukan Evakuasi Penumpang KM. Lintas Bahari Indonesia.

Polres MBDberitasumbernews.com Insiden hanyutnya Kapal Penumpang KM. Lintas Bahari Indonesia saat melakukan pelayaran bertolak sekitar pukul 24.00 Wit dari Pelabuhan Mahaleta Kecamatan Mdona Hyera menuju Pelabuhan Tepa Kecamatan Babar Barat, ketika pelayaran berjarak 2 mil dari perairan laut Pulau Sermatang mendadak terjadi kerusakkan pada mesin sehingga mesin kapal mati total berakibat kapal tersebut terombang-ambing dihempas gelombang pada Minggu tengah malam (09/06/2024).

Pada situasi yang krusial Nakhoda Kapal meminta bantuan kepada para penumpang untuk menghubungi keluarga baik yang berada di Kota Tiakur maupun di Pulau Sermatang guna meminta pertolongan dimana kapal tersebut hanyut terbawa arus antara 3 s/d 4 mil di malam hari dengan tiupan angin Timur menuju kearah Barat Laut Pulau Sermatang.

Informasi tersebut direspon oleh Pemerintah Kecamatan , Kepolisian Sektor Mdona Hyera, Syahbandar Mahaleta dan Pemerintah Desa Mahaleta mengambil langkah mempersiapkan alat angkut sebanyak 2 unit yakni 1 unit speed boat ukuran besar milik warga nelayan dengan mesin jhonson 1 unit berkekuatan 40 PK dan 1 unit Speed Puskesmas Mahaleta dengan mesin jhonson berkekuatan 40 PK sebanyak 3 unit.

Evakuasi penumpang di Kapal KM. Lintas Bahari Indonesia mulai berlangsung sekitar pukul 09.35 Wit dipimpin oleh Kapolsek Mdona Hyera Ipda Frengky Bonara, S.H dengan melibatkan 3 personel KPPP Polsek Mdona Hyera, Petugas Syahbandar Mahaleta, Kepala Desa Mahaleta dan beberapa warga.

Kegiatan Evakuasi dilakukan secara bertahap dengan menggunakan 2 unit alat angkut secara bolak balik menjemput dan menurunkan penumpang di pantai Desa Mahaleta, kegiatan Evakuasi berakhir sekitar pukul 17.50 Wit berlangsung dengan baik, aman dan lancar.

Kapolsek Mdona Hyera Ipda Frengky Bonara, S.H saat dikonfirmasi Seksi Humas Polres MBD mengatakan, Insiden hanyutnya Kapal Lintas Bahari Indonesia di perairan laut Pulau Sermatang dikarenakan adanya kerusakkan mesin sehingga kapal tidak dapat melakukan olah gerak yang berakibat hanyut terhempas gelombang dan terbawa arus.

“ Kegiatan Evakuasi kami lakukan karena selaku aparat Polri kami terpanggil untuk memberikan bantuan kemanusiaan menolong serta menyelamatkan para penumpang, hal ini sudah menjadi tanggung jawab kami selaku aparat Kepolisian RI selaku Pelindung, Pengayom dan Pelayanan masyarakat. “ ujar Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, Sesuai perintah dan petunjuk bapak Kapolres MBD kami lakukan proses evakuasi, penumpang yang berjumlah 23 orang dari 30 orang telah dievakuasi secara bertahap karena keterbatasan alat angkut sedangkan 7 penumpang lainnya telah di evakuasi dengan menggunakan motor laut pedagang asal makassar serta tiba di Pelabuhan Laut Mahaleta pukul 22.30 Wit, semua penumpang sudah berada di Desa Mahaleta dan berdiam dirumah Kepala Desa.

Pada tempat berbeda Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K melalui Kasi Humas Ipda Wempi R. Paunno mengatakan, Sesuai Perintah dan Petunjuk Bapak Kapolres MBD, Kapolsek Mdona Hyera bersama instansi terkait melakukan proses Evakuasi secara cepat dan tepat secara bertahap dengan menggunakan 2 unit alat angkut speed boat namun dapat terlaksana dengan aman dan lancar serta tidak ada korban jiwa selama proses evakuasi berjalan.

Kasi Humas menambahkan, Ini merupakan kewenangan kita (Polri-red) sebagai aparat Kepolisian dalam mengemban tugas kepolisian, dengan adanya insiden tersebut memberikan sinyal kepada kita untuk hadir menangkal segala bentuk kerawanan yang dapat berpotensi terganggunya stabilitas kamtibmas, dengan hadirnya Polri maka warga akan merasa terayomi dan terlayani.

“ langkah antisipasi dalam memberikan pertolongan terhadap para penumpang adalah sebagai langkah strategis yang diemban Polri yang hadir ditengah-tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dengan penuh kerelaan dan keikhlasan memberikan pelayanan secara humanis guna membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. “ tutup Kasi Humas. ( Chey21)

POLRES MBD

Nasionalisme Masyarakat Maluku Meningkat, Kapolda : Tingkatkan Cinta Tanah Air dan Jaga Maluku

Ambonberitasumbernews.com Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan kegiatan Bakti Polri Presisi selama lima hari sejak tanggal 23 – 27 April 2024.

Kegiatan yang digelar di kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara masyarakat Maluku sebagai bagian penting dalam membangun bangsa dan negara Republik Indonesia.

“Kegiatan tersebut juga dilaksanakan serentak di Polres jajaran yang nantinya juga dilaksanakan secara rutin khususnya di daerah yang masih ada rawan gangguan kamtibmas atau yang terbatas sarana dan prasarananya,” kata Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, Selasa (29/4/2024).

“Dalam kegiatan bakti Polri presisi ini Polri dibantu dengan TNI dan Pemerintah daerah bersama masyarakat setempat juga melaksanakan kegiatan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, penyuluhan kamtibmas, patroli kamtibmas, bakti sosial seperti bersih-bersih lingkungan, bakti kesehatan seperti pengobatan gratis, dan pemberian bantuan dan lainnya,” ungkapnya.

Berbagai kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan dilaksanakan di sejumlah daerah seperti di negeri yang masih rawan gangguan kamtibmas atau yang sarana dan prasarananya masih terbatas di wilayah Maluku.

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi adanya kegiatan beberapa oknum masyarakat atau kelompok yang biasanya pada bulan April mengangkat lagi isu negatif untuk merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Hal ini terlihat dari beberapa upaya oknum masyarakat yang masih menebarkan paham atau memasang atribut atribut dan lambang negara dan menjelek jelekan bangsa Indonesia.

“Namun berbagai upaya tersebut semakin tidak dianggap dan dipedulikan masyarakat, bahkan masyarakat sangat menolak bahkan mencopot atribut atau lambang lain yang merusak persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia yang beberapa masih dicoba dipasang di lapangan,” jelasnya.

Kapolda mengaku, secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Maluku, khususnya di kota Ambon, Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat serta daerah lainnya terpantau aman, dan damai.

“Kesadaran masyarakat cinta tanah air, persatuan dan kesatuan sudah sangat baik dan agar terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” pintanya.

Orang nomor 1 Polda Maluku ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah membantu aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman kondusif di wilayah masing-masing.

“Banyak tugas dan pekerjaan bersama kita yang harus kita tingkatkan untuk membangun dan menyejahterakan rakyat Maluku,” tegasnya.

“Semoga situasi ini dapat terus kita jaga secara bersama sama sehingga Maluku tetap aman, damai dan sejahtera,” harapnya.(Chey)

POLRES MBD

Penyidik Satreskrim Pokres MBD tetapkan Oknum Pengacara di MBD sebagai tersangka dan Dijebloskan ke Bui

Maluku Barat Daya- beritasumbernews.com Setelah mengantongi dua alat bukti yang cukup, penyidik Satreskrim Polres Maluku Barat Daya, resmi menetapkan Hernanto Permelai Permaha sebagai tersangka, dan langsung dijebloskan ke Rutan Polres MBD di Tiakur, Kamis, (29/2/2024).

Penetapan tersangka terhadap oknum pengacara dan penipu besar tersebut, setelah penyidik polisi mengantongi sejumlah bukti dari keterangan saksi fakta, ahli pidana, serta bukti pendukungan lainnya.

Hernanto Permaha dijerat kasus penipuan dan penggelapan sejumlah uang milik korban Yosep Albertus, warga Desa Arnau, Kecamatan Pulau Wetar.

“Jadi Hernanto Permelai Permaha sudah ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor : SP. Han /03/II/RES1.11/2024/Satreskrim tanggal 29 Februari 2024, tersangka ditahan selama 20 hari di Rutan Polres MBD terhitung 29 Februari- 19 Maret 2024,” ungkap Kasat Reskrim Polres MBD, IPTU Boyke Nanulaitta,melalui selulernya.

Menurutnya, sebelum ditahan, tersangka lebih dulu diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka. Setelah itu yang bersangkutan diperiksa kesehatan oleh tim medis, serta langsung dijebloskan ke Bui.
Tersangka dijerat dengan pasal 378 Junto pasal 372 KUHP, tentang penipaun dan penggelapan, dengan ancaman paling lama 4 tahun penjara.

“Jadi pada prinsipnya tersangka sudah di tahan ya,” tandasnya.

Sementara terpisah, Waka Polres Maluku Barat Daya, Kompol
Kompol. Djessy Batara mengatakan, setelah tersangka di tahan, dia akan menjalani masa tahanan selama 20 hari, kemudian berkasnya akan dirampung dan dilimpahkan ke kejaksaan untuk diteliti (Tahap I).

Batara mengaku, dalam kasus ini, seluruh bukti telah disita, seperti bukti Screenshoot dan HP yang digunakan tersangka untuk melancarkan aksinya.
” Pada prinsipnya , kita telah menjalankan seluruh proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tandas Wakapolres.

Sebelumnya diberitakan, Hernanto Permaha, salah satu oknum pengacara di Pulau Kisar, Maluku Barat Daya (MBD), dipolisikan ke Polres Maluku Barat Daya.
Hernanto, dilaporkan atas kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan sejumlah uang milik korban Yosep Albertus, warga Desa Arnau, Kecamatan Pulau Wetar.

Kasi Humas Polres Maluku Barat Daya, Ipda Wempi R. Paunno, kepada BeritaKota Ambon, mengungkapkan, kasus penipuan dan penggelapan dengan terlapor Hernanto Permaha, tersebut ditangani di Polres MBD, dan kini sudah diekspos dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

“Jadi untuk perkara Penipuan dan Penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 Jo. pasal 372 KUHP telah dinaikkan dari Penyelidikan ke Penyidikan. Pelaku adalah Hernanto Permaha dan korban Yosep Albertus,” ungkap, Paunno, Selasa, 21 November 2023 lalu.

Dia menuturkan, peristiwa ini terjadi beberapa kali dengan tempat kejadian berbeda. Kejadian pertama, pada 7 April 2023, di Rumah korban di desa Arnau Kecamatan Wetar, kedua, Tanggal 24 April 2023 di Tiakur, Kecamatan Moa, ketiga, Tanggal 5 Mei 2023 di Tiakur Kecamatan Moa.

Awalnya, kata Paunno, korban Yosep Albertus, mempunyai seorang anak laki- laki yang sudah dewasa dilaporkan ke Polsek Wetar atas dugaan perkara persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Korban awalnya tidak kenal dengan pelaku, akan tetapi keluarga korban yang bernama NM,yang juga merupakan klien dari pelaku memberikan nomor handphone pelaku kepada korban. Pada tanggal 26 Maret 2023 korban menghubungi pelaku melalui via WhatsApp, pada saat itu pelaku meminta korban menceritakan kronologis kejadian yang dilakukan anaknya. Setelah korban menceritakan kejadian yang dilakukan anak dari korban, Pelaku menanyakan kepada korban tentang umur dari wanita yang disetubuhi anak dari korban. Saat korban mengatakan umur wanita tersebut adalah 17 tahun 6 bulan, pelaku dengan modus mengatakan. “17 tahun itu sudah dewasa dan kasus bisa dihentikan,” kata pelaku.

Mendengar hal itu, korban lalu menawarkan uang senilai 20 juta kepada pelaku untuk menggunakan jasa pelaku sebagai PH dari anaknya.
Selanjutnya, korban memberikan uang senilai 10 juta rupiah kepada saksi SA untuk diberikan kepada pelaku. Pada tanggal 5 April pelaku berangkat dari Kisar menuju ke Arnau dengan kapal laut, tapi sebelum pelaku berangkat, pelaku mengatakan agar korban menyiapkan uang senilai Rp. 60 juta untuk diserahkan kepada pelaku yang mana penyampaian pelaku kepada korban bahwa uang tersebut diminta kapolsek Wetar senilai 20 juta dan Kasat Reskrim senilai 30 juta serta 10 juta untuk pelaku untuk menggenapi 20 juta sebagaimana tawaran dari pelaku.

“Selanjutnya pada tanggal 6 April 2023,pelaku tiba di Arnau tepatnya rumah korban yang mana ada saksi-saksi yang saat itu berada di rumah korban, dan saat korban menanyakan kembali terkait uang yang diminta pelaku, pelaku mngatakan Rp. 20 juta diminta Kapolsek Wetar dan Rp. 30 juta diminta oleh Kasat Reskrim untuk perkara anaknya dihentikan,” katanya.

Selanjutnya, lanjut Humas, pada tanggal 7 April, korban dan pelaku pergi ke Ilwaki dan korban saat itu membwa uang senilai Rp. 60 juta. Setelah tiba di Ilwaki tepatnya di rumah bapak KP, pelaku meminta uang yang telah dibawa korban tersebut dan korban lalu memberikannya kepada pelaku dan dilihat oleh salah satu saksi.

Selanjutnya pelaku pada tanggal 11 April 2023 berangkat ke Tiakur.
Pada tanggal 17 April 2023, pelaku menghubungi korban via WhatsApp. Saat itu pelaku mengirimkan foto pelaku bersama Kasat Reskrim. Saat korban menanyakan hasil pertemuan tersebut pelaku mengirimkan pesan yang isinya bahwa karena ancaman hukuman 15 tahun sehingga harus digenapi 100 juta karena pertimbangan resiko penyidik menghentikan kasus tersebut dan pelaku meminta agar korban segera mengirimkan uang kepada pelaku untuk diserahkan kepada penyidik untuk dihentikan oleh penyidik.

“Karena desakan pelaku sehingga korban berangkat ke Kupang untuk mengirimkan uang senilai Rp. 50 juta kepada pelaku ke rekening pelaku pada bank BRI. Dan pada tanggal 24 April 2023 korban mengirimkan uang senilai Rp. 50 juta kepada pelaku melalui salah satu agen BRI link di kupang.Setelah uang masuk di rekening pelaku, pelaku meminta korban kembali ke Arnau untuk menunggunya di sana dan pelaku akan membawa berkas penyelesaian perkara. Pada tanggal 05 Mei 2023 korban meneruskan surat penahanan terhadap anaknya, kepada pelaku via Whatssap. Dan dijawab pelaku anaknya hanya di tahan 1 minggu, setelah itu anak dari korban akan dipulangkan,” kelitnya.

Perwira Polri dengan pangkat satu balok emas ini melanjutkan, seterusnya, pelaku mengatakan agar korban segera mengirimkan uang senilai Rp.10 juta kepada pelaku untuk biaya transportasi pelaku ke kisar, setelah itu pelaku akan kembali dan bersama-sama korban menemui atasan penyidik dan Kepala Kejaksaan. Pada tanggal 11 September 2023 , berkas perkara anak dari korban dinyatakan lengkap dan anak dari korban akan diserahkan di kejaksaan MBD.
“Karena menilai pelaku telah membohonginya dan menggelapkan sejumlah uang milik korban, akhirnya korban datang sebanyak dua kali untuk meminta uang yang diminta oleh pelaku untuk dikembalikan. Karena tidak dikembalikan korban melaporkan hal ini ke Polres MBD untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Paunno.(chey)

POLRES MBD

Kapolsek Kisar Bersinergi Dengan Stakeholder Lakukan Pendampingan, Pencegahan dan Penanggulangan Stunting

Polres MBD beritasumbernews.com – Pelaksanaan program Polri Peduli Stunting dalam upaya mendukung Program Polri Presisi 2023 secara berkesinambungan yang dilaksanakan oleh Polsek Kisar bersama tenaga kesehatan Puskesmas Wonreli di beberapa Desa / Dusun di Kecamatan Kisar Selatan dalam upaya Pencegahan serta Penanggulangan Stunting atau Gizi buruk pada balita.

Kali ini Kapolsek Kisar Iptu J. H. Laimeheriwa bersama Camat Kisar Selatan Jhon Mosse, S.E, Danramil Kisar Kapten J.W. Lerebulan, Danposal Pulau Kisar Letda Laut Muhamad H. Syakir Musa, S.H, Kepala Lapas Kelas III Cabang Wonreli Max. L. Latukolan, Pegawai Kejaksaan Cabang Wonreli Nus Karsen, Kepala Puskesmas Rawat Inap Wonreli Ny. F. Laundiun, AMK, Ketua PKK Ny. Oktovina frans, Kepala Desa Lekloor P.W. Rehiara dan Ketua Kuartir Gerakan Pramuka Ranting Kisar S. Loihan bersama-sama melakukan pendampingan kegiatan posyandu oleh para kader serta orang tua anak di Desa Lekloor Kecamatan Kisar Selatan Kabupaten Maluku Barat Daya pada Jumat pagi (17/10/2023).

Disamping kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Kapolsek Kisar bersama Stakeholder terkait, juga dilakukan pemberian bantuan makanan tambahan berupa kacang hijau, telur, susu dan vitamin A kepada anak dan balita, hal ini dilakukan semata-mata karena adanya kepedulian Polri bersama Forkopimcam kepada masyarakat, Polri berupaya mencari solusi untuk menekan dan mencegah bahaya stunting di wilayah Kecamatan Kisar Selatan itu sendiri.

Pada kesempatan itu Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K melalui Kasi Humas Ipda Wempi R. Paunno mengatakan, langkah pendampingan yang dilakukan oleh Polri bersama stake holder lainnya untuk melihat perkembangan pertumbuhan anak-anak / balita di Desa dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Stunting adalah merupakan langkah yang tepat yang bertujuan menghindarkan warga dari pengaruh Gizi buruk yang terjadi akibat kurangnya asupan Gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak.

“ Dengan adanya peran aktif antara Polri dan semua pihak khususnya Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Desa serta elemen terkait lainnya yang bekerja sama secara bahu membahu melalui upaya pencegahan dan penanggulangan stunting kiranya secara bertahap dapat menekan dan menurunkan angka stunting. “ tutur Kasi Humas.

Selain itu Kasi Humas menegaskan, Stunting merupakann ancaman utama terhadap kualitas masyarakat Indonesia, anak yang menderita stunting akan memilikki riwayat kesehatan buruk karena melemahnya daya tahan tubuh sehingga apabila tidak ditangani secara serius maka akan berdampak buruk terhadap perkembangan anak diantaranya : Kurang Gizi dalam waktu lama, Pola asuh kurang Efektif, Pola makan yang tidak teratur dan beberapa hal lain yang sangat berpengaruh pada perkembangan dan pertumbuhan anak itu sendiri.

Kasi Humas juga menambahkan, ada langkah-langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting yakni : a). Saat masa kehamilan diterapkan beberapa hal yang harus diperhatikan seperti pahami konsep gizi, pilihlah menu makanan yang beragam, lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan tingkatkan kebersihan diri dan lingkungan. b). Ketika sudah melahirkan bawalah anak ke kegiatan Posyandu, lakukan imunisasi pada balita, berikan asupan gizi untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak dan pemberian makanan tambahan.

“ Pimpinan berharap kiranya langkah-langkah efektif yang sudah kita (Polri-red) lakukan selama ini dapat ditindak lanjuti oleh semua pihak secara berkelanjutan dengan didasari rasa kepedulian bersama untuk memerangi serta menurunkan angka stunting sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak / balita di Kecamatan ini senantiasa terjaga dengan baik dan sehat. “ tutup Kasi Humas (V374)

POLRES MBD

Polres MBD Gelar Jumat Curhat Kamtibmas, Sampaikan Himbauan Kamtibmas dan Ajak Warga Ciptakan Kondusifitas Kamtibmas

Polres MBDberitasumbernews.com – Salah satu program yang dikemas Polri dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat guna mendukung Program Polri Presisi tahun 2023 yaitu dengan digelarnya program kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas secara serentak di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Pada Kesempatan ini Waka Polres MBD Kompol Djesy Batara, S.Sos dengan didampingi oleh Kasat Binmas Iptu Efraim J.E. Rangkoly, S.Sos dengan melibatkan personel Satuan Binmas Aipda Arnold Nanulaita dan 4 rekan lainnya menggelar Jumat Curhat Kamtibmas bersama Pemerintah, staf dan Saniri bertempat di Balai Desa Pati Kecamatan Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya pada Jumat pagi (17/11/2023).

Dalam kegiatan Jumat Curhat tersebut, Waka Polres memberikan himbauan kamtibmas sekaligus mengajak Pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 warga diminta untuk jangan ikut menyebarkan postingan berisi informasi yang belum diketahui kebenarannya yang dapat bersifat menyesatkan, menghindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Disamping itu kepada warga diingatkan untuk membatasi kaum muda dalam mengkonsumsi minuman keras (sopi) karena dikhawatirkan efek mengkonsumsi Miras dapat memicu adanya keributan yang menjurus kepada pelanggaran hukum, penggunaan jejaring media sosial oleh warga dilakukan secara terukur karena jika penggunaan menjurus kepada hal-hal negatif seperti menggunakan kata-kata yang mengintimidasi seseorang atau kata-kata yang dapat menyinggung perasaan orang lain dapat berdampak kepada pelanggaran hukum yang nantinya dapat merugikan diri sendiri.

Dalam pertemuan tersebut ada kaluhan yang disampaikan oleh staf Desa terkait dengan penggunaan knalpot sepeda motor yang mengeluarkan bunyi yang keras dan mengganggu ketenteraman warga yang beristirahat pada malam hari, hal ini ditanggapai secara serius oleh Waka Polres dan akan ditindak lanjuti dengan melakukan pertemuan bersama warga diwaktu mendatang guna diberikan penyuluhan melalui Bhabinkamtibmas yang bertugas di Desa Patti.

Terkait hal tersebut Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K melalui Kasi Humas Ipda Wempi R. Paunno mengatakan, Kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas saat ini yang di laksanakan oleh Satuan Binmas Polres MBD adalah merupakan salah satu program prioritas Kapolri melalui program Polri Presisi 2023 yang diturunkan ke kewilayahan dengan tujuan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri dalam hal ini Polres Maluku Barat Daya dan Polsek jajaran.

Lebih lanjut Kasi Humas menjelaskan, tujuan dilakukan kegiatan ini semata-mata untuk menjalin silaturahmi sekaligus mendengar secara langsung keluhan masyarakat sekolah dan masukkan terkait permasalahan yang dihadapi sekaligus sebagai tolak ukur dalam menentukan kinerja Polri serta menjadi bahan evaluasi dan masukkan untuk menentukan kebijakan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat ke depan.

“ Dengan adanya komunikasi yang dibangun oleh Polri bersama masyarakat melalui forum Curhat Kamtibmas, Polri dapat bertemu secara langsung dengan warga serta dapat menerima informasi yang berkembang dilingkungan sekolah baik itu keluhan maupun hal-hal penting lainnya yang mempunyai nilai positif terkait perkembangan situasi keamanan dan ketertiban dalam lingkungan masyarakat. ” tutup Kasi Humas. (V374)

[instagram-feed]