Menampilkan: 731 - 740 dari 916 HASIL
Polri

AKBP Dennie Apresiasi Konfercab NU SBB

POLRES SBB.-beritasumbernews.com  Nahdatul Ulama Kabupaten Seram Bagian Barat (NU SBB), resmi melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-III, dengan tema Merajut Keberagaman Menuju SBB yang Berkah. Kegiatan tersebut berlangsung di Piru, Ibu Kota Kabupaten SBB.

Kapolres SBB, AKBP Dennie Andreas Dharmawan, S.I.K mengapresiasi, pelaksanaan Konfercab tersebut.
“Pertama kami apresiasi pelaksanaan Konfercab ke-III. NU ini merupakan organisasi umat terbesar yang sudah lahir sebelum zaman kemerdekaan. NU juga telah banyak berbuat untuk kemajuan bangsa ini. Bahkan sampai detik ini,”kata Kapolres, kepada wartawan saat menghadiri kegiatan Konfercab NU tersebut, Jumat (25/8/2023).

Menurutnya, NU SBB dapat melahirkan program yang nyata bagi kemaslahatan umat maupun bagi daerah. Terutama membantu pihak Kepolisian dalam menjaga dan memelihara Situasi kamtibmas di wilayah SBB.
“Saya yakin dengan pergerakan kader NU di SBB, secara positif maka ke depan akan menjadikan SBB lebih maju lagi. NU SBB juga akan terus membantu kami dalam menjaga dan memelihara Sitkamtibmas, kedepan,”ujarnya.

Dikatakan, terlebih lagi perhelatan Pemilu 2024 semakin mendekat.
“Saya yakin sungguh seluruh Kader NU ini, orang baik, dan tetap beristiqomah dengan membantu kami (Polres-red), dalam menciptakan pelaksanaan Pemilu aman, damai dan nyaman demi kemaslahatan hidup warga SBB,”terangnya.

Kapolres juga menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya Konfercab tersebut.
“Konfercab harus berjalan aman dan lancar. Selamat dan sukses untuk pelaksanaan Konfercab ini,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua PW NU Maluku yang diwakili oleh Sekertaris Umum PW NU Maluku, Zainuddin Uar mengatakan, NU sangat ketinggalan dibandingkan dengan Muhammadiyah yang merupakan organisasi yang lebih besar.
” Meskipun kami baru pemekaran kami mencoba membangun SBB dari bidang pendidikan dengan wujud membangun beberapa sekolah di Kabupaten SBB ini,”kata dia.

Dirinya berharap,kepemimpinan NU bisa bersama-sama bersinergis dengan pemerintah daerah dalam membangun Seram Bagian Barat.

Ditempat yang sama, Penjabat Bupati Seram Bagian Barat, yang diwakili oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten SBB, Moksin Pellu mengatakan, sehubungan dengan kegiatan ini menyampaikan beberapa harapan kepada kita semua, khususnya Simpati dan Nahdatul Ulama, untuk senantiasa menjaga konsisten, dalam gerakan pencerahan dan pemberdayaan ditengan kehidupan umat yang semakin dinamis.
“Berbagai tanggung jawab keagamaan Nahdatul Ulama tertuang dalam usaha melaksanakan dan medakwahkan islam Ahlusunnah Waljamaah An-Nahdliyah berdasarkan prinsip Tawwassuth, Tawazu, Tasamuh, Itidal dan Istiqomah dalam rangka alam Ma’ruf Nahi Munkar,”kata Bupati.

Ditegaskan, kegiatan ini sekiranya menjadi pondasi dasar bagi Nahdatul Ulama dengan tetap Meningkatkan stabilitas baik secara kualitas maupun kuantitas.

Masih ditempat yang sama Wasekjen PB NU KH. Saifullah Yusuf menegaskan, konferensi cabang ini merupakan forum tertinggi dalam mengambil keputusan dalam sebuah kabupaten.
“Saya harapkan kita memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,”ujarnya.

Dikatakan, segala urusan pribadi kita atau kepentingan-kepentingan diluar NU.
“Organisasi ini merupakan organisasi besar, jangan digunakan untuk kepentingan pribadi. Ketua umum tidak menghendaki jika ada kegiatan seperti ini lalu kita membuat proposal. Kami di PB NU sudah melakukan MOU dengan beberapa kementrian, itu adalah wujud dari kepedulian kami dalam membantu program pemerintah. Semua agama mengajarkan kita bahwa kita harus berdamai, tidak ada agama yang mengajarkan bahwa kita harus saling membunuh atau menghina agama lain. Dari tema ini kita harus mampu mengimplementasikan dalam kehidupan berbangsa,”tandasnya.(Chey)

Polri

Polda Maluku: Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Meningkat

Ambon-beritasumbernews.com  Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di wilayah provinsi Maluku, terus mengalami peningkatan. Sejak tahun 2022 hingga 2023, perkara ini tercatat sudah mencapai 525 kasus.

Kasubdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, AKBP Sulastri Sukijang, mengatakan, tahun 2022 penanganan perkara kekerasan perempuan dan anak tercatat sebanyak 77 kasus. Dari puluhan kasus yang terjadi, 63 diantaranya menimpa perempuan. Sementara 14 kasus lainnya dialami anak-anak. “Hingga tahun 2023 Polda Maluku dan jajaran sudah menangani 525 kasus perempuan dan anak. Jadi ada peningkatan jumlah kasus yang artinya dari tahun ke tahun naik terus,” kata Sulastri saat dialog yang digelar Polda Maluku di kantor RRI Ambon, Jumat (25/8/2023). Hadir sebagai narasumber dalam dialog tersebut yaitu Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Amir Rumra, Direktur Yayasan Peduli Inayana Maluku Cherly C Laisina Patti, dan Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemkot Ambon Adriana SM Sakilressy.

Sulastri berharap semua elemen masyarakat maupun instansi pemerintahan dapat memberikan atensi terhadap persoalan ini.

“Kami melihat hal ini harus menjadi perhatian bersama mulai dari Pemerintah, Kepolisian dan masyarakat dalam mencegahnya,” harapnya.

Ia mengaku, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak disebabkan karena berbagai faktor. Seperti faktor ekonomi, minuman keras dan persoalan seks bebas.

Terkait penanganan kasus itu, Sulastri mengaku Polda Maluku terus meningkatkan pelayanan secara maksimal. “Kami siapkan ruangan dan fasilitas yang layak kemudian juga ada ruang khusus untuk ibu menyusui dan anggota kami juga dalam pelayanan selalu mengedepankan sikap humanis agar masyarakat merasa nyaman,” ungkapnya.

Kendala yang masih dihadapi dalam penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak, lanjut Sulastri, yaitu kurangnya personel penyidik. “Kadang-kadang pihak pelapor yang datang buat laporan, namun saat kita tindak lanjuti mereka sudah tidak bisa dihubungi lagi. Ini yang menghambat proses hukum yang kita tangani. Sehingga kami sangat berharap adanya kerja sama yang baik juga dari para korban. Jika sudah melapor maka harus mendukung kami juga dalam proses pengungkapan kasus yang dilaporkan,” pinta Sulastri.

Masyarakat, lanjut Sulastri, masih banyak yang tertutup dengan perkara tersebut. Sehingga diharapkan kepada semua pihak terkait dapat terus memberikan sosialiasi dan pemahaman bagi mereka.

“Jangan takut untuk lapor karena kami Polisi siap melayani. Kami juga tegaskan bahwa Restoratif Justice dalam masalah ini tidak berlaku. Harus dituntaskan melalui proses hukum pidana, sebab kearifan lokal tidak bisa dijadikan sebagai alasan ataupun solusi penyelesaian masalah ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid PPA Kota Ambon Adriana Sakliressy, mengatakan, berdasarkan data yang diterima tahun 2022 perkara kekerasan terhadap perempuan dan anak tercatat sebanyak 83 kasus.

“Kami juga telah bekerja sama dengan pihak Kepolisian dan langkah-langkah yang kami ambil dalam pencegahan kasus ini adalah dengan bekerja sama juga dengan pihak Desa dengan membentuk kelompok pelayanan perlindungan perempuan dan anak yang ada di desa. Kami juga membuat pokja pelayanan yang khusus untuk melayani pengaduan kekerasan perempuan dan anak di desa,” jelasnya.

Selain melibatkan pemerintah Desa dan unsur lainnya, Adriana juga mengaku pihaknya selalu melibatkan tokoh agama dalam penanganan perkara tersebut.

“Kami juga selalu melibatkan tokoh agama seperti pihak majelis taklim dan pelayanan gereja untuk memberikan ceramah dan arahan terkait pencegahan dan penanganan terhadap kekerasan pada perempuan dan anak,” ujarnya.

Direktur Yayasan Inayana, Cerly Laisinna, mengaku di tahun 2022 pihaknya menangani sebanyak 22 kasus. “Kami juga selalu bekerjasama dengan pemerintah dan Kepolisian sebagai mitra kami. Sehingga dengan demikian apa yang kami lakukan itu menjadi representasi kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” kata dia.

Cerly juga berharap adanya perhatian Pemerintah terkait persoalan ini, khususnya ketersediaan anggaran dalam mendukung tugas-tugas kepolisian dan lembaga terkait yang menangani masalah ini.

“Ketika perempuan dapat terberdaya dengan baik maka anak-anak akan terlindungi,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, saat ini masih banyak masyarakat yang awam terhadap mekanisme penanganan kasus pidana perempuan dan anak. “Sehingga kami berfikir kehadiran Pemerintah sangat penting untuk menjawab hal tersebut,” sebutnya.

Di sisi lain, Cerly juga memberikan apresiasi terhadap Polwan Polda Maluku yang dalam penanganan persoalan ini sangat cepat dan profesional. “Kami juga melihat Polwan kita di Polda Maluku saat ini dalam penanganan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak sangat profesional dan cepat dengan sumberdaya manusia yang sangat baik sehingga kami berharap juga ada peran Pemerintah yang maksimal untuk mendukung pihak Kepolisian,” harapnya

“Kami selaku mitra dari kepolisian sangat berharap Polwan kita yang ada di Polda Maluku dan jajaran bisa menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Maluku khususnya generasi muda Maluku dan dengan dibantu pemerintah daerah kami yakin Polisi dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra, mengaku, pihaknya selalu mengikuti dan memonitor setiap perkembangan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah ini.

“Kami mau sampaikan bahwa penyebab terjadinya masalah ini karena faktor ekonomi, kemudian juga masalah miras, dan juga adanya masalah seks bebas dan perselingkuhan. Sehingga kami berharap adanya penyuluhan hukum kepada masyarakat agar masyarakat memiliki kesadar hukum yang baik dan dengan demikian kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat dicegah,” harapnya.

Amir berharap adanya kolaborasi semua pihak terkait persoalan ini. “Kita tau di Maluku memiliki budaya menjujung tinggi martabat dan hak perempuan sehingga dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak ini perlu kita libatkan juga para tokoh agama, tokoh masyarakat yang ada di desa-desa,” pintanya.

Amir Rumra mengapresiasi kinerja Polda Maluku dalam penanganan kasus ini. DPRD melihat Polda Maluku sangat cepat merespon persoalan terjadi. “Kami sangat mendukung sekali dan di ulang tahun Polwan ini kami berharap kiprah Polwan Polda Maluku lebih baik lagi dan lebih maju dengan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” harapnya.(Chey)

Polri

Polri Gelar Operasi Simpatik Salawaku 2023, Berikan Sosialisasi Kepada Warga Sekolah Demi Keamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Tiakur,beritasumbernews.com,Dalam rangka mendukung Operasi Kepolisian Simpatik Salawaku 2023 guna meningkatkan pelayanan Kepolisian secara efektif kepada masyarakat, Satuan Lantas Polres MBD terus berbenah diri dan berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat dengan memberikan pemahaman konsep Kamseltibcarlantas yang nyata dalam upaya meningkatkan pelayanan masyarakat untuk mewujudkan keselamatan dalam berlalu lintas.

Program kerja yang dilakukan oleh Satuan Lantas Polres MBD salah satunya melakukan kegiatan Sambang, kali ini Satuan Lantas Polres MBD dipimpin langsung Kasat Lantas Ipri Petra C. Tuasuun, S.H dengan melibatkan beberapa personel Satuan Lantas menyambangi warga sekolah SMP Negeri Tiakur Kecamatan Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya pada Kamis siang (24/08/2023).

Dalam kegiatan sambang tersebut Kasat Lantas memberikan sosialisasi kepada warga sekolah mencakup tertib berlalulintas, cara mengemudikan kendaraan sesuai dengan ketentuan aturan , pengenalan marka jalan serta usia maksimum bagi seorang pelajar untuk dapat memilikki SIM, disamping itu kepada warga sekolah yang berkendara diingatkan untuk mempersiapkan surat-surat kendaraan bermotor (SIM, BPKB dan STNK) pada saat melakukan aktifitas dijalan raya.

Terkait hal tersebut Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K. melalui Kasi Humas Ipda Wempi R. Paunno pada tempat berbeda mengatakan, Kegiatan Sambang yang dilakukan oleh Personel Sat Lantas melalui penyampaian himbauan dan sosialisasi kepada warga terkait kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor, hal inilah yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam upaya memelihara Kamseltibcarlantas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang bepergian menggunakan kendaraan bermotor.

“ Operasi Simpatik Salawaku 2023 ini merupakan salah satu upaya Polri dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas di jalan raya melalui pendekatan persuasif dan edukatif serta memberikan penerangan masyarakat melalui manajemen media Satuan Lantas sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pengguna jalan. “ tutur Kasi Humas.

Kasi Humas juga menambahkan, Sesuai penegasan Pimpinan bahwa pelaksanaan Operasi Simpatik Salawaku 2023 ini bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan Korban Fatalitas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, sasaran Operasi meliputi segala bentuk Potensi Gangguan, Ambang Gangguan dan Gangguan Nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas baik sebelum, pada saat dan pasca Operasi Simpatik Salawaku 2023.

“ Dengan melaksanakan tugas, fungsi dan peran sebagai seorang anggota Polri yang merupakan garda terdepan Kepolisian dalam penegakkan hukum dijalan raya, diharapkan kinerja yang ditunjukkan oleh Satuan Lantas dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri. “ tutup Kasi Humas. (Veja)

Polri

Jelang HUT, Polwan Polda Maluku Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kapahaha Ambon

Ambon-beritasumbernews.com  Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75, Polwan Polda Maluku menggelar kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha, Kota Ambon, Kamis (24/8/2023).

Upacara ziarah dan tabur bunga di TMP Kapahaha dipimpin Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Maluku, AKBP Rositah Umasugi. Ia didampingi Wakil Pakor Polwan, perwakilan Polwan Polda Maluku, serta Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

Pakor Polwan Polda Maluku mengatakan, ziarah dan tabur bunga yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada para Pahlawan. Mereka rela gugur untuk memperjuangkan Kemerdekaan RI. Perjuangan mereka telah menjadi inspirasi bagi Polwan untuk menjadi abdi negara, serta mampu menerapkan nilai-nilai perjuangan dalam pelaksanaan tugas di masyarakat.

“Semangat juang nasionalisme dan Patriotisme yang tinggi dari para Pahlawan, selayaknya menjadi teladan bagi segenap Srikandi Polri dalam memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat, institusi, bangsa dan negara,” katanya.

Ia mengatakan, paradigma Polwan saat ini sudah berubah dan jauh berkembang. Meskipun memegang peran ganda sebagai polisi dengan segala dinamikanya, Polwan juga ibu bagi anak-anak dan istri bagi suami. Namin hal itu tidak mengurangi nilai professionalisme dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang aparat Negara.

“Kami juga sudah melakukan anjangsana ke sesepuh dan keluarga Polwan yang sakit menahun, bhakti kesehatan, bhakti sosial, pengaturan dan patroli di daerah rawan gangguan kamtibmas, donor darah dan olahraga bersama,” pungkasnya.(Chey)

Polri

Satuan Resnarkoba Polres MBD Gelar Sosialisasi ke Desa Kaiwatu Guna Ciptakan Kampung Bebas Narkoba

MBD,beritasumbernews.com,Sebagai bentuk upaya untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman Narkoba, Polri terus meningkatkan kinerjanya dengan menelorkan program kegiatan pembentukkan Kampung Bebas Narkoba dengan mendekatkan diri kepada masyarakat, memberikan himbauan dan memberikan pemahaman tentang bahaya penggunaan narkoba yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan anak bangsa.

Guna mendukung Program Polri Presisi 2023, Kasat Resnarkoba Polres Maluku Barat Daya Iptu Semuel Letelay bersama anggotanya melakukan kegiatan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba kepada Warga Desa Kaiwatu yang berprofesi sebagai TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) dan berlokasi di Kantor TKBM Pelabuhan Laut Kaiwatu pada Rabu pagi (23/08/2023).

Kasat Resnarkoba dalam sosialisasinya memberikan penjelasan secara rinci tentang jenis-jenis Narkotika, fungsinya serta efek negatif yang terjadi pada para pemakai ketika mengkonsumsinya, warga dihimbau untuk menjauhkan diri terhadap penggunaan narkotika karena dapat menimbulkan bahaya yang dapat merusak tubuh.

Selain itu Kasat Resnarkoba membahas tentang bahaya mengkonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang bagi warga, apabila ada kejadian semacam itu maka warga diminta untuk melaporkannya ke petugas Bhabinkamtibmas di Desa guna diteruskan ke Polres MBD.

Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K melalui Kasi Humas Ipda Wempi R. Paunno mengatakan, kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Satuan Resnarkoba Polres MBD adalah sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan Narkoba, hal ini akan dilakukan secara bertahap sampai menyeluruh pada warga Desa Kaiwatu.

Kasi Humas menambahkan, Selain pelaksanaan kegiatan sosialisasi kepada warga dilakukan, program utama yang akan dilakukan oleh Satuan Resnarkoba Polres MBD adalah secara bertahap akan mengubah serta menciptakan Desa Kaiwatu sebagai Desa Bebas Narkoba.

“Narkoba tidak akan membuat generasi muda menjadi maju dan pintar namun sebaliknya akan merusak masa depan mereka bahkan jika sampai ketagihan akan berimplikasi pada pelanggaran hukum maupun berakibat kepada kematian karena over dosis. “ tutup Kasi Humas. (Veja)

Polri

Polres MBD Lakukan Gerakan Penanaman Pohon Serentak sebagai Wujud Dukungan Program Polri Presisi 2023

Tiakur,beritasumbernews.com,Dalam rangka mendukung program Polri Presisi 2023, Kepolisian Negara Republik Indonesia secara serentak di seluruh Indonesia melaksanakan program penanaman pohon sebagai bukti kepedulian Polri terhadap keberlangsungan ekosistem di bumi Indonesia.

Terkait hal tersebut Polres Maluku Barat Daya tak ketinggalan melibatkan diri mengambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan penanam pohon secara serentak dengan tema “ Polri Lestarikan Negeri, Penghijauan Sejak Dini “, kegiatan tersebut berlangsung berlangsung pada lokasi Mako Brimob Kompi 4 Yon C MBD dan kompleks SD Negeri 1 Tiakur Kecamatan Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya pada Rabu pagi (23/08/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K, Waka Polres MBD Kompol Djesy Batara, S.Sos, Kabag Ops AKP John R. Soplanit, Kabag SDM AKP Franklin Pattinasarani, Danki 4 Yon C Brimob MBD AKP B. Hauhaba, S.Sos, para PJU / Perwira Polres MBD dan Kompi 4 Yon C Brimob MBD, Kapolsek Moa Lakor AKP Palungan bersama anggota, Kapolsek Serwaru Ipda Giovanni Toffy, S.H bersama anggota, Ketua Bhayangkari Cabang MBD Ny. Ika Pulung bersama anggota serta personel Polres MBD dan personel Kompi 4 Yon C Brimob MBD.

Pelaksanaan kegiatan penanaman pohon sebanyak 150 anakan pohon jenis Mangga, Parma, Jati dan Kelor yang dibagi pada kedua lokasi dimana 100 anakan pohon yang penanamannya dilakukan oleh Kapolres MBD dan Ketua Bhayangkari Cabang MBD dan diikuti oleh seluruh perwira dan anggota setelah dilakukan pengarahan singkat oleh Waka Polres MBD dan dilanjutkan dengan kegiatan penanaman 50 anakan pohon pada kompleks SD Negeri 1 Tiakur.

Disela-sela berlangsungnya kegiatan tersebut Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K melalui Kasi Humas Ipda Wempi R. Paunno mengatakan, penanaman anakan pohon yang dilakukan bertujuan untuk melakukan penghijauan, sebab dengan dilakukannya program penanaman pohon maka udara pada lingkungan sekitar akan menjadi lebih segar dan dapat mengurangi polusi udara.

Kasi Humas menambahkan, kegiatan penanaman anakan pohon ini adalah merupakan wujud kepedulian kita terhadap pelestarian lingkungan sebagai bentuk upaya reboisasi demi kelestarian lingkungan, anakan pohon yang kita tanam saat ini dalam waktu 10 tahun kedepan akan memberikan kegunaan dalam memproduksi oksigen sebagai kebutuhan utama kita untuk bernapas.

“Pimpinan mengharapkan dengan adanya bentuk kepedulian yang sudah kita tunjukkan sekaligus merupakan langkah dalam pencegahan terhadap kerusakan lingkungan dan pengurangan polusi udara, hal ini kiranya dapat diikuti oleh stake holder lainnya serta lapisan masyarakat guna meningkatkan kesadaran pentingnya melestarikan lingkungan. “ tutup Kasi Humas. (Veja)

Polri

Lima Jenis Pohon, Sebanyak 500 Bibit Pohon Di Tanam Polresta Ambon

Ambon,beritasumbernews.com,Dengan mengusung tema “Polri Lestarikan Negeri”, Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, menanam 500 bibit pohon, Rabu (22/8/2023).

Penanaman dilakukan secara serentak se Indonesia dan di Maluku untuk seluruh Polres jajaran Polda Maluku Khusus untuk Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, penanaman dihadiri langsung Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim.

Kegiatan penanaman dipusatkan di Warasia tepatnya di Sekolah Cendikia Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

Sebanyak 500 bibit itu terdiri dari Manga 100, Durian: 100, Linggua: 100, Tanjung: 100 dan Labebuya: 100.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim mengatakan, kegiatan menanam pohon serentak dilaksanakan diseluruh indonesia untuk kehidupan masa yang akan datang.

“Kegiatan menanam pohon serentak dilaksanakan diseluruh indonesia untuk kehidupan masa yang akan datang,” jelasnya.

Untuk diketahui total bibit yang ditanam secara serentak di Wilayah Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease dan jajaran sebanyak 1971 bibit.

1971 bibit tersebar di Polsek Saparua sebanyak 60 bibit pohon diantaranya, mangrove 60 anakan, Polsek sirimau sebanyak 291 bibit pohon diantaranya Durian 90 anakan, Mangga 95 anakan., Rambutan 106 anakan, sementara Polsek Baguala sebanyak 210 bibit pohon diantaranya cengkeh 100 anakan, pala 50 anakan, pinang 50 anakan, kelapa 10 anakan.

Kemudian Polsek Haruku sebanyak 210 bibit pohon diantaranya cengkeh 100 anakan, pala 50 anakan, pinang 50 anakan, kelapa 10 anakan, Polsek Salahutu sebanyak 100 bibit pohon diantaranya linggua 40 anakan, Durian 30 anakan, Mangga 30 anakan.

Selain itu, Polsek Leihitu Barat
sebanyak 50 bibit pohon diantaranya, Pala 25 anakan, Mangga 25 anakan, Polsek Teluk Ambon sebanyak 100 bibit pohon diantaranya, durian 25 anakan, Sukun 25 anakan, Rambutan 50 anakan.

Polsek Leitimur Selatan sebanyak 100 bibit pohon diantaranya, duku 20 anakan, Rambutan 20 anakan, Langsa 20 anakan, Kalengkeng 20 anakan, Mangga 20 anakan.

Tak hanya itu, Polsek Leihitu
sebanyak 100 bibit pohon diantaranya, durian 25 anakan, Mangga 25 anakan, Rambutan 25 anakan, Lemon 25 anakan.

Dan Polsek Nusaniwe sebanyak 250 bibit pohon diantaranya, durian 50 anakan, Sukun 30 anakan, Duku 40 anakan, Linggua 30 anakan, Mangga 50 anakan, Gupasa 50 anakan. (Veja)

Polri

Polres SBB Tak Lindungi Pelaku Kriminal

POLRES SBB.beritasumbernews.com Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Dennie Andreas Dharmawan,S.I.K menegaskan, pihaknya tidak akan melindungi pelaku kriminal, termasuk JL ,yang diduga pelaku kekerasan seksual terhadap seorang wanita berinisial IFL (31), warga desa Waipirit, Kecamatan Kairatu.

“Kita tidak akan melindungi siapapun pelaku kriminalnya apalagi melakukan pencabulan dan kekerasan terhadap perempuan. Pasti kita tindak tegas. Termasuk yang diduga pelaku JL ini,”kata dia, kepada wartawan di Mapolres SBB, Rabu (23/8/2023).

Menurutnya, kasus tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan dan penyidikan yang sementara dilaksanakan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres SBB.
“Penanganan perkara ini sementara berlangsung. Dalam waktu dekat akan digelar perkara dan apabila bukti permulaan yang cukup sudah terpenuhi maka akan segera ditetap tersangka,” bebernya.

Dikatakan, penanganan kasus yang menimpah wanita dengan memiliki riwayat down syndrom, bukan karena ada tekanan apapun.
“Kita selesaikan masalah bukan karena ada pemberitaan atau apapun tapi kita sudah merencanakan dengan baik sebab melibatkan banyak pihak. Prinsipnya siapapun pelaku kejahatan pasti kita tindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,”tegasnya.

Kapolres mengaku, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi atas kasus tersebut.
“Kita masih menunggu hasil visum et repertum, dan pemeriksa akan mintai keterangan korban,”terangnya.

Dirinya berharap, kepada masyarakat terutama keluarga korban untuk memberikan dukungan kepada pihaknya sehingga kasus tersebut bisa dituntaskan dalam waktu dekat.
“Kita juga butuh dukungan dari masyarakat, agar ketika dipanggil untuk dimintai keterangan harus hadir. Percayakan sama kami, pasti kami tuntaskan,”tandasnya.

Polri

Polres SBB Tanami Ratusan Anakan Pohon Pala, Cengkeh dan Rambutan

POLRES SBB.- beritasumbernews.com Polri secara serentak termasuk Polres Seram Bagian Barat (SBB), melakukan penanaman ratusan anakan pohon pala, cengkeh, dan rambutan.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres SBB IPDA Edwin Richardo Mangare mengatakan, kegiatan tersebut untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan.
“Penanaman itu kita laksanakan di lokasi lahan Polri Desa Kawa Kecamatan Seram Barat. Kegiatan penghijauan bakti
sosial Presisi penanaman pohon secara serentak, diseluruh Indonesia termasuk SBB. Yang kita tanami itu 150 anakan pohon pala, 150 anakan pohon cengkeh dan 200 anakan pohon rambutan,”jelas dia, kepada wartawan disela-sela kegiatan tersebut, Rabu (23/8/2023).

Menurutnya, pelaksanaan penanaman ini dipimpin langsung Wakapolres, Kompol La Udin Taher, yang diikuti seluruh perwira dan anggota Polres SBB.
“Dipimpin pak Waka Polres SBB, pejabat utama Polres, personil, bersama pengurus Bhayangkari Cabang Polres, penjabat kepala desa Kawa, dan perwakilan Kepala UPTD PKH SBB,”ujarnya.

Dikatakan, sebelum melaksanakan penanaman ini pihaknya lebih awal kurvei dan pembersihan diwilayah pemukiman maupun sekitar desa Kawa tersebut
“Kita (Polres SBB) lebih awal melaksanakan kurvei atau pembersihan berkaitan dengan akan dilaksanakan penanaman pohon. Kita koordinasi dengan pertanian atau lingkungan hidup kita bisa dapat bibit 500 ketiga jenis pohon tersebut,”terangnya.

Ditegaskan, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Polres SBB, dalam menjaga kelestarian lingkungan dipesisir desa tersebut.

Dirinya berharap, agar kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat desa Kawa, untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya, sebagai bentuk tanggungjawab terhadap alam dan generasi kita kedepan.
“Kemudian jika pohon sudah ditanami, bantu jaga dan rawat. Kita jaga alam, maka alam jaga kita. Mari kita berbuat hari ini untuk generasi kita di masa mendatang, “tandasnya.

Polri

Cetak Rekor Tanam 21 Juta Pohon, Polri Raih Dua Penghargaan dari MURI

beritasumbernews.com Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menorehkan prestasi gemilang di tahun 2023. Melalui Program Polri Lestarikan Negeri Penghijauan Sejak Dini yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dapat diraih, yakni menanam kurang lebih 21 juta bibit pohon.

Dua penghargaan yang diraih Polri dari MURI yaitu, penanaman pohon secara serentak terbanyak di 34 Polda dan 510 Polres serta seluruh Polsek di Indonesia. Kedua, penanaman pohon secara serentak oleh perwakilan kepala kepolisian negara sahabat terbanyak di Labuan Bajo, NTT, yang berlangsung pada Rabu (23/8/2023) hari ini. Kedua kegiatan penanaman pohon serentak ini dipimpin langsung oleh Kapolri di Pulau Rinca.

Dua penghargaan MURI diterima Kapolri yang diwakilkan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As-SDM) Irjen Pol Dedi Prasetyo di Sekolah Pembetukan Perwira (Setukpa), Sukabumi, Jawa Barat, disela-sela acara penanaman pohon.

“Polri melakukan penanaman pohon secara serentak di seluruh Indonesia lebih dari 21 juta pohon. Ini telah memecahkan rekor MURI,” kata perwakilan MURI, Awan Rahargo di Setukpa Polri.

Awan berharap penanaman pohon yang dilakukan Polri memberikan nafas baru untuk bumi. “Perkenankan atas prestasi penanaman pohon oleh Polri, lembaga nasional pencatat rekor MURI memberikan penghargaan penanaman terbanyak serentak pada hari ini juga,” ujarnya.

Sementara As-SDM Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Hari Kemerdekaan RI ke-78 menjadi momentum bagi anggota Polri untuk bisa berkontribusi di tengah perubahan iklim dengan melakukan penanaman pohon. Dedi menuturkan kegiatan penanaman pohon telah dilakukan sejak 18 Agustus, 23 Agustus hingga Oktober di 34 Provinsi, 510 Polres dan 3000 Polsek.

Dedi menegaskan penanaman pohon merupakan komitmen dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan seluruh komponen bangsa untuk menghijaukan Indonesia, melestarikan dan memperbaiki iklim.

“Indonesia merupakan paru-paru dunia, ini merupakan kewajiban anak bangsa dan memiliki tanggung jawab untuk bersama menjaga alam Indonesia. Bapak Kapolri melakukan penanaman pohon bersama 16 delegasi di Pulau Rinca yang memiliki kepedulian. Kita juga harus memiliki kepedulian yang sama,” tandas Dedi.

Lebih lanjut, penanaman pohon oleh perwakilan kepolisian negara sahabat yang mengikuti acara ASEAN Ministerial Meeting On Transnational Crime (AMMTC) ke-17 di Labuan Bajo ini sambung Dedi, untuk menunjukkan bahwa Polri juga peduli pada isu-isu dunia, terutama pemanasan global.

Menurut Dedi, dampak dari krisis iklim ini menyebabkan bencana kekeringan dan juga kebakaran hutan. Hal itu sudah terjadi di belahan dunia seperti di Hawaii dan juga beberapa daerah di Indonesia.

“Sudah banyak daerah yang dilanda kekeringan dan juga kebakaran hutan. Kualitas udara kita juga sedang tidak sehat,” kata Dedi mengingatkan( Chey)

[instagram-feed]