Menampilkan: 831 - 840 dari 916 HASIL
Polri

Diskusi Publik: Tilang Manual Hanya Dilakukan oleh Polantas Bersertifikat

Ambonberitasumbernews.com Kepolisian Daerah Maluku akan menerapkan tilang manual kepada pelanggar lalu lintas. Tilang manual hanya boleh dilakukan anggota polisi lalu lintas (polantas) yang memiliki sertifikat, atau Skep penyidik dan penyidik pembantu.

Hal itu disampaikan Kabag Bin Ops Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Maluku, Kompol Thomas Siahaya, saat digelarnya diskusi publik di Kantor RRI, Kota Ambon, Kamis (20/7/2023).

Dialog interaktif yang mengusung tema “pemberlakukan tilang manual kendaraan bermotor” ini turut dihadiri narasumber lain. Yaitu Pakar Transportasi Maluku Prof. Dr. Ir. Marcus Tukan, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Dr. Muhammad Malawat ST. MT, dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Maluku Hasan Slamat SH. MH.

Menurut Kompol Siahaya, tilang manual yang akan diberlakukan Ditlantas Polda Maluku dan jajaran berdasarkan telegram Kapolri. Meski begitu, proses tilang manual tidak dapat dilakukan oleh semua anggota Polantas.

“Sesuai dengan TR (telegram) Kapolri, tilang manual hanya boleh dilakukan oleh anggota Polantas yang punya sertifikat dan Skep penyidik atau penyidik pembantu, kemudian dalam pelaksanaan tilang kami tidak stasioner tapi kita mobile dengan target yang kasat mata,” jelasnya.

Sebelum diberlakukan tilang manual, Kompol Siahaya mengaku pihaknya akan memberikan sosialisasi atau pemberitahuan kepada masyarakat. Harapannya masyarakat pengguna jalan bisa paham dan mengerti.

“Perlu juga kami sampaikan saat ini Ditlantas Polda Maluku sedang melaksanakan operasi kewilayahan Patuh Salawaku. Tujuannya untuk menurunkan angka korban jiwa akibat laka lantas dan meningkatkan tertib berlalulintas. Operasi ini dilaksanakan selama 14 hari,” katanya.

Terkait penyebab kemacetan di Kota Ambon, Siahaya mengatakan hal itu terjadi akibat volume kendaraan yang semakin meningkat. “Macet di Kota Ambon disebabkan jumlah volume kendaraan yang semakin meningkat setiap harinya, dan tidak didukung oleh ruas jalan yang sampai saat ini masih tetap dan tidak ada pelebaran atau penambahan luas,” jelasnya.

Mengenai kamera ETLE di kota Ambon, Siahaya mengatakan hingga saat ini baru terpasang di tiga titik. Pihaknya juga berencana untuk memasang di lokasi lainnya.

“Kami juga berharap tilang manual yang akan berlaku nanti bisa menutupi kekurangan yang ada pada ETLE kita,” harapnya.

Kadis Perhubungan Provinsi Maluku M Malawat mengaku keberadaan kamera ETLE sangat penting dalam mendukung tugas-tugas kepolisian lalu lintas jalan raya.

“Kamera ETLE sangat penting dalam mendukung pemberlakuan tilang elektronik dan ini berdasarkan UU no 2 tahun 2022 sebagaimana alat elektronik perekam digunakan untuk bukti pelanggaran lalu lintas di jalan raya,” katanya.

Tujuan lainnya dalam keberadaan kamera ETLE yaitu anggota Polantas tidak lagi memberikan surat tilang, namun berdasarkan hasil rekaman pelanggaran di jalan raya.

“Bagi kami penerapan alat elektronik ini sangat memudahkan pihak kepolisian dalam menindak pelanggar sehingga masyarakat juga bisa paham dan tau serta ada efek jera untuk tidak mengulangi perbuatannya,” kata dia.

Hal yang sama juga disampaikan pakar Transportasi Maluku, Marcus Tukan. Ia mengaku mendukung pemberlakuan tilang elektronik yang dibantu dengan tilang manual.

“Saya pikir ETLE harus tetap diterapkan dan dibantu dengan tilang manual, sebab kadang-kadang para pelanggar ini mereka mau coba-coba, olehnya itu kami berharap ETLE tetap digunakan karena hal itu kami pikir adalah kebutuhan sehingga suka atau tidak suka kita harus menghadapinya,” ungkapny.

Pemerintah Kota Ambon maupun Provinsi, termasuk Polda diharapkan bisa lebih peka dengan dinamika dan persoalan yang terjadi di masyarakat. “Saya juga mau mengajak seluruh masyarakat untuk mari kita budayakan rasa malu untuk melakukan pelanggaran hukum karena jika kita malu melakukan pelanggaran maka pasti pelanggaran akan berkurang dan Maluku ini akan aman dan maju,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Ombudsman Maluku, Hasan Slamat, mengaku penerapan tilang manual banyak membuat masyarakat terkejut. “Kami mau katakan bahwa publik juga sempat terkejut setelah adanya telegram Kapolri terkait diberlakukan tilang manual ini, padahal sebelumnya dengan tilang elektronik juga cukup ideal sebagaimana ke depan nanti semua sistem pemerintahan yang ada pada kita akan berbasis elektronik, sehingga kami berharap di beberapa titik di kota Ambon ini tilang elektronik tetap dioperasikan,” pintanya.

Hasan mengaku sangat mendukung dipasangnya kamera tilang electronik atau ETLE di Kota Ambon. Sebab, pemasangan tersebut bisa dapat menekan praktik pungli di jalan dan menekan pelanggaran atau tindak kejahatan.

“Mami berharap kerja sama Polda Maluku dengan pemerintah daerah untuk dapat menambah jumlah kamera ETLE sehingga kinerja anggota lalu lintas di lapangan semakin membaik dengan sistim digital,” harapnya.(Chey)

Polri

Kapolda Maluku Terima Kunjungan Silaturahmi Kabasarnas Ambon yang Baru

Ambon-beritasumbernews.com  Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, menerima kunjungan silaturahmi dari Kepala Basarnas Ambon yang baru, Muhammad Arif Anwar.

Kedatangan Kabasarnas Ambon didampingi sejumlah stafnya. Pertemuan silaturahmi itu dilangsungkan di ruang tamu Kapolda, Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Kamis (20/7/2023).

Dalam pertemuan itu, Kapolda Maluku tidak sendiri. Ia didampingi oleh Karo Ops, dan Direktur Polairud Polda Maluku.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolda Maluku yang telah menerima kedatangan kami hari ini,” kata Anwar dalam pertemuan itu.

Sebagai pejabat baru di Maluku, Anwar mengaku kedatangannya menemui Kapolda selesai ingin bersilaturahmi, juga untuk meningkatkan kerjasama yang selama ini sudah berjalan baik.

“Kami siap terus mendukung dan meningkatkan kerjasama, dan sinergitas antara Basarnas dengan Polda Maluku,” ungkapnya.

Kedatangan Kabasarnas Ambon yang didampingi sejumlah stafnya diterima hangat oleh Kapolda Maluku.

“Terima kasih atas kunjungannya dan semoga pertemuan ini menjadi awal yang baik dalam kerjasama ke depannya,” kata Kapolda.

Kapolda mengaku selama ini sinergitas antara Polda Maluku dan Basarnas Ambon berjalan dengan baik. Ia juga berharap kerjasama di bidang SAR atau pertolongan dan pencarian korban yang mengalami bencana alam dapat terus tingkatkan.

“Saya berharap Basarnas dapat bekerja sama dengan Polda Maluku dalam penanganan kejadian bencana alam, baik SAR darat maupun SAR laut,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kapolda juga berharap Basarnas dapat melaksanakan pelatihan-pelatihan dengan melibatkan anggota Polda Maluku, agar dapat meningkatkan kinerja secara bersama-sama.

“Terkait management keadaan darurat, saya harap juga dapat melakukan simulasi-simulasi bersama instansi terkait lainnya seperti Damkar, Nakes, dan lainnya,” pintanya.

Kapolda pada kesempatan itu juga menyampaikan selamat kepada Muhammad Arif Anwar atas jabatan baru sebagai Kepala Basarnas Ambon.

“Teman-teman Basarnas merupakan mitra Polri, Saya mengucapkan semoga amanah dan senantiasa semangat dalam menjalankan tugas,” harapnya.(Chey)

Polri

Rayakan HUT, Kapolres Ajak Pemuda Jaga Keamanan

POLRES SBB.-beritasumbernews.com  Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK, kini genap berusia 45 Tahun. Perayaan Hari Lahir Kapolres digelar dihalaman Mapolres, yang dihadiri oleh masyarakat dan berbagai tokoh, termasuk mantan Narapidana (Napi) teroris. Perayaan HUT Kapolres itu dibingkai dalam bentuk Harmoni Dalam Perbedaan.

Kapolres SBB, AKBP Dennie Andreas Dharmawan,SIK dalam arahan mengatakan, penambahan umur patut untuk di syukuri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas penyertaannya kita bisa berkumpul

Dalam moment tersebut, pria dua bunga itu mengundang seluruh tokoh agama dan pemuda dari sejumlah negeri Se-Kabupaten SBB dengan harapan melalui tokoh pemuda dapat membantu menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
“Saya membuat acara ini tak lain dan tak bukan guna ciptakan suasana berbaur dan santai antara kita semua,” katanya.

Dikatakan, pilihan tema merajut harmoni dalam perbedaan merupakan bagian penting yang menjelaskan bahwa perbedaan bisa merajut kebersamaan.
Seperti musik memiliki banyak nada yang berbeda beda namun bila di satukan menjadi harmoni irama yang merdu.

“Saya harapkan melalui acara ini dapat memberi kesan bagi kita semua guna merajut kebersamaan walaupun berbeda, mari bangun situasi -situasi aman dan kondusif menjelang Pemilu 2024,” tutupnya.

Sekedartahu, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pemutaran video riwayat tugas Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan, setelah itu dilanjutkan dengan pemutaran video kinerja Polres SBB dalam rangka menjaga kebersamaan serta Kamtibmas dalam masyarakat di wilayah hukum Polres SBB.(Chey)

Polri

Saat Pimpin Sertijab Lima PJU Polda Maluku, Ini Pesan Kapolda

Ambonberitasumbernews.com – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Irwasda Maluku, Karo Logistik, Kabid Dokkes serta pelantikan Karo Rena, dan Direktur Narkoba Polda Maluku.

Lima pejabat utama (PJU) Polda Maluku itu disertijab dan dilantik di gedung Sport Center, Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Senin (17/7/2023).

Rotasi jabatan tersebut dilakukan berdasarkan surat telegram Kapolri nomor: ST/1394/VI/KEP/2023, tertanggal 24 Juni 2023.

Irwasda Maluku, Kombes Pol Janus Parlindungan Siregar dirotasi dengan jabatan yang sama di Polda Jambi. Penggantinya yakni Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol, yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Maluku Utara.

Hal yang sama juga dialami Karo Logistik, Kombes Pol Chairul Aziz. Ia dirotasi sebagai Karolog di Polda Jawa Timur. Penggantinya yaitu Kombes Pol Ary Donny Setiawan, yang sebelumnya menjabat Karolog Polda Maluku Utara.

Sementara Direktur Narkoba, Kombes Pol Victor Sahat Parulian Siagiaan dirotasi ke Pamen Baintelkam Polri untuk ditugaskan pada Badan Intelegen Negera (BIN). Penggantinya sebagai Dirresnarkoba Polda Maluku yaitu AKBP Heri Budianto, yang sebelumnya sebagai Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

Untuk Karo Rena, Kombes Pol Widoni Fedri dirotasi sebagai analis kebijakan madya bidang Watpers SSDM Polri. Penggantinya yaitu Donny Sabardi Halomon Damanik, yang sebelumnya menjabat analis kebijakan madya bidang Pamobvit Baharkam Polri.

Sedangkan Kabid Dokkes Polda Maluku, Kombes Pol dr. Aris Sukarno, diangkat sebagai Kepala Rumah Sakit Bhayangkara tingkat II Surabaya, Biddokkes Polda Jawa Timur. Penggantinya yaitu AKBP dr. Bambang Prasetya, yang sebelumnya menjabat sebagai Karumkit tingkat III Bhayangkara Banjarmasin, Biddokkes Polda Kalimantan Selatan.

Kapolda Maluku Lotharia Latif dalam amanatnya mengaku sertijab merupakan hal yang wajar sebagai suatu kebutuhan organisasi dalam pengembangan Sumber Daya Manusia Polri.

Sertijab juga merupakan salah satu upaya pembinaan karier sekaligus promosi jabatan bagi setiap anggota Polri yang dinilai berhasil atau berprestasi oleh pimpinan Polri dalam pelaksanaan tugas.

Dengan adanya sertijab maka kontinuitas terhadap pelaksanaan program kerja yang telah dirumuskan akan berjalan secara efektif dan terjadi peningkatan kualitas kinerja kesatuan baik dalam bidang pembinaan maupun operasional.

“Saya meyakini bahwa pejabat baru yang telah ditunjuk oleh pimpinan adalah orang yang mempunyai integritas, memiliki karakter kuat, visioner dan mampu menerapkan tindakan kreatif serta inovatif di lingkungan kerja masing masing,” kata Kapolda.

Irjen Latif berharap kepada para pejabat baru agar bisa menjadi teladan bagi bawahannya. Sebab, teladan memegang peranan penting karena akan menjadi magnet terhadap bawahan. Mereka akan mengikuti dan melaksanakan apa yang diinginkan oleh pimpinannya.

Para pejabat yang baru disertijab dan dilantik juga diharapkan mampu mengemban dan menjalankan amanah sebaik-baiknya dengan menjabarkan waktu disiplin, dedikasi dan prestasi.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini selaku pribadi dan pimpinan Polda Maluku, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya atas dedikasi, pengabdian dan loyalitas yang telah diberikan selama ini oleh Kombes Pol Janus perlindungan Siregar, sebagai Irwasda Maluku. Ia telah menjabat selama 1 tahun 2 bulan dan 14 hari.

Hal yang sama juga disampaikan Kapolda kepada Kombes Pol Chairul Aziz sebagai Karologistik. Ia telah menjabat selama 2 tahun 7 bulan dan 11 hari. Begitu pula kepada Kabid Dokkes Kombes Pol dr. Aris Sukarno yang telah menjabat selama 1 tahun dan 7 hari. “Semoga sukses di tempat yang baru dan mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.

Selaku pembina Bhayangkari daerah Maluku, Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Meli Jannus Siregar dan Ibu Devi Khairul Aziz atas pengabdian selama ini sebagai pengurus Bhayangkari termasuk mendampingi suami selama melaksanakan tugas di Polda Maluku.

“Saya juga menyampaikan ucapan selamat, atas kepercayaan pimpinan Polri kepada Kombes Pol Martin Luther Hutagaol sebagai lrwasda, Kombes Pol Donny Sabardy Halomoan Damanik sebagai Karo Rena, Kombes Pol Ari Donny Setiawan sebagai Karo Logistik dan Kombes Pol dr Bambang Prasetya, Sp.B sebagai Kabid Dokkes. Selamat datang dan selamat bergabung di Polda Maluku. Dan kepada Kombes Pol Heri Budianto saya juga mengucapkan selamat atas penunjukannya sebagai Direktur Resnarkoba Polda Maluku,” kata Kapolda.

Kepada para PJU yang baru, Kapolda berharap dapat menjalankan tugas dengan penuh disiplin, dedikasi dan berupaya mencapai prestasi-prestasi.

Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen M. Napiun, serta seluruh PJU Polda Maluku. (Tim/Red)

Polri

Peduli Anak Usia Dini, Polwan Polda Maluku Kunjungi Sekolah Minggu, Edukasi Anak – Anak Anti Kekerasan Seksual

Ambonberitasumbernews.com – Kepolisan Wanita (Polwan) Polda Maluku mengunjungi anak-anak di sekolah minggu yang bertempat di gedung Gereja Sola Scriptura Suli Atas, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (16/7/2023).

Kegiatan yang diberi nama Mangente Anak Sekolah Minggu itu bertujuan untuk memberikan edukasi terkait pencegahan atau anti kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Kegiatan edukasi tersebut dipimpin Ipda M. Herlin Weridity. Ia didampingi Bripka Meilani Lewenussa; Briptu Ratna Sari; Briptu Megy Lewerissa; Briptu Siti Hartini Merdekawati; dan Bripda Amelia Amanda Alfons.

Dalam kegiatan tersebut, hadir mendampingi dari sekolah mingggu yaitu Ketua Majelis Jemaat Pdt. Ny. R. Titiheru/T, S.Th; Ketua Komisi Ny. A Tentua/de Fretes; dan para Pengasuh/OrangTua sebanyak 15 Orang.

“Kegiatan sosialisasi anti kekerasan ini dihadiri oleh anak-anak sekolah minggu jemaat Sola Scriptura Desa Suli Atas, Usia Sekolah SD-SMA berjumlah kurang lebih 100 orang,” kata Ipda M. Herlin Weridity.

Ipda Herlin mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini merupakan penjabaran dari program Kapolda Maluku, yaitu “Basudara Manise.

Berbagai sosialisasi dan edukasi yang diberikan kepada anak-anak yaitu tentang faktor penyebab, dampak kekerasan seksual terhadap anak dan upaya pencegahannya.

“Kami memberikan pemahaman tentang bagian-bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang asing, serta menggunakan handphone sebagai media pembelajaran bukan untuk mengakses hal-hal negatif,” jelasnya.

Memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga diri dari orang asing yang berusaha melakukan kejahatan, juga menjadi materi penting yang disampaikan. Sehingga diharapkan dapat menghindari ajakan dari orang yang tidak dikenal.

“Kami juga memperkenalkan lagu dengan tema “Menjaga Diri” sehingga anak-anak lebih mudah mengerti dan memahami tentang edukasi anti kekerasan terhadap anak,” katanya. (Tim)

Polri

Polres SBB,Dan  Polsek Kairatu Barat  Mengatur Langka langka lalu lintas Untuk Mengamankan TKP

Polres SBB-beritasumbernews.com Terjadinya patahan/longsor di jalan raya trans seram Gunung Parang Desa Waisarissa dan meluapnya air ke jalan raya trans Seram di Desa Kamal.

Jalan raya trans seram Gunung Parang Desa Waisarissa, dan jalan raya trans seram Desa Kamal, Kec. Kairatu Barat, Kab. SBB, telah terjadi patahan/longsor serta meluapnya air ke jalan raya akibat hujan yang menimpah Kec. Kairatu Barat.Kab. SBB.Pada hari Jumat (14 /7/2023)

Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Edwin Mangare Mengatakan meluapnya air hujan hingga ke jalan raya akibat kelebihan debet air hujan (banjir) yang tidak dapat di tampung serta minimnya saluran air (dreinase) akibat hujan deras sehingga air tersebut meluap ke jln raya yang membuat pengendara harus berhati-hati dalam melintasi.

personil Polsek Waisarissa yang di pimpin oleh Kapolsek Waisarissa IPDA A. KASIM RAHANYAMTEL, S. IP mendatangi TKP dan melakukan pengamanan serta melakukan pengaturan arus lalu lintas.kata Ipda Edwin Mangare

Lanjut Edwin bertempat di Jalan Raya Trans Seram gunung parang Desa Waisarissa mengalami patahan/longsor akibat hujan deras yang tak kunjung berhenti, yang membuat setengah jalan raya mengalami longsor.

Akibat patahan/longsor tersebut kendaraan harus melewati separuh jalan raya dengan berhati-hati.

Kasat Lantas Res SBB AKP D. TAMAELA bersama personil Lantas Res SBB mendatangi TKP dan memasang trefikun (pembatas) di jalan raya yang mengalami patahan/longsor. Tutupnya(Chey)

Polri

Polres Buru Tetapkan Lima Tersangka Kasus Jatuhnya Kontainer B3 di Pelabuhan Namlea

Ambon-beritasumbernews.com Perlahan tapi pasti, penyidikan kasus jatuhnya kontainer berisi Bahan Kimia Beracun dan Berbahaya (B3) illegal saat bongkar muat di pelabuhan Namlea, Kabupaten Buru, akhirnya membuahkan hasil.

Penyidik Satreskrim Polres Pulau Buru, menetapkan lima orang sebagai tersangka, dalam kasus jatuhnya kontainer dari atas KM Doloronda hingga menyebabkan matinya biota laut di perairan itu, Selasa (28/3/2023) lalu.

Lima tersangka yang dijerat yaitu berinisial HW alias Aris alias Puang Aris, selaku pemilik barang bukti B3 di dalam kontainer nomor GVCU210168-2 berukuran 20 feet (18 ton); R alias Ridho, dan F alias Fadli, sebagai pihak ekspedisi yang bertanggung jawab atas pengiriman kontainer berisi B3; HG alias Anto, selaku orang yang menyuruh melakukan pengoperasian Block Crane kontainer berisi B3, saat bongkar muat di kapal KM. Dorolonda; Dan HK alias Harun, sebagai orang yang mengoperasikan Block Crane untuk menurunkan kontainer berisi B3, yang akibat kelalaiannya menyebabkan kontainer berisi B3 jatuh ke laut.

Selain menetapkan lima tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti B3. Seperti Sodium Tetraborate Decahydrate, Natrium Hidroksia (NaOH), Karbon (C), Kalsium Karbona (CaCO3), Kalsium Oksida (CaO), Asam Nitrat (HNO3), Hidrogen Peroksida (H2O2), Natrium Sianida (NaCN), dan Sianida (CN).

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengungkapkan, modus operandi yang dilakukan yaitu pemilik barang memasukkan B3 yang dilarang menurut Perundang-undangan ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Caranya dengan mengelabui petugas dimana B3 tersebut dikemas dalam bentuk kemasan karung terigu, dan hal tersebut diketahui oleh pihak pengirim (ekspedisi), serta di dalam manivest pengiriman yang terdaftar adalah barang campuran bukan Barang B3,” kata Ohoirat di Ambon, Kamis (14/7/2023).

Di sisi lain, jatuhnya kontainer juga diduga akibat kelalaian dari operator Block Crane. Pasalnya, operator itu tidak memiliki kualifikasi dan sertifikasi dalam mengoperasikan Block Crane.

“Sedangkan orang yang bertanggung jawab atas proses bongkar muat barang di pelabuhan laut Namlea, mengabaikan dan tidak melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai penggunaan tenaga operator yang mengoperasikan Block Crane maupun proses bongkar muat di pelabuhan laut Namlea,” jelasnya.

Kelima tersangka dijerat menggunakan pasal yang mengatur tentang “Setiap orang yang memasukkan B3 yang dilarang menurut Perundang-undangan kedalam wilayah NKRI” dan atau “Setiap orang karena kelalaiannya mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup” sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 dan atau Pasal 99 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, telah diubah dalam Pasal 22 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan B3 dan Peraturan Pemerintah Repulik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Jo
Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHPidana.

“Kelima tersangka terancam dihukum pidana penjara minimal lima tahun, maksimal lima belas tahun dan denda paling sedikit lima miliar rupiah dan paling banyak lima belas miliar rupiah,” ungkapnya.

Juru bicara Polda Maluku ini menambahkan, dengan ditetapkannya kelima tersangka, secara otomatis menepis semua tudingan miring dari berbagai pihak terhadap penanganan kasus tersebut.

“Selama ini banyak pihak yang menuding kita mendiamkan kasus ini. Padahal kita diam bukan berarti kita tidak bekerja. Tapi penyidik terus bekerja untuk mengungkap kasus itu secara terang benderang sesuai alat bukti yang didapat kepada publik,” tegasnya.

Polisi dalam setiap penanganan sebuah perkara, cepat atau lambat dalam pengungkapannya tergantung alat bukti yang didapat. Tidak semudah membalikan telapak tangan.

“Jadi setiap kasus yang ditangani ada yang cepat dan lambat diungkap atau diselesaikan. Semua tergantung alat bukti yang ditemukan. Apalagi kasus yang ditangani ini menjadi atensi Kapolda Maluku, maka tidak ada kata mendiamkan seperti yang dituding berbagai pihak,” sebutnya.

Terkait pengungkapan kasus itu, Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Polres Pulau Buru yang telah bekerja keras dengan sangat baik.

“Bapak Kapolda juga memberikan apresiasi dan penghargaannya kepada Polres Pulau Buru yang telah bekerja dengan sangat baik dalam mengungkap kasus itu,” pungkasnya.(Chey)

Polri

Polisi Jadi Pahlawan di Dongeng Buatan Anak, Kapolri: Tanamkan dan Jadikan Semangat Jadi Lebih Baik

Jakartaberitasumbernews.com Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Awarding Day Apresiasi Kreasi 77 Polri Presisi Untuk Negeri di Balai Samudera, Jakarta, Rabu, 12 Juli 2023 malam.

Sigit mengungkapkan, acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Bhayangkara. Pemberian penganugerahaan tersebut diserahkan kepada personel Polri, TNI maupun masyarakat.

“Alhamdulillah baru saja kita melaksanakan kegiatan penganugerahan lomba kreasi terkait dengan rangkaian HUT Bhayangkara ke-77 sekaligus juga kita memberikan hadiah atau reward kepada personel-personel Polri yang berprestasi baik dalam mengharumkan nama bangsa pada saat Sea Games kemarin. Ataupun beberapa lomba internasional lainnya,” kata Sigit.

Dalam acara tersebut, Sigit menyebut juga diikuti oleh anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK). Mereka diberikan kesempatan untuk membuat dongeng. Kegiatan yang juga diikuti seluruh lapisan masyarakat tersebut terkait dengan pelayanan, fungsi dan harapan terhadap institusi Polri.

“Ada dongeng, cerpen dan tentunya disitu kita berikan kebebasan mau cerita tentang jeleknya pak Polisi supaya bisa menjadi lebih baik atau mungkin kesan-kesan yang mereka dapatkan,” ujar Sigit.

Sigit pun memberi perhatian lebih terhadap dongeng yang dibuat anak-anak. Pasalnya, mereka membuat cerita dimana sosok Polisi menjadi seorang pahlawan yang gemar menolong masyarakat.

Melihat cerita dongeng yang digoreskan anak-anak tersebut, Sigit menekankan kepada seluruh personel Polri untuk menanamkan hal itu sebagai semangat untuk terus menjadi lebih baik lagi kedepannya.

“Tentunya saya harapkan didengar oleh seluruh anggota kepolisian karena ini adalah dongeng yang ditanamkan kepada anak-anak biasanya, tapi kali ini didongengkan untuk kita, untuk polisi. Jadi harapannya tidur, setel itu dongeng anak-anak tadi, bangun, semangat untuk menjadi polisi yang baik dan terus berkarya untuk menjadi polisi yang lebih baik,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit menyebut bahwa, dengan digelarnya kreasi kebebasan berekspresi ini diharapkan semua personel Polri bisa memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga demi mewujudkan sosok kepolisian yang diharapkan dan dicintai oleh masyarakat.

“Tentunya harapan kita bagaimana kita betul-betul bisa melaksanakan harapan masyarakat, bagaimana mewujudkan apa yang diharapkan oleh masyarakat, bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan kita terhadap masyarakat. Sehingga polisi betul-betul dirasakan kehadirannya, dekat dengan masyarakat dan dicintai masyarakat,” papar Sigit.

“Tentunya masih banyak hal-hal yang harus kita perbaiki dan evaluasi, kita semua miliki semangat yang sama untuk terus berbenah jadi lebih baik. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berkontribusi mengikuti kegiatan yang kita lombakan dan ini jadi spirit baru untuk institusi Polri,” tambah Sigit sekaligus mengakhiri.(Chey)

Polri

Kapolda Maluku Perintahkan Tim SAR Polda dan Polres Bantu Daerah Terdampak Bencana Alam

Ambonberitasumbernews.com Cuaca ekstrim dan hujan deras yang mulai melanda sejumlah wilayah di provinsi Maluku saat ini menjadi atensi Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif.

Orang nomor 1 Polda Maluku itu telah memerintahkan tim SAR Polda maupun Polres/ta jajaran untuk melakukan siaga baik personel maupun peralatan SAR dalam mengantisipasi bencana alam.

Bahkan, tim SAR juga diperintahkan untuk dapat membantu masyarakat yang dilanda musibah bencana alam seperti banjir, tanah longsor maupun pohon tumbang.

“Saya sudah perintahkan tim SAR baik dari Polda, maupun Polres untuk siaga bencana dan membantu masyarakat yang terkena musibah bencana banjir, tanah longsor maupun pohon tumbang,” ungkap Kapolda Maluku, Rabu (12/7/2023).

Terhadap para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, diharapkan untuk senantiasa melakukan monitoring dan mengecek situasi maupun kondisi di wilayah tugas masing-masing.

“Selalu waspada khususnya dampak banjir dan tanah longsor terutama di malam hari,” pintanya.

Kepada masyarakat, Kapolda juga menghimbau untuk selalu berhati-hati dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Pasalnya, situasi maupun kondisi alam saat ini tidak menentu, dan sewaktu-waktu dapat berubah ekstrim.

“Saat ini sudah ada daerah yang terdampak, sehingga masyarakat harus selalu waspada,” kata Kapolda.

Untuk warga yang mendiami wilayah bantaran sungai, lereng-lereng gunung dan daerah rawan lainnya, juga diharapkan selalu waspada apabila terjadi hujan deras, maupun angin kencang.

“Polda dan Polres jajaran agar selalu siaga personel dan peralatan serta koordinasi dengan BNPB maupun Basarnas untuk antisipasi,” pintanya.(Chey)

Polri

As SDM Polri: Jangan Percaya Lolos Rekrutmen Harus Bayar, Pasti Dibohongi

Jakarta, beritasumbernews.com Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Dedi Prasetyo mengimbau masyarakat tak lagi percaya dengan hasutan dan iming-iming janji lolos rekrutmen Polri dengan membayar sejumlah uang. Dedi menegaskan jika ada yang mengaku bisa meloloskan calon peserta rekrutmen dengan imbalan, pasti orang tersebut sedang melakukan penipuan.

“Jangan mudah terprovokasi oleh hasutan-hasutan orang, yang dengan cara-cara secara instan bisa masuk ke polisi. Apalagi dengan membayar uang tertentu, itu pasti dibohongin,” kata Dedi di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (11/7/2023).

Dedi meminta masyarakat juga melek informasi soal banyaknya kasus penipuan modus rekrutmen Polri. Sejak awal pendaftaran rekrutmen Polri dibuka, sambung Dedi, pihaknya dan jajaran telah mensosialisasikan masuk Polri gratis tanpa pungutan biaya.

“Ya memang dari berbagai macam kasus (penipuan) yang terjadi, yang sudah diungkap oleh Polri, ada kejadian di Sumatera Utara dan yang terakhir itu yang pedagang bubur yang di Cirebon, itu seperti itu. Jadi masih ada sebagian masyarakat (yang percaya dengan memberi sejumlah uang bisa jadi polisi-red),” jelas Dedi.

Mantan Kadiv Humas Polri ini mengatakan masyarakat yang hendak mengikuti rekrutmen Polri harus percaya diri. Karena lolos seleksi, sambung Dedi, berdasarkan kemampuan diri sendiri.

“Di awal rekrutmen itu sudah kita sosialisasikan bahwa percaya kepada diri sendiri. Kemudian harus yakin pada persiapan-persiapan yang dilakukan,” ucap Dedi.

“Jangan mudah percaya, ataupun jangan mudah merasa dengan menggunakan cara-cara mengeluarkan uang, kemudian percaya dengan beberapa oknum tertentu yang bisa meluluskan untuk menjadi polisi,” imbuh dia.

Dedi menuturkan banyak kasus penipuan modus rekrutmen Polri yang terungkap karena orang tua peserta rekrutmen merasa dibohongi saat sudah membayar sejumlah uang kepada orang tertentu, tetapi anaknya tetap tidak lolos seleksi. Dedi menekankan kelulusan peserta rekrutmen Polri adalah berdasarkan kemamuan dan persiapan maksimal. Tidak ada cara instan.

“Pada kenyataannya, banyak yang tidak lulus. Karena apa? Karena semuanya boleh dikatakan persiapannya tidak maksimal. Persiapannya instan. Nah itu kita mengharapkan kepada masyarakat untuk betul-betul apabila ingin menjadi anggota Polri, dipersiapkan semaksimal mungkin fisiknya, kemudian kesehatannya, kemudian intelektualnya, kemudian mentalnya. Dan harus yakin kepada kemampuan sendiri,” ungkap Dedi.(Chey)

[instagram-feed]