Ambon,beritasumbernews.com
Sampai Ops SAR H.3 kemarin nasib Herson Launga belum diketui. Memasuki H.4 Ops SAR pukul 8 pagi Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap 1 orang nelayan asal Pulau Banda tersebut.
Pukul 0805 WIT, SRU 1 menggunakan RIB 07 melanjutkan pencarian dengan jarak -+ 70 NM dan Heading 271,65° arah Barat dari LKK.
Sementara SRU 2 menggunakan longboat pukul 0810 WIT melakukan penyisiran dengan jarak kurang lebih 24 NM dan Heading 272° arah Barat dari LKK. Penyisiran berfokus pada titik koordinat 4°44’20” S – 128°22’55” E dan 4°21’37” S – 128°22’55” E.
“Kami Berharap di hari keempat Ops SAR ini korban bisa segera di temukan dan dievakuasi. Untuk seluruh Tim yg bertugas di lapangan agar tetap berhati-hati dalam pelaksanaan Ops SAR hari ini dalam memperhatikan kondisi cuaca dan tinggi gelombang, mengingat akhir-akhir ini kita memasuki musim hujan dan gelombang tinggi.” Tandas Mustari Kepala Basarnas Ambon
Diketahui sebelumnya, Longboat/body bobo tersebut bermuatan 28 org berangkat dari Pulau Banda pada tgl 6 Agustus pukul 5 sore hendak menuju Fishing Ground di perairan Pulau Banda Kab, Maluku Tengah.
Setelah selesai melakukan aktifitas memancing, di perjalanan pulang longboat tersebut di hantam gelombang tinggi pada pukul 3 dini hari tgl 7 Agustus yg mengakibatkan longboat itu tenggelam.
Dalam musibah ini setidaknya 26 orang dilaporkan selamat, 1 orang a.n ( La Wole La Hangu ) meninggal dunia dan 1 orang a.n ( Herson Launga ) dinyatakan hilang.
Cuaca saat ini Hujan Ringan,
Angin Timur – Tenggara 2 – 15 knots
Tinggi Gelombang 1,25 – 2,5 M
Unsur SAR yang terlibat, Basarnas (Pos SAR Banda), Polsek Banda, Koramil Banda, Polairud Banda, Masyarakat sekitar. (Rdks)
