Siahari,beritasumbernews.com
Akibat lampu listrik tidak kunjung nyala kurang lebih sudah mencapai 10 bulan PLN menutup mata.
Simeon Ipana Kepala Disun Siahari, Negeri Maneo, Seram Utara, Kab. Maluku Tengah, saat di temui di kediamannya berapa waktu lalu kepada awak media menjelaskan”
masuknya listrik atau PLN ke dusun siahari sudah dari bulan januari atau 10 bulan lalu, hingga saat ini belum ada kepastian dari instansi PLN tersebut untuk nyalanya lampu di dusun siahari dan suku terasin mausu negeri maneo kecamatan seram utara timur kobi kabupaten maluku tengah. Ungkap Kadus
Di katakannya Kadus bahwa” sementara masyarakat semua sudah membayar, sehingga indikasinya PLN membodohi dan menipu Rakyat sini. Kesal Kadus
Menurutnya” secara pribadi dan tugas bersama masyarakat sudah menghubungi pihak PLN di Kobisonta, Seram Utara Timur Seti, namun pihak PLN mengatakan, perlunya penambangan pohon sawit yang ada di PT. Nusa baru, barulah lampu bisa nyala.
Jawab Kadus” pihaknya sudah memiliki kata sepakat dengan pihak perusahan lewat surat Dusun yang di kirimkan ke perusahan tersebut untuk menebang sawit tersebut, bahkan secara pribadi Kadus sudah mengeluarkan uang secara pribadi yang cukup, namun hingga berita ini naik pihak PLN tidak tepati janji untuk menebang sawit tersebut.
Bukan saja itu kata Kadus, warga masyarakatnya yang sudah membayar biaya pemasangan lampu, namun hingga saat ini pemasangan instalasi listrik dan meteran lampu belum juga terpasang pada rumah warga. Beber Kadus
Jelas – jelas pihak PLN lali dalam melaksanakan tugasnya, bahkan acuh tak acuh serta tidak memperdulikan kondisi tiang – tiang listrik yang ada, sehingga rusak termakan usia karena tidak tergunakan. Ujar Asa Aipana warga masyarakat Siahari
Menurut Aipana,pihak PLN salah menempatkan tiang – tiang listrik, yakni tidak seharusnya tiang – tiang tersebut di pasang pada tepian tebing atau jurang ataupun lokasi mudah longsor, sehingga tidak di dapati terbawa longsor dan jatuh ke jurang seperti yang terjadi pada beberapa tiang. Tutur Aipana
Aipana pun mengeluarkan stekmen ancaman bahwa jika masyarakat Siahari dalam waktu dekat ini belum juga merasakan terangnya lampu listrik maka terpaksa masyarakat akan merubuhkan semua tiang – tiang listrik yang ada, karena kesal dengan biaya satu juta bahkan satu juta lima tatus ribu sudah di kasih ke pihak PLN sudah berbulan – bulan yang lalu namun lampu tak kunjung datang. Ancam Aipana
Bahkan jaringan instalasi listrik pada rumah warga pun belum terpasang sampai pada meteran lampu juga belum satupun yang terpasang.
Pihak perusahan pun sudah menyetujui akan adanya penambangan kelapa sawitnya jika itu menghambat, dan persetujuan itu di tanda tangani oleh HDR Hidayat Wajo demi kepentingan masyarakat, namun tidak di hiraukan oleh pihak PLN. Jelas Kusta Tamala Staf Humas PT. Nusa Ina
Sementara pihak PLN Kobisonta Dani yang di hubungi awak media menjelaskan bahwa” terkait masuknya listrik ke Dusun tersebut itu kewenangan pihak PLN provinsi Maluku. Ujar Dani
Katanya” jika pihak PLN provinsi memberikan surat persetujuan untuk pihak PLN Kobisonta maka pihak PLN Kobisonta akan nyalakan. Sebut Dani
Kesannya” pihak PLN Kobisonta lepas tanggung jawab dan saling menyalahkan, demi menghindar dari kesalahan yang di buatnya.
Warga pun kesal dan mengharapkan pihak DPRD Provinsi agar bisa segera menyikapi akan hal tersebut yang di alami Rakyat Dusun Siahari, Negeri Maneo, Seram Utara, Kab.Malteng.
(Adri)
