Buru,beritasumbernews.com
Kantor SAR Ambon melalui Pos SAR Namlea saat menerima informasi dari salah satu warga Bapak Hajis Besi yang menyampaikan bahwa” Longboat dari Kota Namlea tujuan Desa Namlea ilath dihantam gelombang tinggi pada pukul 13 : 30 Wit dan terbalik di Perairan Desa Pela Kab. Buru.

Pos SAR Namlea merespon cepat adanya informasi ini dengan mengerahkan RIB 03 Dengan Unsur SAR Gabungan menuju ke lokasi kejadian guna melaksanakan Ops SAR pada koordinat 3°22’13.84″ S – 127°16’3.82″ E, dengan jarak -+12,73 NM dan Heading 118,72° arah tenggara Pelabuhan Namlea.

Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi seluruh korban ke Desa Pela Kota Namlea Kab. Buru untuk mendapatkan perawatan.

Dalam peristiwa ini disampaikan 16 orang berhasil selamat sedangkan 1 orang penumpang lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Basarnas Ambon Mustari, S.E M.M dalam keterangannya menjelaskan longboat tersebut berangkat dari Kota Namlea tujuan Desa Namlea Ilath dengan membawa 5 orang penumpang dalam laporan awal, namun ditengah perjalanan longboat tersebut di hantam gelombang tinggi dan terbalik di depan perairan Desa Pela Kota Namlea Kab. Buru.

Baru setelah seluruh korban dievakuasi ke Desa Pela dan di data kembali jumlah penumpang yang tercatat dalam manifest berjumlah 17 orang, 16 diantara selamat 1 meninggal dunia. Pungkasnya”

Dalam tindakan tim SAR mengevakuasi korban tersebut, Tim SAR harus hadapi cuaca sedikit
Berawan, Angin barat laut – Utara 8-25 knots, dengan Tinggi gelombang 2 M.

Unsur SAR yang terlibat yakni”
Pos SAR Namlea, Direktorat Polair Polda Maluku, Polair Polres Buru,
Polres Pulau Buru.

Alut yg digunakan Rescue Car Type II yakni”1 Unit, RIB 03 Pos SAR Namlea 1 Unit, Longboat nelayan 3 Unit.

Ops SAR resmi ditutup, seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih. (Rdks)