Ambon,beritasumbernews.com
Bank Indonesia terus mendukung perkembangan dan pertumbuhan perekonomian di indonesia, termasuk implementasi digitalisasi pembayaran di kantor perwakilan Bank indonesia.

Provinsi Maluku turut memfasilitasi penandatanganan SK Bupati pembentukan tim percepatan dan pelunasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) kabupaten Buru selatan pada selasa 4/1/2022.

Kegiatan ini juga di hadiri oleh stekeholders lainnya.yaitu OJK Maluku, DJPB Maluku dan BPD Maluku Malut TP2DD hadir sebagai salah satu upaya dalam mengakselerasi program strategis pemerintah terkait elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD).

Kegiatan ini sekaligus menandakan bahwa seluruh pemda baik provinsi,kabupaten,kota di wilaya provinsi Maluku sudah memiliki TP2DD masing masing.

Pembentuk TP2DD di landasi dengan keputusan presiden No 3 Tahun 2021 tentang satuan tugas percepatan dan perluasan Digitalisasi Daerah.

Dan di perkuat dengan permendagri No 56 Tahun 2021 tentang Tim percepatan dan pelunasan digitalisasi daerah provinsi, kabupaten, kota serta tata cara Inplementasi ETPD.

Dengan Inementasi ETPD di harapkan dapat mewunjukan tata kelola keuangan yang lebih baik, transparansi pengunaan anggaran dan meningkatkan potensi penerimaan pemda melalui pemanfaatan teknologi,inovasi produk,dan saluran distribusi.

Sejumblah bukti nyata manfaat ETPD sudah dirasakan oleh berbagai pemda yang sudah di mengimplementasikannya,
seperti peningkatan realisasi PAD, kemudahan dalam tata kelola pemerintahan ,serta faktor penarik untuk pengembangan investasi di daerah.

Inplementasi dari EPTD juga dapat mengandeng fintech maupun e-commerce sehingga dapat memfasilitasi pembayaran komponen PAD,seperti pajak, retribusi daerah,dan lain lain.

Ke depan diharapkan pemda dapat saling berkoordinasi menyusun atau mempertajam peta jalan (roadmap) dan rencana aksi (action plan) ETPD sehingga arah pengembangan ETPD dapat berjalan dengan lancar, Kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Noviarsona Manullang.
(Chey)