Daru – beritasumbernews.com
Sekolah Dasar (SD) Negeri Daru yang di dirikan sejak tahun 2015, dan sekolah tersebut mulai berjalan proses belajar mengajar sejak 2016.
Namun sangat memprihatinkan akibat tidak miliki ruangan dan hanya menggunakan tenda terpal dengan tiang bambu, pagi tadi sekitar pukul 06 : 00 Wit di hantam hujan angin yang kencang hingga satu ruang yang di samping ruang RKB, yang menggunakan terpal tersebut jatuh ke tanah dan tidak dapat di gunakan lagi untuk siswa belajar. Rabu 02/02/2022
Pantauan Redaksi beritasumbernews.com di lokasi SD tersebut pagi tadi di dapati ruang yang gunakan terpal tersebut jatuh ke tanah akibat di hantam angin dan hujan deras.
Akibat dari jatuhnya terpal tersebut, sangat memprihatinkan para siswa harus menerima ilmu di bawa langit kosong dan jika datangnya hujan terpaksa berteduh di teras ruangan yang satu.
Kepsek SD Negeri Daru Deson Imi.S.Pd yang di temui Redaksi beritasumbernews com siang tadi di Sekolah menyampaikan bahwa” sejak 2018 beliau menjadi Kepsek di SD tersebut kondisi sekolah seperti itu hanya miliki satu Ruang belajar.
Padahal.sekolah tersebut sudah mengikuti akreditasi C, dan sejak dari dua tahun lalu hingga saat ini Kepsek memiliki inisiatif untuk gunakan tenda terpal sebagai satu ruang belajar lagi, dan hari ini tenda tersebut di hantam angin dan hujan hingga jatuh ke tanah dan tidak bisa di gunakan lagi. Ungkap Kepsek
Sekolah tersebut memiliki delapan Guru di antaranya 5 Guru PNS dan 3 Guru Honor, dengan jumlah siswa 82 Siswa.
Hal yang lebih memprihatinkan lagi sejak 2016 hingga saat ini para guru saat ke sekolah tempat mereka hanya di teras sekolah dan berdiri – berdiri menunggu giliran mengajar.
Kepsek sejak 2018 menjadi Kepsek pada SD Negeri Daru tersebut belum ada mobiler pada ruang belajar tersebut, akhirnya langkah bijak yang di ambil kepsek dengan meminta bantuan para orang tua, sehingga dari swadaya orang tua itulah mobiler pun terisi.
Pada satu ruang belajar parmanen yang ada di sekat atau di petak menjadi dua ruangan dengan menggunakan tripleks, dan di gunakan dengan dua waktu belajar yaitu pagi dan siang.
Untuk kelas 1,2,3 mendapat giliran masuk pagi hingga jam 10 pagi, dan berikutnya masuk kelas 4,5, dan 6.
Di sampaikan Kepsek, sejak ia ada di sekolah tersebut sudah berulang kali meminta bantuan dari Dinas untuk bisa dapat tambahan ruang belajar, namun menurut Kepsek karena siswa belum mencapai target sehingga belum bisa di dapat bantuan ruang belajar.
Dan pada saat ini siswa sudah mencapai 82 siswa sehingga menurutnya ada perhatian Dinas Pendidikan dengan memberikan jaminan bahwa di tahun 2022 akan ada 3 ruang belajar yang akan di bangun, sehingga pihaknya menunggu saja.
Luas tanah yang di miliki oleh Sekolah SD Negeri Daru seluas 120 x 30 per Kanti meter persegi, Sekolah tersebut butuh perhatian dan sentuhan Pemerintah, baik Pemerintah Daerah Kabupaten Halut maupun Pemerintah Pusat, Sekolah ini juga menjadi catatan penting DPRD Kab.Halut. (Endy-21)
