SBT,beritasumbernews.com
Basarnas Ambon serta Unsur Gabungan kembali melanjutkan Ops SAR hari keenam terhadap tenggelamnya speed boat di perairan Pulau teor.

Sejak pukul 8 pagi, bertindak sebagai SRU 1 yakni KN SAR Abimanyu bertolak dari Dermaga PPN Tual menuju sisi selatan area pencarian dengan jarak kira – kira 136 Nm.

Disusul SRU 2 yakni Unsur Gabungan KP Paus PSDKP Tual, KRI TNI AL, Polairud, dan longboat nelayan bergerak menuju arah utara area pencarian dengan jarak kira – kira 84 Nm.

Pencarian dilakukan Tim SAR Gabungan pada sisi Utara dan Selatan hingga sore hari pukul 6 sore namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Selain itu, berita musibah ini juga sudah di mapelkan Basarnas Ambon sejak hari pertama Ops SAR kepada Stasiun Radio Pantai/SROP guna menginfokan kepada seluruh Kapal-kapal yang melintasi area kejadian bila menemukan tanda-tanda keberadaan korban untuk segera melakukan tindakan evakuasi terhadap korban.

Ops SAR H.7 akan dilanjutkan esok pagi tanggal 30 Maret pukul 8 pagi.

Diketahui, Speed boat naas tersebut membawa 13 orang penumpang bertolak dari Desa Tanah Baru Kecamatan Kesui hendak menuju Kecamatan Teor Kabupaten Seram Bagian Timur.

Namun ditengah perjalanan tepatnya diantara Perairan Pulau Bam dan Pulau Teor, speed dihantam gelombang tinggi seketika terbalik dan tenggelam.

Dilaporkan dalam musibah ini 5 orang berhasil selamat sementara 8 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Cuaca yang di tempuh saat pencarian, Hujan Sedang
Angin Barat Daya – Barat Laut, 2 – 15 Knots, dengan Tinggi Gelombang 0.5 – 1.25 M

Unsur yang terlibat, Rescuer Basarnas Ambon 3 Orang, Rescuer Pos SAR Tual 3 Orang, ABK KN SAR Abimanyu 12 orang, PSDKP Tual 4 Orang, ABK KP PAUS PSDKP TUAL 16 Orang Syahbandar Kesui 6 Orang, Polsek Kesui 3 Orang
Babinsa Kesui 1 Orang, dan Masyarakat Setempat 5 Orang.

Alut yang di gunakan itu yakni” KN SAR Abimanyu 1 Unit, KP PAUS PSDKP Tual 1 Unit, KRI TNI AL 1 Unit, Long Boat Nelayan : 3 Unit. (Rdks)