Saparua,beritasumbsrnews.com
Tepatnya di Aula Mapolsek Saparua
telah berlangsung Kegiatan Rapat Koordinasi Polsek Saparua bersama Tokoh Masyarakat Kecamatan Saparua dan Kecamatan Saparua Timur dalam rangka Harkamtibmas.

Kasi Humas Polresta Ambon Ipda.Moyo Utomo menjelaskan bahwa” Kegiatan rapat tersebut di gagas oleh Kapolsek Saparua yang berlangsung sekitar pukul 09 : 30 Wit pagi tadi. Kamis 21/04/2022

Turut hadir dalam giat rapat tersebut yakni” Plt Camat Saparua Dr Soter G Naimena, Camat Saparua Timur Bpk Khalid Pattisahusiwa, S.Sos, Kapolsek Saparua Kompol Ronni F. Manawan, Danramil Saparua Kapten Inf Junaidi, Para KPN/Raja Se-Kecamatan Saparua, Para KPN/Raja Se-Kecamatan Saparua Timur.

Kegiatan ini bertujuan membahas kesiapan dan hal-hal menonjol yang ada pada Operasi Kepolisian Merah Putih (Terkait kegiatan simpatisan RMS).

Selain itu juga terkait Operasi Kepolisian Ketupat Salawaku 2022 (Kegiatan menjelang Hari Idul Fitri), serta langkah yang harus dilakukan guna situasi Kamtibmas yang aman dan terkendali.

Kata Kapolsek Saparua” Kegiatan Pertemuan ini merupakan langkah antisipasi dari Forkopicam dalam menyikapi perkembangan situasi Kamtibmas di wilayah Hukum Polsek Saparua dan juga membangun hubungan kekerabatan sesama Forkopicam.

Selain itu Kapolsek Menghimbau” agar Masyarakat Pulau Saparua dapat Mengibarkan Bendera Merah Putih dari tanggal 23 April sampai dengan tanggal 27 April 2022 yang di dukung oleh Pemerintah Negeri masing-masing.

Pasalnya” Untuk Kegiatan Malam Takbir dan Ibadah Sholat Idul Fitri, Kapolsek Saparua meminta AM-GPM untuk bersama-sama dengan Pihak Kepolisian dalam melakukan Pengamanan.

Masyarakat di harapkan dapat perduli dengan hukum dimana setiap permasalahan harus dilaporkan ke Kepolisian dan dapat membantu pihak kepolisian untuk proses hukumnya.

Sementara Camat Saparua menyampaikan” Sangat Mendukung kegiatan Pertemuan ini, yang di selenggarakan oleh Polsek Saparua.

Kecamatan Saparua Timur terdapat beberapa tempat/Negeri yang di katagorikan Rawan Separatis RMS, yaitu Wilayah Jazirah Tenggara tepatnya Negeri Ullath dan Negeri Ouw.

Camat Merespon baik kegiatan yang di selenggarakan oleh Polsek Saparua dan Turut terlibat dalam Pengamanan di Desa/Negeri, dan akan disampaikan kepada masyarakat himbauan yang telah di buat oleh Kapolsek Saparua.

Kemudian Camat juga Dapat mengidentifikasi warganya yang terlibat RMS, bahkan Camat Dapat Melakukan Pengamanan Internal, dengan memantau khusus orang-perorang.

Camat juga akan Mengawasi tempat kumpul-kumpul karena berpotensi kerawanan, yakni Saparua-Tiouw, Koordinasi, Konfirmasi perlu dilakukan yaitu antara Polsek, Koramil, BKO, Dengan Pemerintah Negeri.

Selain itu juga di Himbaukan agar Pengibaran Bendera Merah Putih harus dilaksanakan di setiap Negeri, Dan mendukung Kapolsek Saparua dalam melibatkan AM-GPM dalam Pengamanan Malam Takbiran dan Sholat Idul Fitri di wilayah Hukum Polsek Saparua.

Untuk Kasus-kasus Mabuk dapat di amankan di Polsek Saparua dan Kegiatan Keramaian perlu ada Ijin dari Desa dan Polsek.

Sedangkan Danramil Saparua menyampaikan” Para KPN di minta agar dapat memberikan Pembinaan kepada warganya agar tidak terpengaruh dengan RMS, Karena hal tersebut dapat mempengaruhi kehidupan dan Perkembangan anak-anak di Negeri masing-masing dalam mencari pekerjaan. (Rdks)