Ambon,beritasumbernews.com
Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan Ops SAR terhadap warga desa amahai 2 kabupaten Maluku Tengah yang hilang saat memanah ikan di perairan Desa Makariki Kabupaten Maluku Tengah.

Dimulai pukul 07.00 WIT kemarin senin 23/5, Tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian disekitar area lokasi kejadian, Tak hanya di permukaan air Tim SAR Gabungan juga melakukan penyisiran di pesisir pantai dan juga kedua mulut muara sungai ruwael dan ruhata Desa Makariki.

Pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan hingga sore hari belum menuai hasil maksimal, Hingga pada pukul 20.30 WIT tadi malam, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari salah satu warga Desa Waipia Kec. Amahai Kab, Maluku Tengah melaporkan menemukan sesosok mayat yang mengapung di muara sungai Desa Waipia dengan kondisi meninggal dunia.

Korban berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan pada pukul 00.30 WIT, selanjutnya dibawa menuju rumah duka di desa amahai 2 kab, Maluku tengah.

Dari hasil pemeriksaan terdapat luka robek pada paha kiri korban, diduga korban tewas karena gigitan buaya.

Dengan ditemukannya korban, maka Ops SAR dinyatakan selesai, seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih.

Unsur yang terlibat Rescuer Basarnas Ambon 6 orang,
Polairud Polda Maluku 4 orang,
Polairud Polres Malteng 4 orang,
BPBD Malteng 5 orang,
Bhabinkamtibmas Makariki 1 orang serta Babinsa Makariki 1 orang dan juga Keluarga korban sebanyak 20, kemudian Masyarakat 50 orang.

Alut yang digunakan yakni” Rescue Car Type II 1 unit, Rubber Boat 1 unit, Rubber Boat Polairud Polda Maluku 1 unit, Rubber Boat BPBD, Malteng 1 unit, Speed Boat Polairud Polres Malteng 1 unit, Long boat masyarakat 10, Peralatan selam,Emergency kit, AquaEye 1 set. (Rdks)