Buru,beritasumbernews.com
Tambang Gunung Botak Beberapa Tahun Lalu di Tutup, Namun entah kenapa informasi di tutup namun nyatanya hingga Kini beroprasi Lagi.

Tambang ilegal tersebut Sempat di Tutup oleh sejumlah personil TNI/Polri, tapi sayangnya Tambang Emas ini tetap beraktifitas seperti biasa, dan banyak penambang – penambang liar yang beraktifitas di sekitar Gunung botak, baik penambang lokal mau pun non lokal.

Personil gabungan dari polsek pulau buru bersama polsek Waeapo sudah berulang kali melakukan penyisiran atau penertiban namun fakta lapangan para penambang tetap beraktifitas di lokasih tambang emas gunung botak sampai sepanjang bentaran sungai Anahini.

Adapun Hasil Pantauan media, di duga kuat ada pembiaran dari oknum pemda Kab. Buru, Polres Pulau Buru, Pemeritah Provinsi Maluku, dan juga oknum Polda Maluku.

Dari pantauan media ini di lapangan 4 hari lalu, Jenis Aktifitas yang dilakukan oleh Para penambang, jenis dompeng, Tembak larut, kolam manual dan jenis bak rendam dengan sistim memakai B3.

B3 adalah bahan beracun yang sangat berbahaya yakni” Carbon, Kostik,dan Kapur, dan lain-lain.

Dengan adanya B3 akan merubah air menjadi biru, dan itu pengaruh dari aktifitas tambang jenis bak Rendam dengan memakai bahan beracun B3. (TIM)