Buano,beritasumbernews.com
Pertikaian dua kelompok pemuda yang berujung baku lempar di Kecamatan Huamual Belakang, Desa Buano Utara dan Buano Selatan, berakhir damai setelah dilakukan mediasi antara kedua pihak. Jumat (5/8/2022).

Berawal sekiar jumat dini hari pukul 02.00 Wit, diketahui pemuda Desa Buano Selatan melakukan aktifitas pesta joget dalam rangka mengantar tiang baileo dari Desa Buano Selatan ke Desa Buano Utara, pada saat acara pesta berlangsung telah terjadi gesekan antara pemuda dari Desa Buano selatan dengan pemuda Desa Buano utara sehingga memicu terjadi aksi saling lempar dengan menggunakan batu yang menyebabkan kerusakan ringan pada rumah dinas kesehatan dan 1 unit sepeda motor matic.

Tindak lanjut cepat Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Dennie Andreas Dharmawan, S.I.K memerintahkan jajaran untuk melakukan giat preemtif serta netralisir situasi sehingga situasi dapat cepat kondusif serta aman terkendali dan kedua Negeri sepakat untuk berdamai dan menjutkan prosesi adat pengantaran 4 pilar tiang pamali serta membantu Polres SBB menjaga situasi kamtibmas yang aman.

“Kami berangkatkan personel Polres SBB yang memiliki hubungan Gandong dengan Desa Buano yaitu dari Desa Ulath Kec. Saparua yang dipimpin oleh Kapolsek Waisarisa Ipda Hendry Nikijuluw guna membantu Polsek Waesala”. ujar Kapolres SBB saat di temui di kediamannya sore tadi

Selanjutnya Prosesi Adat Pengantaran 4 Tiang Baileo yang mewakili 4 Soa di masyarakat Desa Buano Selatan, yaitu Soa Sunupatan, Soa Hatuputih, Soa Senohi dan Soa Sea dari Rumah Tua Adat Negeri Buano Selatan menuju lokasi Pembangunan Baileo Palea Lounussa Amalatu di Desa Buano Utara dapat dilanjutkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Pemerintah Desa Buano Selatan dan Pemerintah Desa Buano Utara serta masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polres SBB yang sudah ada dan bersama – sama hadir di Negeri Hena Puan dalam menciptakan rasa aman dan nyaman, sehingga prosesi adat pengantaran 4 Tiang Baileo Palea Lounussa Amalatu dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Dalam sambutan Kegiatan Adat tersebut Kepala Desa Buano Selatan Frangky Nusaly mewakili kedua belah pihak dan warga masyarakat mengucapkan permohonan maaf atas kejadian bentrok antar pemuda tersebut dan kedepannya akan bersama – sama membantu Polri dalam mencipatakan situasi yang aman dan kondusif.

Kapolres SBB AKBP Dennie A. Dharmawan, S.I.K melalui Kapolsek Waisarissa Ipda Hendry Nikijuluw mengatakan tindak cepat yang Polres SBB lakukan merupakan implementasi program Bapak Kapolda Maluku yaitu Basudara Manise guna mewujudkan Persaudaraan di Maluku. Sebut Nikijuluw

“Manise kita artikan Maluku Aman, Damai dan Sejahtera oleh sebab itu mari kita bersama – sama menjaga situasi yang aman serta kondusif, jadikanlah momen pembangunan Baileo Palea Lounussa Amalatu ini sebagai momen kita mempererat tali persaudaraan dan menjaga silahturahmi”. Ucap Nikijuluw

Turut hadir dalam kegiatan prosesi adat pengantaran 4 Tiang Baileo Palea Lounussa Amalatu Kasat Intelkam Polres SBB Iptu M. Jayadi Kapolsek Waisala Ipda Apriyanto P. Putra, S.Trk Ketua Majelis Jemaat GPM Buano Selatan Pdt Ny Costansa Sripatty, S.Th, Kepala Desa Buano Utara Achmad Nurlette, Ketua BPD Buano Selatan Zeth Limawael, Sekertaris Desa Buano Selatan Yoksan Musapelan, Sekertaris Buano Utara Bahasan Palirone, Para Kepala Soa Desa Buano Utara dan Desa Buano Selatan, Bhabinkamtibmas Pulau Buano Bripka H.Tehutora, Babinsa Pulau Buano Serda D. Akihary serta masyarakat Desa Buano Utara dan masyarakat Desa Buano Selatan. Tutup Nikijuluw (Rdks)