Ambon,beritasumbernews.com

Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Johny Sumbung, SKM., M.Kes turut serta memberikan pengetahuan dalam kegiatan Pelatihan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) yang diadakan oleh BPBD Provinsi Maluku di Grand Avira Hotel Ambon pada Rabu (07/09).

Pelatihan jitupasna dibuka oleh Pj. Sekda Provinsi Maluku, Sadali Ie didampingi oleh Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Maluku. Pj. Sekda Provinsi Maluku menyampaikan bahwa kegiatan ini
merupakan salah satu kebutuhan dasar mengingat Provinsi Maluku merupakan salah satu daerah yang rawan terhadap bencana sehingga diperlukan pelatihan Jitupasna guna mempermudah pengambilan kebijakan dalam melakukan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah bencana.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) BPBD dan SKPD terkait serta stakeholder dalam rangka penerapan prinsip-prinsip dan sistem serta manajemen Jitupasna
dalam kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Provinsi Maluku.

Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB selaku narasumber dalam kegiatan ini menyampaikan penyelenggaraan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana serta kerangka jitupasna.

Mengingat banyaknya kejadian bencana di Provinsi Maluku, diharapkan peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dapat melakukan kajian kebutuhan pascabencana serta dapat membuat Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

“Terdapat 5 sektor yang menjadi ruang lingkup jitupasna, yaitu sektor perumahan, sektor infrastruktur, sektor ekonomi, sektor sosial, sektor lintas sektor.

Dalam melakukan proses pengkajian, penilaian, analisis dampak bencana, dan perkiraan kebutuhan harus tetap mengedepankan konsep build back better, safer, and sustainable yang berbasis pengurangan
risiko bencana tanpa mengesampingkan kearifan lokal.” jelasnya.

“Kegiatan ini merupakan kesempatan yang baik bagi para peserta untuk nantinya terlibat langsung pada jalannya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sehingga dapat memberikan manfaat baik bagi masyarakat luas.” tutup Johny.

Kegiatan bimbingan teknis Jitupasna dilaksanakan di Kota Ambon Provinsi Maluku selama 3 hari yang berlangsung mulai tanggal 07 sampai 09 September 202. (Tim/Red)