Malteng,beritasumbernews.com
Dalam rangka memperingati HUT Partai Demokrat yang ke-21, kegiatan tersebut, ada instruksi Ketum untuk seluruh DPC di seluruh Indonesia supaya dibuat kegiatan-kegiatan dan salah satu kegiatan adalah pertandingan untuk memperebutkan AHY-Cup untuk Volly Ball.

Sekertaris DPC Demokrat Vernon Liabata yang di dampingi Ketua OKK DPC Demokrat Kab. Malteng Syahril Silawane yang di temui Redaksi beritasumbernews.com di Sekertariat DPC Partai Demokrat Kab.Maluku Tengah menyampaikan bahwa” kegiatan tersebut untuk memperebutkan Piala AHY-Cup.

Lanjutnya” selain Pertandingan Volly Ball, ada beberapa kegiatan lain juga diantaranya bakti sosial, yang melibatkan semua PAC – PAC yang ada di Maluku Tengah serta juga ikut serta simpatisan dalam kegiatan bakti sosial tersebut. Sebut Vernon

Menurutnya” Kegiatan Volly Ball tersebut sudah berjalan sejak tanggal 25 Agustus lalu dan pada kemarin sore 8 september 2022 itu partai Final-nya, dan pada Pertandingan Volly Ball tersebut sebanyak 48 Tim yang datang dari 18 Kecamatan yang ada di Maluku Tengah. Kelas Vernon

Kata Vernon” kegiatan Volly Ball yang di laksanakan DPC Partai Demokrat Malteng ini bekerja sama dengan PBFSI Malteng dengan sasaran guna merekrut pemain – pemain terbaik dalam rangka persiapan mengikuti Popmal di ambon nanti untuk mewakili Kab.Malteng.

Selain itu DPC Partai Demokrat Malteng juga dalam melaksanakan kegiatan bakti sosial tersebut yang mana melaksanakan bakti sosial di rumah Ibadah dalam Kota Masohi.

Hal ini merupakan salah satu bentuk kontribusi partai untuk bagaimana juga bisa bersama – sama melakukan sesuatu kegiatan-kegiatan yang bisa juga melihat apa kebutuhan dan yang di inginkan masyarakat, oleh sebab itu Partai Demokrat dalam hal ini khusus DPC Kabupaten Maluku Tengah untuk melaksanakan instruksi ketum.

Selain itu Ketua OKK DPC Partai Demokrat Syahril Silawane kepada media ini mengatakan” DPC partai Demokrat Kabupaten Maluku Tengah di kepengurusan periode 2022-2027 ini di bawah pimpinan b
Hj. Djailani Tomagola. Beber Silawane

Kata Salawane” Partai Demokrat kususnya Kab.Malteng sangat optimis untuk memenangkan pemilu legislatif 2024 nanti, karena target Demokrat Kursi Parlamen akan di kuasai Demokrat. Ungkap Salawane meyakinkan

Demokrat Iptimis jadi pemenang, sebut Salawane bangga, segala macam kegiatan yang di lakukan jika di kaitkan pasti ada muatan politiknya, namun sebenarnya hal tersebut adalah merupakan implementasi dari pada kepemimpinan Demokrat di tingkat pusat bahwa Demokrat hari ini berkoalisi dengan rakyat. Ucap Salawane

Pasalnya” momentum ulang tahun Partai Demokrat yang ke 21 ini itu kita mengusung tema “Demokrat bersama rakyat melakukan perbaikan dan perubahan”.

Lanjutnya” jadi kita diinstruksikan bahwa Demokrat harus terus bersama rakyat ini karena apa Karena supaya setiap kali momentum pemilu momentum – momentum politik, banyak partai politik yang hanya akan bersama dengan rakyat dan akan terus bersama rakyat, sementara banyak politik lain, itu hanya disaat kepentingan politiknya saja, tapi Partai Demokrat tidak.

Partai Demokrat sebagai partai Tengah partai yang mengusung apa ini flora rakyat program-program flora yaitu kita mau terus ada bersama rakyat, kami melihat bahwa potensi masyarakat terhadap minat kepada olahraga bola voli ini lagi ramai di saat ini jadi kebetulan karena mungkin sebenarnya akan di lakukan setiap tahun.

Demokrat melakukan kegiatan-kegiatan seperti ini kalau di tahun yang ke-20 kemarin itu kami melakukan lomba nyanyi kemudian nyanyi lagu yang diciptakan oleh SBY, kemudian lomba membuat video karikatur, membuat karikatur gambar, karikatur membuat video pendek.

Tahun ini kita lakukan lomba Volly Ball, kebetulan SBY juga mempunya Tim Volly Bal yang cukup handal dan di kenal, sehingga lewat kegiatan tersebut kita dorong bakat dan minat serta Hobby Masyarakat yang bisa di kembangkan lewat Volly Ball.

Menutup keterangannya Salawane mengingatkan kembali bahwa partai Demokrat tetap akan optimis menduduki kursi DPRD karena sepanjang dua musim politik ini Partai Demokrat tidak miliki kursi yang maksimal di parlamen.

Pihaknya sedang menunggu Peraturan Organisasi (PO) dari DPP akan seperti apa, sehingga akan lebih jelas apakah Demokrat membuka peluang bagi yang non kader partai ataukah hanya pada kader partai. Tutup Salawane. (Veja)