Ambon,beritasumbernews.com

Sungguh malang 127 orang yang menjadi korban bahkan ratusan orang luka – luka, tragedi yang memilukan di stadion Kanjuruhan Malang, termasuk di dalamnya dua anggota Polri.

Hal ini menarik perhatian dunia, bahkan di rasakan sampai ke kota Ambon, sehingga hal tersebut membuat Kapolresta Ambon Kombes Pol Arthur Simamora mengisiasinya dengan mengajak personil Polresta Ambon dan juga awak media untuk melakukan doa bersama serta penyalaan lilin, bahkan melibatkan sejumlah supporter Club’ Bola, dan tokoh Agama. Selasa 04/10/2022

Dalam kegiatan mengiring doa bersama itu, Kapolresta Ambon dalam arahannya mengatakan”doa bersama dan penyalaan lilin ini sebagai bukti solidaritas, empati personil Polresta Ambon, insan pers dan suporter bola bagi para korban tragedi Kanjuruhan.

Menurutnya“ Sekaligus kita ingin bertegur sapa dengan awak media dan klub bola, Agar peristiwa di Kanjuruhan jadi koreksi, peringatan dan pengalaman berharga bagi kita agar tidak terjadi di Ambon,” Ucap Kapolresta berharap

Kapolresta berharap” lewat lilin dan doa yang dikirimkan, maka arwah para Aremania yang meninggal bisa tenang, sementara korban yang masih dirawat di rumah sakit bisa segera tertangani dan sembuh sehingga kembali beraktivitas. Harapnya

Pasalnya” Semoga kejadian ini bisa membawa kita pada pemahaman sama untuk jadi orang yang lebih bijak, tidak panas hati hadapi suatu situasi, menurutnya” Ambon harus jadi contoh keamanan dan ketertiban tetap terawat.

Lanjutnya” kejadian Kanjuruhan itu kiranya jadi pelajaran penting bahwa fanatisme terhadap club bola bukan harus jadi api permusuhan, Namun harus memperteguh rasa solidaritas sesama anak bangsa. Tutur Kapolresta

Dalam arahannya itu Kapolresta mengajak” agar semua bisa menjadi bijak untuk belajar dari pengalaman yang telah terjadi, Perilaku warga kotanya harus baik/pintar tak saja kotanya yang pintar.

Kapolresta menambahkan bahwa” sebulan lebih kedepan, demam piala dunia mulai menggema, Dimana Maluku termasuk Kota Ambon terkenal dengan fans fanatik negara-negara besar seperti Belanda, Brasil, Argentina, Jerman hingga Spanyol, hal tersebut Tentu mengajak kita untuk menyiapkan langkah preventif.

Di akhir arahannya mengiring doa bersama, Kapolresta berpesan” segala bentuk Ijin keramaian pertandingan gawang mini, futsal maupun gawang besar akan jadi catatan kita untuk keluarkan, atas jaminan panitia untuk menjaga Kamtibmas, Sebab menjaga Kamtibmas bukan saja tugas Polisi tapi semua masyarakat, Termasuk nonton bareng pun akan diatur dan harus ada ijin. Tutupnya (Emy.M)