Buru,beritasumbernews.com,Pemerintah Kabupaten Pulau Buru mengambil tindakan tegas terhadap pertambangan emas ilegal gunung botak yang berlokasi di Desa wamsait, Kecamatan waelata, Kabupaten Buru.
Pemerintah menurunkan personil gabungan satuan polres Namlea, satuan kodim 1506, Namlea, satuan Densub Polisi Militer Namlea, dan di bantu oleh satuan pamong praja untuk melakukan tindakan penyisiran/penertiban di area pertambangan ilegal gunung botak. Selasa 1/11/2022
Penertiban yang dilakukan sekitar pukul 11:00 Wit siang tadi, penyisiran berlangsung dengan cepat dan lancar.
Ada yang memberikan informasi bagi Para penambang eligal gunung botak bahwa akan ada penyisiran sehingga di lokasi gunung botak dan tenda-tenda penambang sudah di kosongkan segala peralatan penambang juga sudah tidak ada. ungkap Rudi umasugi satpol PP Kab.Buru saat di hubungi awak media
Menurutnya penertiban ini di lakukan karena akan ada kunjungan dari president Jokowi Dodo guna untuk meresmikan waduk di waeapo. ujarnya
Setelah di tanyakan oleh pihak media soal pembakaran tenda-tenda tersebut jawabnya” itu hanya sebagai dokumentasi saja agar supaya terlihat benar-benar di sterilkan area pertambangan dari penambang ilegal tersebut. Terang Rudi
Dan menurut Rudi” itu sebagai perintah dari komandan mereka untuk di kosongkan saja, karna bukan cuma daerah gunung saja yang di sterilkan tapi di desa wamsait juga di larang tegas dan di hentikan semua kegiatan pengelolaan apapun itu yang menyangkut dengan emas, dan bagi masyarakat yang melanggar aturan ini akan di hukum sesuai dengan pasal yang berlaku. Jelas Rudi
Kata Rudi menambahkn bahwa” penutupan tambang emas gunung botak tersebut telah di tutup entah sampai kapan baru di buka lagi. (Chey)
