Piru,beritasumbernewa.com,Tabrak lari yang di lakukan Kapal Tol Laut SBB yang sering melintas di perairan laut SBB dan menghantam dua buah Rompong milik warga Dusun Tanah Goyang, Desa Lokki, Kec. Huamual, Kab.SBB, beberapa waktu lalu.

Hal ini diutarakan kepada media oleh oleh Wahit Hukul salah satu Warga Dusun Tanah Goyang, yang menyampaikan keluhannya sebagai warga dengan meminta Polisi untuk segera Panggil Kapten Kapal atas perbuatannya.

Kata Wahit” Rompong milik ya dan satu warga lainnya di hantam oleh Kapal Tol Laut SBB pada malam hari sekitar pukul 12 tengah malam.

Menurutnya” kejadian tabrak lari itu baru di ketahui olehnya dan warga lain pada pagi harinya, bahwa ternyata Kapal Tol Laut menabrak Rompong milik mereka pada malam hari.

Ada saksi mata yang melihat kejadian tersebut, yakni warga Dusun Tanah Goyang juga yang juga adalah Nelayan Ja Emen.

Menurut keterangan Ja Emen” dirinya sempat melihat Kapal Tol Laut tersebut menabrak benda dengan getaran kuat, namun dirinya tidak mengetahui apa yang di tabrak.

Keesokan harinya pada pagi, baru di ketahui semalam yang di tabrak Kapal Tol Laut itu adalah Rompong milik warga Dusun Tanah Goyang.

Kejadian bukan sekali, dan kini warga makin resah, Wahid yang merasa di rugikan meminta pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Seram Bagian Barat untuk segera mungkin memanggil Kapten Kapal agar bisa bertanggung jawab atas perbuatannya.

Karena jika tidak maka, pihak kami sebagai Nelayan yang harapan pencarian kami tergantung pada Rompong tersebut, maka kami mau makan apa jika Rompong tersebut sudah rusak. Kesal Wahid

Pihaknya kata Wahid, hanya minta pertanggung jawaban pihak Kapten Kapal Tol Laut tersebut, sehingga harapannya Polres SBB bisa sikapi akan hal tersebut dengan memanggil Kapten Kapal, demi masyarakat miskin kurang mampu di Dusun Tanah Goyang. (Yan.L)