Ambon,beritasumbernews.com,Memasuki Operasi SAR hari ke 5, Basarnas Maluku beserta Unsur Potensi SAR kembali melanjutkan pencarian terhadap Lamuda Masiri pria 49 tahun warga asal Desa Persiapan Tihu Kab. Seram Bagian Barat yang dilaporkan hilang pada hari jumat tanggal 30/12 beberapa hari lalu.
Bertindak sebagai SRU 1, pukul 7 pagi Rubber boat Basarnas Maluku bergerak melakukan pencarian pada koordinat 3° 17 26.70″ S – 127° 34′ 23.28″ E arah Utara Pulau Manipa.
Sementara SRU 2, dari beberapa longboat masyarakat mulai bergerak melukakan pencarian pada koordinat sesuai SAR MAPS diantaranya 3° 12′ 7.81″ S – 127° 34′ 23.28″ E, 3° 12′ 7.81″ S – 127° 41′ 14.66″ E.
Upaya pencarian terus dilakukan Tim SAR Gabungan sejauh 20 Nm namun hingga sore hari Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda tanda keberadaan korban.
Sehubungan dengan Ops SAR memasuki hari kelima dan tidak ada tanda tanda keberadaan korban, serta hasil evaluasi bersama dengan pihak keluarga dan Unsur Potensi SAR maka Ops SAR resmi ditutup dan dilanjutkan pemantauan.
Selanjutnya kedepan jika terdapat laporan terhadap korban maka Ops SAR akan dibuka kembali.
Dalam pencarian tersebut Tim SAR gabungan terpaksa harus menempuh cuaca Hujan Ringan
Angin Barat Laut – Utara 4 – 12 knots dengan Tinggi Gelombang 2 meter.
Unsur yang terlibat dalam pencarian tersebut yakni”Basarnas 5 orang, Raja Tahalupu Kadus Tihu
Babinsa Tihu, dan Masyarakat setempat 20 orang.
Alut yang digunakan yakni” Rescuer Cay Type II 1 unit, Rubber Boat 1 unit Aqua Eye 1 unit dan Longboat masyarakat sebanyak 3 unit. (Tim) (Rdks)
