Ambon,beritasumbernews.com,Lambannya pemeriksaan terhadap terlapor BTN yang adalah mantan Direktur PT. kalwedo yang di duga menggelapkan milyaran rupiah milik PT. Kalwedo, merugikan masyarakat Maluku Barat Daya, sehingga memaksa warga MBD turun jalan dan jalankan aksi demo di depan Kejaksaan Tinggi Maluku.
Sekitar pukul 11 : 00 Wit, siang tadi sekitar kurang lebih 30 orang warga masyarakat MBD yang di pimpin lansung oleh orasi Kimdevits Markus menggelar aksi menyuarakan suara rakyat MBD meminta keadilan kepada Kejaksaan Tinggi Maluku dan mendesak Kejari Segera Periksa terlapor BTN Bupati aktif Kab.MBD. Kamis 19/01/2023
Aksi ini melakukan orasi secara bergilir. “Kehadiran kami, meminta Kejati Maluku, menuntaskan dugaan tindak pidana korupsi PT Kalwedo yang melibatkan mantan Direktur Benyamin Thomas Noach yang saat ini menjabat Bupati MBD,”teriak koordinator aksi demo, Kim Markus.
Dia mengaku, dirinya sebagai pelaku makelar kasus dugaan tindak pidana penyuapan terkait korupsi PT Kalwedo.”Saya ini bersama Sam Latuconsina, dan pengusaha Alfred Hong sebagai perantara suap. Itu sekitar 2019 lalu. Saya punya bukti transfer ratusan juta hingga miliaran, ke pihak terkait,” bebernya
Untuk itu, dia berharap, eks mantan Direktur PT Kalwedo, Benyamin Thomas Noach, agar segera diperiksa.”Selain itu kami minta kasus ini dinaikan dari penyelidikan ke penyidikan, Kami punya bukti kuat, Kami minta Kejati Maluku, segera menuntaskan kasus ini,” harap Markus.
Setelah melakukan orasi sekitar 1 jam, perwakilan para pendemo kemudian bertemu Kasi Penkum Kejati Maluku, Wahyudi Kareba.”Saat pertemuan dengan perwakilan pendemo, Kasi Penkum Kejati Maluku mengaku, pihaknya sudah memeriksa Sam Latuconsina, terkait dugaan korupsi PT Kalwedo,”

Selain itu salah satu pembawa orasi tersebut yakni Marten Sorukay yang di konfirmasi media ini mengatakan” setelah pemeriksaan pihak-pihak terkait yang diduga keras terlibat dalam tindak pidana korupsi PT Kalwedo, agar kasus ini “naik kelas” dari penyelidikan ke penyidikan.”Kami harap beberapa hari kedepan ada progres dalam penuntasan kasus ini,” tegasnya
Di lansir dari DinamikaMaluku.com, Di tempat terpisah salah satu pegiat anti korupsi, Herman Siamloy mengatakan,
aksi demo digelar akibat Kejati Maluku, tidak meresponi aksi demo sebelumnya menuntut agar eks Direktur PT Kalwedo, Benyamin Thomas Noach, diperiksa.”Sekitar 2021 lalu, khan ada demo dari Gerakan Peduli MBD, Pada saat itu ada 6 poin tuntutan yang diserahkan ke Kejati Maluku, Salah satunya, dilakukan pemeriksaan terhadap dugaan PT Kalwedo yang diduga melibatkan Benyamin Thomas Noach,” Ujar Siamiloy
Ketika itu, lanjut tokoh masyarakat MBD di Kota Ambon ini, Kejati Maluku berjanji menuntaskan 3 kasus, yakni Repo Bank Maluku, Taman Kota Saumlaki, dan PT Kalwedo.”Sudah dua kasus, yakni Repo Bank Maluku dan Taman Kota Suamlaki, sudah ditetapkan tersangka dan pelabuhan sudah dipengaruhi, Tapi PT Kalwedo, sampai sekarang belum ada progres,” tegasnya.
Putra Desa Tounwawan, Kecamatan Moa, Kabupaten MBD ini menduga, belum dilakukan pemeriksaan terhadap mantan Direktur PT Kalwedo, Benyamin Thomas Noach, mengindikasikan Kejati Maluku masuk angin.” Makanya ada aksi demo, Kami meminta pihak Kejati Maluku, segera menuntaskan kasus ini sesuai bukti-bukti yang diserahkan,” pungkasnya. (Tim)
