Kamariang,beritasumbernews.com,Aksi penculikan anak yang sempat viral di mana – mana kini benar – benar terjadi tepatnya di Negeri Kamariang yang menghebohkan semua warga hingga membuat panik.

Informasi tersebut berhasil di himpun awak media ini, siang tadi yang mana orang tua korban Laurensya Putirulan (23) atas informasi tersebut di sampaikan kepad pihak Polisi yang turun lansung ke Lokasi kejadian, menyampaikan bahwa benar dirinya mengalami satu kejadian yang di duga aksi penculikan anak.

Dari kronologis yang di ceritakan bahwa” dugaan aksi tersebut terjadi sekitar pukul 23 : 00 Wit, kemarin malam di Dusun Marponeuwey Negeri Kamarian, Kecamatan Kairatu, Kabupaten SBB. Selasa 14/02/2023

Menurutnya” korban yang nyaris di culik oleh orang tak di kenal tersebut yakni” Kenzo Nanulaitta (7 bula), yang mana dalam kronologis itu di jelaskan bahwa” sekitar pukul 23 : 00 Wit itu, korban dengan mamanya Laurensya Putirulan dalam perjalanan pulng dari salah satu warga Kamariang yakni rumah bapak Cepu Bakarbessy, yang rumahnya berada di kompleks SD Neg. 1 Kamariang.

Di ceritakan” saat dalam perjalanan pulng ke arah rumahnya itu, yang berjarak kurang lebih 200-300 meter, dan saat sudah berada di lorong puskesmas menuju rumahnya yang tak jauh kurang lebih 20 meter, sempat di kagetkan dengan sebuah mobil Avanza putih dari arah Kairatu Tampa plat nomor, berhenti di belakangnya dan orang yang menumpangi mobil tersebut bersuara kepadanya bahwa” mau pigi kamana, bawah dia kamari”.

Korban yang sedang menggendong anaknya itu lansung merasa kaget di warnai rasa takut, karena suara itu di ikuti dengan salah satu lelaki yang keluar dari mobil dan menghampirinya dan Tampa bersuara apapun lansung hendak mengambil anak tersebut.

Sangking ketakutan Laurensya Putirulan langsung berteriak dengan suara lantang memanggil orang sekitar dan ahirnya datang salah satu warga, namun pelaku sempat melarikan diri, warga pun tidak sempat mengejar.

Dalam insident tersebut ada saksi yang sempat melihat yakni” Bety Putirulan (19) seorang mahasiswa, yang man dalam pengakuannya bahwa sempat melihat mobil Avanza putih tersebut berhenti di sekitar lokasi kejadian. akuinya

Dari laporan tersebut, personil Polsek Kairatu turun lansung ke lokasi kejadian, dan menghimbau korban bersam anaknya untuk membuat laporan polisi, namun pihaknya tidak bersedia karena merasa anaknya tidak kenapa – kenapa. (Yan.L)