Ambon,beritasumbernews.com,Yang di katakan sebuah keberhasilan itu tidak bisa berjalan sendiri, karena itu sangat di butuhkan sebuah kebersamaan yang di dasari dengan penyamaan persepsi, kekompakan, dan butuh kolaborasi serta sinergitas yang solid, guna mencapai sebuah keberhasil dan impian dalam menata dan membangun potensi sumber daya.

Hal ini di uraikan oleh Ketua Latupati Kota Ambon Reza Valdo Maspaitella di hadapan beberapa Upu latu dan sejumlah awak media dalam duduk bacarita “gandong Manise” di sebuah warkop di kota Ambon, sore tadi sekitar pukul 14 : 00 Wit. Senin 20/02/2023

Dalam pernyataannya Maspaitella selaku Ketua Latupati periode 2023 – 2027 menyampaikan bahwa” pihaknya akan lakukan aksi kerja nyata, dari bidang pendidikan, kesejahteraan sosial, kesehatan dan lainnya. Sebut Maspaitella

Lanjutnya” dalam kerja sama dan peran media mengawal kinerja Latupati di Kota Ambon, ia berharap agar pihak media dapat dengan mengedepankan profesionalisme dalam penulisan, pemberitaan karena sangat di butuhkan pihak media menuliskan hal – hal yang baik demi kemajuan daerah kita kususnya Kota Ambon dalam hal tatanan adat dan budaya. Cetus Maspaitella

Pasalnya” pergerakan semangat dari anak Negeri merupakan hal yang terpenting dalam membangun sebuah potensi sumber daya manusia di kota Ambon, sehingga Latupati akan mencoba melakukan kn hal itu yang di dukung penuh oleh pihak media. Ucapnya

Dalam cerita lepas saat duduk bersama itu, Maspaitella juga mengatakan bahwa” terkait dengan pemuda dan pemudi Kota Ambon, pihaknya akan menyiapkan sebuah program yang mana akan mengumpulkan jujaro mongare di kota Ambon untuk bisa kembali mengenal adat dan budaya Katong (kita) di Maluku kususnya Kota Ambon. Tutur Maspaitella

Dorongan itu kata Maspaitella, pihaknya lewat lembaga adat Latupati ini, ia akan kembali bangkitkan semangat jiwa muda, Pattimura – Pattimura muda Maluku untuk mengenang kembali perjuangan leluhur dan orang tua serta moyang – moyang dalam sejarah yang ada di kota Ambon, sehingga bisa hidup damai dan rukun seperti dahulu lagi.

Maspaitella pun berharap untuk pimpinan daerah baik Wali Kota maupun Gubernur dan Bupati, adalah sosok seseorang yang berasal dari anak adat, sehingga tatanan adat dan budaya di Maluku tidak hilang. Harapnya (Veja)