Leihitu,beritasumbernews.com,Polresta P.Ambon & P.P Lease – Bertempat di Kec. Leihitu Kab. Maluku Tengah, telah berlangsung rangkaian kegiatan Silahturami antara Kapolresta P. Ambon & P.P. Lease, Bupati Maluku Tengah beserta staf, Perwakilan MUI, Raja Wakal dan Raja Hitu Lama.
Menurut Kapolresta Ambon Kombes Pol Raja Arthur L.Simamora S.I.K Mengatakan bahwa Maksud dan tujuan silahturami tersebut dalam rangka upaya penyelesaian konflik sosial antara warga Negeri Hitu dan warga Negeri Wakal serta mendengar penyampaian dan tanggapan yang disampaikan oleh kedua Negeri.
Kapolresta P. Ambon & P.P. Lease. Kombes Pol Raja Arthur L SImamora S.I.K mengatakan “Kami hadir disini bersifat silahturami bersama Bapak Raja Wakal dan Raja Hitu Lama Beserta para tokoh Kedua Negeri guna mendengar keluh kesah yang ingin disampaikan, sehingga permasalahan antara kedua Negeri dapat diselesaikan.” Ujarnya
Kapolresta juga mengatakan bahwa permasalahan konflik antar kedua Negeri jangan lagi memakai perkuatan otot yang dapat menimbulkan korban jiwa. “Penyelesaian konflik sosial secara musyawarah dan mufakat akan membuahkan hasil yang lebih optimal.” Ucap Kapolresta Ambon.
“Kami tetap melibatkan seluruh stakeholder terkait dalam menyelesaikan konflik sosial, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat, Dalam permasalahan ini, saya tidak bisa memutuskan mana yang benar, namun intinya siapa yang melanggar hukum dan melakukan provokasi akan kami tindak tegas dengan hukum yang berlaku.” Sambungya
Bupati Maluku Tengah Bapak Muhammad marasabessy yang turut hadir dalam silaturahmi ini juga mengatakan “Kami selaku pemerintah maluku tengah berharap kiranya jangan lagi melakukan tindakan melanggar hukum,Tujuan kami hanya satu, bagaimana permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan dan dengan pemikiran yang tenang dan damai.” Ujarnya
Bupati Maluku tengah tersebut juga mengatakan bahwa Jangan cepat terprovokasi dengan oknum-oknum yang meminginginkan permasalahan ini tidak selesai.
“Ini merupakan pertemuan kedua, yang mana awalnya pernah dilakukan pada mesjid Polsek Leihitu, Saya yakin menjelang bulan ramadhan ini permasalahan antara kedua negeri akan terselesaikan.” Ucapnya
Perwakilan MUI Ustad Husein Sahiri. mengatakan Intinya pertemuan ini harapan dari kita bersama yaitu dapat tercapai suasana damai khususnya menjelang ibadah puasa, Beliau juga menyarankan kepada pihak keamanan TNI dan Polri bisa lebih netral di tengah-tengah Masyarakat.
Hasil dari silahturami terhadap kedua Negeri dimana Kedua Negeri menginginkan kedamaian antara kedua Negeri, dan juga mereka berharap agar Proses hukum terhadap para pelaku, Perlu dilakukan pertemuan dalam waktu cepat antara kedua belah pihak pada tempat yang dianggap aman guna penyelesaian konflik.
Kapolresta Ambon Juga berharap Mendekati Bulan Suci Ramadhan agar dijadikan sebagai momen perdamaian antara kedua Negeri. (Rdks)
