Nuruwe,beritasumbernews.com,Pemerintah Desa di bawah pimpinan Simon Matital yang mau di kata baru seumur jagung itu, terkesan arogan, di duga bermoral premanisme yang mengakibatkan satu warga Nuruwe babak belur akibat di hantam oleh oknum Staf Desa Nuruwe.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11 : 00 Wit siang tadi di Desa Nuruwe, Yang mana satu tindakan brutal yang di duga di lakukan oleh salah satu staf Desa Nuruwe dan oknum anggota BPD Desa Nuruwe, terhadap masyarakat Desa Nuruwe. Rabu 08/02/2023
Informasi ini berhasil di himpun media ini dari slah satu warga masyarakat Desa Nuruwe enggan namanya di mediakan menyebutkan bahwa” dari kronologis kejadian perkara tersebut di ketahui perilaku brutal tersebut di lakukan oleh Sekde Nuruwe Pilmon Matital. Sebutnya
Sebutnya” Sekdes bersama staf Desa dan oknum anggota BPD melakukan penyerangan kepada warga masyarakat sampai ke rumah warga, Akibat saling serang beberapa perempuan menyelamatkan diri di Polsek Kairatu Barat.
Dari kejadian tersebut sala satu koban berinisial WT, dihantam oleh salah satu Staf Desa Jamres Matital sampai korban babak belur.
Menurutnya” hal tersebut terjadi karena kehadiran Inspektorat di Desa Nuruwe Tanggal, 6 s/d Tanggal 8 Februari Tahun 2023, dalam rangka Audit ADD/ DD dugaan penyelewengan keuangan negara, ratusan juta rupiah, untuk pembangunan tiga RKB SMP Negeri Nuruwe, di duga menggunakan anggaran BLT dan PKH.
Dari audit itulah, masyarakat datangi Inspektorat untuk menanyakan hak – hak mereka, seperti BLT, PKH, kurang lebih enam bulan di Tahun 2022, tidak menerima manfaatnya, namun dihalangi staf Desa Nuruwe dan disitulah terjadi adu mulut mengakibatkan bentrokan fisik.
Korban telah melaporkan permasalahan yang terjadi ke Polres Seram Bagian Barat sore tadi pada Kanit Tipikor, untuk mendapat kepastian hukum yang pasti.
Korban berharap agar pihak penegak hukum Polres Seram Barat dalam hal ini TIPIKOR mengusut tuntas dugaan kuat anggaran ADD/DD yang digunakan tidak tepat sasaran, namun di alihkan ke hal lain dan membiarkan masyarakat tidak menikmati hak mereka. (Tim)
