Ambon, beritasumbernews.com Setelah melewati sebuah proses lomba dan berhasil raih Juara 1 Dunia Hela Rotan, dan ini tercatat menjadi juara Dunia Rekort Muri Hela Rotan, warga Negeri Aboru merasa kurang ada perhatian Gubernur Maluku.

Hal ini di sampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat dan adat Negeri Aboru Wem Nahumury kepada media ini lewat telpon selurer-nya kemarin mengatakan bahwa” selaku tokoh masyarakat dan juga tokoh adat Negeri Aboru merasa hasil lomba warga Negeri Aboru pada lomba Hela Rotan yang berhasil pecahkan Rekort Muri kurang ada perhatian Gubernur Maluku.

Wem mengatakan bahwa” dari hasil tersebut berarti itu menunjukan bahwa warga Negeri Aboru cukup mendukung program pemerintah dalam menekan angka kemiskinan di Maluku dan juga membawa Maluku menjadi budaya yang naik sampai kanca dunia dengan budaya adat yang terkenal. Jelas Wem

Selain itu Wem meminta kepada Gubernur Maluku agar bisa memasukan pesona tarik tambang Hela rotan tersebut ke Calender Of Event Maluku 2023. Pinta Wem

Negeri Aboru sangat terkenal dengan pesona Hela rotan yang biasanya di lakukan di bulan Desember, dengan adanya pesona Hela rotan ini banyak wisatawan yang turun ke Aboru pada bulan Desember. Ungkap Wem

Kata Wem” Inilah suara hati anak negeri Aboru untuk gubernur Maluku Murad Ismail agar bisa memasukan Hela rotan yang sudah membawa nama Indonesia ke juara 1 rekor muri sedunia.

Acara pukul sapu di desa Mamala morela saja gubernur bisa masukan dalam pesona, kenapa rekor muri yang menjadi juara 1 sedunia yang berasal dari negeri Aboru, yang sudah membanggakan bangsa Indonesia, kenapa tidak ada dalam pesona calender of event Maluku 2023. tanya tokoh masyarakat negeri Aboru ini (chey)