Ambon,beritasumbernews.com,Total belanja daerah Provinsi Maluku yang berasal dari APBN mencapai Rp.5,3 Triliun atau mengalami penurunan 6,91 persen (year on year).

Hal ini di sampaikan Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Maluku Djaka Kusmartata kepada wartawan di Ambon dalam temu bicara pagi kemarin menjelaskan” untuk provinsi Maluku, di dapati belanja pemerintah pusat triwulan I tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 3,09 persen (yoy), yang didominasi peningkatan belanja barang sebesar 23,20 persen (yoy), sedangkan realisasi belanja terbesar adalah belanja pegawai Rp1,01 triliun. Ungkap Djaka dalam sapaannya

Kata Djaka” Sementara untuk Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) mengalami penurunan sekitar 13,38 persen (yoy) akibat dari nilai realisasi Dana Alokasi Umum (DAU) yang menurun drastis sebesar 22,13 persen. Beber Djaka

Di jelaskannya pula” Penurunan DAU ini terkendala oleh penundaan DAU provinsi Maluku, sampai April 2023 belum terdapat realisasi DAK fisik atas pagu senilai Rp1,38 triliun. Tutur Djaka

Menurutnya” Nilai total realisasi TKDD wilayah Maluku sampai dengan 30 April 2023 sebesar Rp.3 triliun atau 25, 04 persen dari pagu TKDD sebesar Rp12 triliun. Jelasnya

Djaka menambahkan” belanja negara di Maluku yang berasal dari APBN dalam dua bentuk, yakni belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah dan dana desa. Ucap Djaka

Kinerja APBN 2023 cukup baik dan dapat terealisasi dengan baik, tantangan ke depan adalah bagaimana agar realisasi APBN lebih cepat lagi. Sebut Djaka

Harapannya” dari apa yang di jelaskannya, sangatlah membutuhkan koordinasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten dan kota dengan provinsi atau instansi vertikal, bisa berjalan dengan baik dan lancar, guna mencapai target APBN. Pungkasnya (Veja)

By Sherly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *