Malteng,beritasumbernews.com,Bencana Alam yang terjadi di Negeri Aboru, Kec Pulau Haruku, Kab. Maluku Tengah, sudah sekitar 11 bulan, namun hingga saat ini tidak ada perhatian pemerintah sedikit pun untuk melihat bencana alam yang merusak jembatan waitahui dan salah satu beberapa rumah masyarakat.
Wem Nahumury kepada media ini, kemarin via telpon selulernya menyampaikan” terkait bencana alam yang terjadi di Negeri Aboru beberapa bulan lalu kami telah sampaikan lewat surat resmi kepada pihak terkait dalam hal ini dinas PUPR Maluku dan BPBD Maluku namun sampai saat ini tidak ada perhatian, tanggapan dari pemerintah dinas PUPR dan BPBN Maluku. Ucap Nahumury
Kata Nahumury” Saat ini sedang terjadi musin hujan masyarakat sangat takut terjadinya bencana susulan yang bisa mengakibatkan tubuhnya atau patah jembatan waitahui,”.
Menurutnya” begitu juga dengan rumah masyarakat negeri aboru yang rusak karena bencana alam waktu lalu, sebagai tokoh masyarakat Nahumury sangat prihatin melihat kondisi bencana alam yang terjadi yang mengakibatkan kerusakan pada rumah warga, yang tidak di sentuh oleh perhatian pemerintah, baik Kabupaten maupun Provinsi.
Pasalnya” Bencana alam berupa banjir besar yang mengrusakan jembatan bahkan rumah warga, terlihat sepertinya Negeri Aboru di anak Tirikan oleh pemerintah. Tutur Nahumury
Nahumury juga mengatakan” Anggota DPRD Provinsi Maluku dan DPRD maluku tengah apakah kalian sedang tidur atau kalian sedang sibuk untuk mencalonkan diri kalian lagi ? Heran Nahumury
Kata Nahumury” Pj bupati maluku tengah tolong lihat bencana alam yang terjadi di negeri Aboru, Kec pulau Haruku ini, jangan melirik Negeri Aboru dengan sebelah mata.
Secara tegas Nahumury mengatakan” sampai saat ini tidak pernah ada perhatian sedangkan Maluku sudah berada pada musim penghujan dan identitas tinggi dan ditakutkan akan terjadi tambahan longsor dan berakibat bencana susulan, untuk itu kami minta perhatian instansi terkait tersebut bertanggung jawab atas penderitaan masyarakat ini jangan sampaikan menimbulkan Gejolak dalam masyarakat. Tegas Nahumury (Chey)
