Buru,beritasumbernews.com,Lembaga perguruan tinggi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menggelar kegiatan pembinaan pengasuh yang di laksanakan di Buru Utara tepatnya Jemaat GPM Tifu Waikonit, selain itu berkolaborasi dengan Tim Babasa dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat Desa.
Kegiatan tersebut mulai di laksanakan sejak kemarin Senin 19 Juni 2023 hingga hari ini, yang mana pantauan media beritasumbernews.com, terlihat bukan saja pembinaan lewat ketrampilan yang di ajarkan, namun juga ilmu music pun di ajarkan.
Ketua panitia pelaksana kegiatan PKM Dr. Samuel Sopacua dari program pasca sarjana IAKN Ambon, yang melekat juga ketua program studi magister pendidikan agama kristen yang di temui media ini menjelaskan” pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Wooyang Korea dalam kegiatan kerja sama Di bidang pendidikan dan pengajaran serta pengabdian masyarakat salah satunya adalah kegiatan pembinaan penguatan tenaga pengasuh, jemaat Tifu Waekonik dan jemaat Pniel Waingura. Cetus Sopacua
Kegiatan tersebut pun di dukung sepenuhnya oleh Ketua Klasis Buru Utara Pdt. Wendhel Lesbasa.M.Si, dengan memberikan dukungan semangat bahkan turut bersama berperan aktif dalam setiap kegiatan yang terlaksanakan baik pembinaan pada pengasuh maupun kegiatan pelayanan kesehatan.
Lesbasa pun berharap dalam kegiatan tersebut dapat membawa dampak yang naik pada warga anggota jemaat maupun masyarakat yang berada di daerah belakang Buru Utara agar bisa peduli pada kesehatan, serta pada pengasuh lebih tingkatkan kwalitas mengajar. Ucap Lesbasa
Dalam kegiatan IAKN tersebut Melibatkan dosen yakni” ketua program studi pendidikan agama kristen Dr. Korlina Makulua, dan Dosen pada prodi bimbingan konselin kristen Claudia Patiruhu. M.Si, Marlen Alakaman dari program studi agama budaya.
Sementara mahasiswa yang terlibat dari program studi music salah satunya Leo Siahaan, dan Betriks Latulake dari program studi pendidikan agama kristen, sementara peserta dari para pengasuh jemaat Tifu dalam kegiatan penguatan kapasitas pengasuh (manegemen dan alat peraga serta spiritualitas pengasuh).
Kegiatan tersebut juga Sekaligus mensosialisasikan IAKN Ambon sebagai kampus harmoni dalam perbedaan yang memiliki lima program studi umum baru berdasarkan SK Mentri pendidikan dan kebudayaan Riset dan Teknologi RI 14 Juni 2023.
5 program studi tersebut ialah teknologi pendidikan, pendidikan sosiologi, pendidikan bahasa inggris, sistim informatik dan program studi ilmu komunikasi.
Pengasuh yang terlibat sebagai peserta sebanyak 21 orang, bersama Ayub Solisa sebagai ketua pengasuh dan Wisye Bellen yang berkapasitas sebagai bendahara pengasuh.
Dalam keterangannya Ayub Solisa dan Wisye Bellen yang di temui menyampaikan bahwa” mereka merasa kegiatan yang di buat bagi pengasuh tersebut merupakan satu kegiatan yang meningkatkan kwalitas mereka sebagai pengasuh dalam mendidik anak – anak Tuhan di Desa Tifu.
Menurut mereka selama ini hanya mengajar para anak asuhan mereka biasa – biasa saja dan hanya itu itu saja, lewat cerita – cerita alkitab saja, namun dengan adanya kegiatan tersebut, menjadikan mereka lebih bersemangat untuk mengajar dengan kreatif dalam memberikan materi pendalaman Alkitab.
Sementara Sopacua sendiri menyampaikan” Kegiatan PKM IAKN Ambon ini dilakukan atas kerjasama Internasional dengan yayasan Wooyang korea Ibu Kim Hyang in dengan Tema kegiatan PKM” pemberdayaan pelayan anak dan musik serta layanan kesehatan bagi umat”.
Lanjut Sopacua” Fokus kegiatan PKM di Buru Utara di jemaat dan masyarakat lintas agama terfukus di dua desa dan jemaat Antara lain jemaat Tifu Waekonit, dan jemaat Waengura dan masyarakat lintas agama yang ada di wilayah setempat dengan agenda kegiatan PKM sebagai berikut,
1, penguatan spiritualutas pengasuh klasis buru Utara, di sampaikan Oleh Dr. Samuel Sopacua, M.Th
2. Manajemen pendidikan formal gereja Oleh Dr.Korlina Makulua.
3 Alat peraga bagi pengasuh oleh Claudia Patiruhu, M.Si
4. Monitoring dan Evaluasi
Marlen Alakaman .M.Pd.K
5, pelatihan pemain kibord bagi pelayan umat.
6 pelayanan kesehatan bagi masyarakat lintas agama dilakukan secara gratis.
Pelayanan kesehatan bagi masyakat lintas agama yang lakukan secara gratis menghadirkan tim kesehatan dari tenaga medis yang di pimpin langsung oleh direktur Rumah Sakit Sumber Hidup GPM Ambon dr. Ivan Abednego, dengan TIM Babasa (Bagi Bagi Sehat). Tutur Sopacua (Veja)
