SBB,beritasumbernews.com,Bertahun – tahun hingga detik ini kondisi jalan Kecamatan Huamual hancur dan sulit di perbaiki, kian hari kian semakin rusak parah, kendaraan baik roda dua dan roda empat makin sulit meliwati-nya.
Hal tersebut setiap tahun dari tahun ke tahun selalu saja menjadi bahan perbincangan publik, perbincangan Pemerintah Daerah Kabupaten SBB maupun provinsi, DPRD Kab. SBB, maupun DPRD Provinsi.
Namun sangat di sayangkan hingga detik ini jalan tersebut hanya menjadi bola liar yang di tendang ke sana kemari namun realisasi hanyalah isapan jempol belaka.
Setiap hari masyarakat terus mengeluh bahkan DPRD dan pemerintah jadi sasaran sumpahan dan makian masyarakat, tetapi masyarakat hanya bisa bernyanyi namun tidak ada yang mendengar apalagi melakukan.
Kini hal itupun kembali menjadi perhatian hangat publik dan di respon oleh pihak DPRD Kabupaten SBB di penghujung masa periode, hendak masuk periode berikutnya.
Kondisi ini menekan anggota DrD Kab. SBB angkat bicara yakni” Rahmat Bahsia dari Fraksi PKS yang katanya kepada awak media ini berapa hari lalu bahwa” terkait jalan lintas Huamual, lokki – piru, sebelumya ruas jalan Loki-piru berstatus jalan provinsi namun sejak tahun 2022 lalu, lewat lembaga yang terhormat ini, kami DPRD SBB dari komisi II , bidang insfartruktur jalan, kami telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Maluku agar ruas jalan lokki-piru, bisa di ahlikan statusnya, yang sebelumnya berstatus jalan provinsi, bisa di alihkan ke status jalan kabupaten. Ungkap Rahmat
Katanya” Dan syukur hasil koordinasi kami pada bulan Febuari 2023, pemerintah provinsi sudah melepaskannya ruas jalan lokki piru itu menjadi status jalan kabupaten, sehingga, di susul lagi bulan Maret 2023 lalu, penjabat bupati seram bagian barat (SB) Sudah mengeluarkan SK, Atas jalan tersebut menjadi status jalan kabupaten. Sebut Rahmat
Di tambahkan-nya” Yang menjadi persoalan adalah perlimpahan aset, hingga saat ini, pemerintah provinsi melimpahkan aset dari provinsi ke kabupaten, Atas dasar itu, pada bulan September kami melakukan RDP dengan Dinas PUPR SBB, agar dapat meninjau kembali, soal keluhan masyarakat, dengan kondisi ruas jalan lokki-piru, yang menjadi perbincangan hangat di publik itu. Ucap Rahmat
Kata Rahmat” Karena sudah bertahun Tahun jalan lintas Huamual tak mampu di benahi, Oleh pemerintah provinsi saat jalan tersebut Masih berstatus jalan provinsi, tetapi kini kita bersyukur dengan pengalihan status jalan, tersebut menjadi jalan kabupaten, pihaknya bisa mencicil sedkit demi sedkit pihaknya bisa membangun jalan tersebut. Jelas Rahmat
Pasalnya” Dengan rapat kemarin komisi II dengan dinas PUPR SBB, kemudian kami mendorong dinas PUPR agar segera membuat DEDnya, agar di tahun- tahun berikutnya, kita sudah bisa dapat usulkan di Kaver APBD, maupun APBN, lewat dana insfartruktur. Ucap Rahmat
Dan sangat miris rasanya kala itu gubernur Maluku murad Ismail, suda berjanji, pada saat berkunjung ke dusun olas pada tahun 2021, bahwa di tahun 2022 jalan yang berstatus provinsi ini akan segera di bangun Lewat anggaran APBD provinsi.
Namun sangat di sayangkan, janji itu hingga saat ini tidak terlaksana, dan terlupakan, tanpa berharap janji itu, pihak DPRD Kabupaten SBB lewat komisi II melihat persoalan jalan tersebut sangat urgen dan tidak bisa hanya melihat dan mendengar namun harus bertindak. Tutur Rahmat
Oleh sebab itu menurut Rahmat” pihaknya terus akan perjuangkan dan terus berusaha guna mendesak pihak pemerintah daerah Kabupaten SBB untuk bisa segera di bangun walau masih secara cicil sedikit demi sedikit sesuai luncuran anggaran. Pungkasnya (Yan)
