Ambon, beritasumbernews.com
Beberapa pulau di kabupaten Maluku Barat daya (MBD), ditahun ini diperkirakan gagal panen, akibat dari curah hujan yang tidak banyak turun dan tidak baik, ditahun kemarin dan tahun ini juga sama.
Sehingga pihak DPRD dalam hal ini Komisi III DPRD Provinsi Maluku sudah meminta dinas ketahanan pangan Maluku, guna bisa di perhatikan apa yang di alami masyarakat MBD dengan kondisi tersebut. Ungkap Anos Yermias kepada wartawan di gedung balai rakyat DPRD provinsi Maluku, siang tadi.
Di katakannya pula” Nanti setelah selesai penyampaian aspirasi ke pemerintah pusat, kami akan minta untuk kepala badan ketahanan nasional pangan dan pangan daerah provinsi Maluku untuk rapat dan membicarakan gagal panen dibeberapa pulau di kab MBD dan Kab. KKT.
“Jadi ada 21 hektar, yang disampaikan dalam penyataan pers ini, diharapkan dinas ketahanan pangan daerah sudah harus tahu daerah – daerah mana yang gagal panen di tahun ini, kadang juga salah menempatkan orang diposisi – posisi pada birokrasi, sehingga itu cukup berpengaruh. Sebut Yermias
Pihaknya” kata Yermias seraya menambahkan” dinas ketahanan pangan provinsi Maluku segera berikan informasi yang jelas, seperti dalam temuan ada satu desa di kecamatan tauran, desa Nurjaman, desa air bersih susah dan diperkirakan air yang ada tercemar, di duga ada potensi minyak.
Lintas koordinasi pihak pemerintah dalam hal ini Kepala Dinas, namun sempat macet, sehingga Yermias beranggapan Kadis tidak bekerja namun duduk diam saja. Pungkasnya (Rdks)
