Ambon, beritasumbernews.com, Salah satu oknum Operator atau petugas pengisian BBM di SPBU PomPule Kota Ambon terkesan kurang paham sehingga terkesan lalai dalam melakukan pengisian di SPBU PomPule terkait Penolakan Pemakaian Aplikasi Mypertamina dan Batas Waktu Pemakaian Aplikasi Mypertamina.
Sesuai pantauan Media ini dalam beberapa hari terakhir di pekan ini, terlihat ada keluhan konsumen, yang di temui di SPBU PomPule sekitar pukul 16 : 57 Wit mengenai penolakan pengisian BBM pertamax menggunakan Aplikasi Mypertamina oleh salah satu operator SPBU dengan alasan ada discount pengisian BBM di voucher Aplikasi Mypertamina.
Karna hal tersebut konsumen merasa sangat dikecewakan, karena pada saat itu konsumen tersebut tidak mengantongi uang tunai untuk melakukan transaksi pembayaran, Sedangkan voucher yang hendak dipakai adalah dengan nominal Rp. 50.000,-.Ujar Konsumen yang namanya enggan di Mediakan kepada Media ini kemarin
Setelah dikonfirmasi oleh salah satu awak media online via WhatsApp dengan Sales Area Manager Retail PT. Pertamina Patra Niaga Cabang Ambon, Angga Y Putra pun mengatakan bahwa pembelian BBM dengan menggunakan Voucher Mypertamina tetap dilayani dengan atau tidak adanya promosi discount di dalam aplikasi tersebut dan tidak ada batasan waktu untuk pengisian BBM melalui Voucher/Aplikasi Mypertamina. Sebut Angga
Angga menambahkan” Selama 24 jam SPBU dibuka, selama itu juga tetap harus dilayani konsumen dengan pembelian melalui aplikasi Mypertamina.
SPBU bisa ditegur dengan keras, dan akan ditindak lanjuti. Tegas Angga
Angga pun sigap dengan merespon cepat keluhan dari konsumen, “aku sudah infokan ke ownernya, untuk next timenya tidak boleh seperti itu”, imbuhnya dalam pesan WhatsApp dengan salah satu media online di ambon
“Harusnya gak ada batasnya, Ucap Angga lagi, Kalau masih seperti itu laporkan ke saya atau ke mas Adit (Sales Branch Manager), nanti biar kita tutup SPBU nya. Terang Angga secara lantang dan tegas
Kalau di tutup SPBU-nya kan beneran sekalian nggak bisa pake Mypertamina”, tegasnya dalam balasan WhatsAppnya dengan rekan media online itu
Bahkan Angga juga menyampaikan bahwa”Jika ada keluhan, bisa langsung laporkan ke Pak Adit, atau ke 135, Karna keluhan pelanggan itu direct ke Pak Adit juga dan termonitor ke saya”, ucapnya
Sementara itu Manager SPBU Pompule Ibu Fransisca Malaihollo alias Eka ketika ditemui sejumlah awak Media di ruang kerjanya siang tadi menyampaikan” betul adanya program cashback Rp. 500,-/liter dan biasanya untuk konsumen yang masuk tetap diinformasikan mengenai hal itu. Ujarnya
Kemungkinan terjadinya penolakan pengisian dengan program cashback yaitu bahwa operator yang bersangkutan belum memahami dan akhirnya mengambil tindakan sendiri, padahal bisa saja dia memanggil pengawas yang pada saat itu mengawas untuk menjelaskan hal tersebut. Jelas Eka
Lebih lanjut Eka menjelaskan” Program Cashback ini merupakan program yang baru berjalan dan diberlakukan sampai dengan batas waktu yang tertera di Aplikasi Mypertamina. Sebut Eka
Eka juga membenarkan bahwa ada batas waktu malam untuk menggunakan Aplikasi Mypertamina, dikarenakan keterbatasan karyawan yang bekerja untuk shif 3 yang terkadang ketika banyak antrian konsumen pengawas pun ikut turun membantu dalam pengisian BBM. Tutur-nya
Tambahnya” Tapi untuk saat ini dengan jumlah karyawan kurang lebih 25 orang masih bisa terkoordiner untuk melayani konsumen, kecuali terjadi pelonjakan konsumen. Sebutnya
“Untuk antisipasi hal ini kami bermaksud untuk mengadakan penambahan karyawan” dan bahkan Eka pun berjanji akan kembali mengevaluasi karyawan atau operator bertugas untuk lebih paham lagi dalam penugasan sebagai operator pengisian. Pungkasnya (V374)
