Ambon – beritasumbernews.com Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuku Kabupaten Kepulauan Tanimbar Ambon (Himapel KKT- Ambon) tetap merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga serta merawat dan memperhatikan keberlanjutan.
Pernyataan ini disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku, Melkianus Sairdekut, S HUT yang juga sebagai Pembina Himapel KKT-Ambon dalam arahan saat berlangsung Pelantikan Pengurus Himapel KKT-Ambon periode 2024-2027 di Student Center Poka Ambon Sabtu (4/5/2024).
Sairdekut menyampaikan banyak maaf atas semua kealpaan selama ini yang dilakukan dengan cara tidak menghadiri kegiatan Himapel KKT-Ambon atas sebuah partisipasi yang terkesan arogan yaitu tidak mengikuti acara dengan tidak baik olehnya saya minta maaf terutama kepada pengurus baru Himapel,” ujar Sairdekut.
Menurutnya, bagi semua Pengurus Himapel, Anggota serta Pembina, semacam pertanyaan reflektif bagi semua yang bergabung dalam Himapel, apakah Himapel KKT-Ambon yang hari ini adalah pilihan kita atau memang dipilih,kita Himapel KKT-Ambon yang adalah pilihan kita maka menjadi tanggung jawab semua kita untuk merawat,memperhatikan, keberlanjutan di massa yang akan datang bahwa Himapel tetap ada dan hari ini ada itu adalah jawaban atas pertanggung jawaban kita semua terhadap berdiri Himapel.
Jawaban yang kedua, kita semua menyadari sungguh Himapel ada bukan karena dipilih untuk kita akan tetapi kita sendiri yang memilih Himapel bahkan dimanapun ada keluarga besar orang Tanimbar,
kita berharap Himapel dibentuk di Provinsi-provinsi yang lain, atas dasar pikiran ,” hari ini pelantikan pengurus Himapel dititik awal periode 2024-2027 dan akan memulai tanggung jawab kata Sairdekut.
Lebih lanjut kata Sairdekut Pengurus Himapel KKT-Ambon dengan berbagai tantangan bukan pekerjaan yang gampang dan mudah hanya beberapa orang yang rela mau memberikan dirinya untuk organisasi Himapel akan tetapi dengan sungguh-sungguh dengan keyakinan iman, badai pasti berlalu asalkan dengan niat yang kuat, kesediaan berkorban satu yang diyakini sungguh Tuhan pasti buka jalan.
Karena karakter Himapel adalah untuk kemanusiaan dan kebaikan bersama untuk semua orang Tanimbar maupun yang ada di Indonesia,jelas Sairdekut.
Menurut Sairdekut, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT-) harus fokus percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrim dari lima Kabupaten di Indonesia dengan penduduk miskin ekstrim KKT- sebesar 18,64 persen atau mencapai 20.920 jiwa sementara keterangan BPS penduduk miskin di KKT- juga mengalami peningkatan 24,47 persen atau 27,640 jiwa, dengan jumlah penduduk KKT- saat ini 100 ribu lebih jiwa maka menjadi tanggung jawab bersama untuk sama-sama bantu pemerintah untuk keluar dari kemiskinan ekstrim tersebut kalau tidak kita sebagai anak Tanimbar kita akan bersedih.
Daerah yang katanya sumber daya alam yang melimpah, punya minyak dan gas bumi tapi masih dalam taraf kemiskinan ini juga menjadi perhatian kita bersama oleh diharapkan Himapel perlu bangun diskusi dan aksi dalam rangka pemulihan dan pastikan seluruh konsolidasi serta tindakan benar-benar untuk kebaikan Tanimbar,” ujar Sairdekut.(Chey)
