
Buru. beritasumbernewa.com – Pertamina BTN diduga kuat adanya kerja sama dengan salah satu oknum masyarakat Bos Fadli desa Dava, guna melakukan kejahatan gelapkan sejumlah bahan bakar secara ilegal.
Dugaan ini mencuat pada Manager Pertamina tersebut yang mana dari pantauan media ini, dugaan-nya manager Pertamina menjual bahan bakar BBM ke Bos Fadli dengan penampungan-nya pada salah satu rumah oknum Guru SD di Desa Dava yang bernama Udin.
Diketahui BBM tersebut beredar bebas di gunung botak secara ilegal, namun tidak ada penindakan tegas dari pihak yng berwajib dalam hal ini Polisi dan TNI, diduga bungkam.
BBM yang di salurkan dari Pertamina ke Bos Fadli dengan jumlah Ton, padahal secara ilegal tidak berijin, dengan menggunakan alat transportasi mobil truk memuat sejumlah drum plastik.
Dugaan ini, bulan saja pada BBM yang di salurkan dari Pertamina ke Bos Fadli, namun juga diduga penyaluran itu setelah di jual ke gunung botak hasilnya di bagi.
Kejahatan ini sudah berjalan lama, namun tidak ada tindakan tegas pihak keamanan, yang namanya BBM sudah jelas pasti ada pengamanan-nya dari pihak keamanan, buktinya kejahatan ini berjalan secara nyata tanpa ada ketegasan, berarti jelas sudah di amankan oleh petugas keamanan.
Kejahatan ini pun menarik perhatian publik, yang mana ramai di bicarakan dalam sejumlah pemberitaan media, sangat diharapkan DPRD jangan tutup mata, TNI, Polri jangan bungkam, ada apa dengan TNI, Polri melihat kejahatan ini terus berjalan, jangan katakan tidak tahu, itu adalah pembohongan publik.
Penampungan BBM ilegal yang di tampung pada rumah oknum Guru SD tersebut agar di tindak tegas oleh pihak kepolisian, mirisnya lagi, saat diketahui wartawan dan mencoba mengecek kebenaran ke lokasi penampungan, Oknum guru SD Udin malah mengusir wartawan, ada apa dengan tindakan oknum Guru SD Udin tersebut.
Secara kontan dan tegas oknum guru SD Udin tersebut mengatakan” silahkan tangkap semua penjual BBM ilegal di Desa Dava ini, karena semua tidak mempunyai ijin” terang Udin
Pertamina Ambon harus menindak tegas pihak manager Pertamina Buru, yang melakukan kejahatan penjualan BBM secara ilegal ke Bos Fadli dan diduga jual secara ilegal ke gunung botak kemudian hasilnya di bagi.(Red)
