
Namrole – beritasumbernews.com -Pemerintahan Kabupaten Buru Selatan (Bursel) mengambil langkah tegas dalam melakukan penataan kelembagaan serta penyegaran birokrasi sesuai aturan aturan yang berlaku.
Hal ini disampaikan Bupati Kabupaten Bursel La Hamidi, SH ,minggu (13/04/2025)
Semua penyesuaian yang dilakukan Pemerintahan , terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) dan rencana tata ruang dan termasuk tata ruang perkotaan.
Menurut Bupati ini, merupakan langkah dasar untuk mengesekusi segala macam bentuk program-progran yang telah tertuang dalam Visi-Misi Bupati dan wakil Bupati Buru Selatan, yang baru terpilih di periode 2024-2029 .
Dia juga ungkapkan perioritas utama kita dalam membangun kota Namerolea adalah penataan kelembagaan baru selanjutnta kita mulai dengan menyusun program yang akan disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangkah Menegah Daerah (RPJMD).
Lanjut” kemudian kita punya instrument lainnya seperti halnya rencana tata ruang wilayah dan tata ruang kota itu yang menjadi dasar dan targetnya, disamping itu semua sudah harus dapat diselesaiakan setelah enam bulan kami dilantik, tegas Bupati.
Sedangkan lainnya kita akan mulai dari bawah yakni Penataan Tingkat Desa, menormalkan Pemerintahan Tingkat desa di tahun ini juga sejalian melaksanakan pemilihan kepala desa pada desa-desa yang masih memiliki pejabat kepala desa secara devinitif.ungkapnya
Dia berharap dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjawab segala kebutuhan-kebutuhan masyarakat Buru Selatan terutama kebutuhan dasar masyarakat, seperti Jalan,Jjembatan, Kesehatan dan Pendidikan yang memadai.
Selain itu kita juga mendorong pertumbuhan ekonomi pada sektor-sektor ekonomi diberbagai wilayah, karena hal ini seiring dengan keinginan pemerintah pusat juga, sektor-sektor ekonomi ini harus digerakan, kondisi global saat ini kita tidak tahu karena dia sangat perpengaruh secara ekonomi terhadap kita yang ada di Indonesia dan itu sangat terasa, ketika ada penyesuian-penyesuian anggaran, ada revokusing anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat sehingga kita di daerah juga mendapat dampak akibat dari kondisi global saat ini, pada akhirnya Indonesia juga turut menanggung itu.jelasnya
Olehnya itu kita juga harus memeperkuat ketahanan, misalnya Presiden itu menggaungkan bahwa di tahun 2026 itu kita harus swasembada pangan, yang pastinya ada kekawatiran sehingga kita harus ada penguatan termasuk di buru Selatan, merupakan daerah potensial ,jelasnya
Ditambahkan, terkait keluhan masyarakat kepala madan, menyangkut infrastruktur jalan sejak tahun 2025 sudah ada anggaran di kementian Pekekrjaan Umum(PU) lewat dana Dana Alokasi Khusus (DAK) yaitu jalan Hotmix dari Biloro sampai ke fogi,
Namun karena kondisi viskal kita yang hurus disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan yang sangat penting , oleh karena itu pemerintah pusat pada akhirnya semua belum dapat direalisasikan pada tahun 2025 ini, akan tetapi untuk target kita kedepan itu sudah pasti justru menjadi hal terpenting dan terutama.
Saya juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Balai jalan Provinsi dan mereka juga sudah merencanakan menyiapkan itu, saya juga sudah instruksikan kepada dinas Pekerjaan Umum Bursel dan mereka juga sudah melakukan survei terkait kita punya kebutuhan infrastuktur di Buru Selatan secara keseluruhan.
Dan ada beberapa ruas jalan seperti jalan kepala madan dari Leksula-Tifu, Tifu – Waemulang, Waemulang-Fogi, Fogi-Biloro dan Biloro-Waehotong, itu sudah kita diskusikan antara pemerintah Derah Buru Selatan dan pihak Balai jalan Provinsi Maluku.
Pemerintah Pusat tentunya juga Pemerintah Daerah Buru Selatan sendiri melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) itu saya menargetkan kalau ada hambatan dari balai jalan Provinsi Maluku maupun Pusat maka tahun depan saya sudah rencanakan , dan pemerintahkan dinas Pekerjaan Umum (PU) Buru Selatan untuk menghitung daerah rawan yang kita lalui dari Balpetu ke waihotong atau pun sebaliknya dari waehotong ke balpetu.
Kita juga akan melakukan Langkah-langkah koordinasi dengan Pemerintah Daerah Buru, mudah-mudahan Bupati Bursel yang baru terpilih ini yakni Pak Ikram Umasugi, akan bicarakan soal wilayah-wilayah perbatasan untuk kita bersigergi untuk mempercepat pembagunan pada Kawasan-kawasan perbatasan tadi,sehingga masyarakat juga tidak merasa termarjinalkan atau sama sekali tidak disentuh oleh pemerintah daerah.
Jadi mudah-mudahan ada kerja sama antara dua Pemerintah Daerah ini untuk mempercepat menjawab kebutuhan-kebutuhan dasar Masyarakat, karena jauh sebelumnya im saya juga sudah melakukan diskusi dengan Pak Ikram Umasugi untuk kita bicarakan soal wilayah-wilayah perbatasan untuk kita bersigergi untuk kita mempercepat pembagunan pada Kawasan-kawasan perbatasan tadi,pungkasnya (MR/07)
