Ambonberitasumbernews.com – Masalah sampah yang tidak dikelola dengan baik memang sangat mengganggu, terutama jika terjadi di sekitar tempat ibadah. Buang sampah sembarangan tidak hanya membuat lingkungan menjadi kotor, tapi juga dapat menarik hewan liar seperti anjing yang dapat menyebarkan penyakit.

Kota Ambon memang memiliki peraturan tentang pengelolaan sampah, termasuk denda bagi mereka yang buang sampah sembarangan. Namun, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih perlu ditingkatkan.

Menurut Apono, apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya?

Apono meminta agar pemerintah bisa mengatur masyarakat RT, RW supaya sampah ini buang pada tempatnya.

Ini memang penting, karena kesadaran masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya masih perlu ditingkatkan. Pemerintah bisa bekerja sama dengan pengurus RT, RW, dan masyarakat untuk membuat program pengelolaan sampah yang efektif dan edukatif. Misalnya, dengan menyediakan tempat sampah yang memadai dan membuat jadwal pengumpulan sampah yang teratur.

Apono meminta Kadis Infokom Ronald Lekransy untuk memasang CCTV di seputaran Kayu Putih agar bisa memantau masyarakat yang buang sampah sembarangan. Ini bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Dengan adanya CCTV, masyarakat akan lebih berhati-hati dan tidak akan buang sampah sembarangan lagi.

Apono meminta perhatian Ibu Kadis Sosial untuk memperhatikan masalah orang miskin dan terlantar di Kota Ambon. Apono menyarankan agar pemerintah dapat mengambil langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan ini, seperti yang telah dilakukan di Kota Makassar.

Apono berharap agar pemerintah dapat memberikan bantuan dan perlindungan kepada mereka yang membutuhkan.

Apono mengusulkan agar tiga ruangan SMP 10 yang terlantar dan tidak terurus dapat dimanfaatkan menjadi TK (Taman Kanak-kanak) di Hatalai. Apono melihat bahwa di daerah tersebut sudah ada SD, SMP, dan PAUD, namun belum ada TK. Oleh karena itu, Apono berharap pemerintah Kota Ambon dapat mempertimbangkan usulan tersebut untuk meningkatkan fasilitas pendidikan di daerah tersebut.

(Chey)