Ambon – beritasumbernews.com – Wali Kota Ambon Drs. Bodewin Wattimena, http://M.Si menegaskan akan memanggil seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Juni 2026. Tujuannya: meminta pertanggungjawaban program dan inovasi yang sudah dibuat bersama pihak swasta atau pihak ketiga untuk menjawab tantangan ekonomi yang semakin sulit.
Penegasan itu disampaikan Wali Kota saat membuka Musrenbang RKPD Pemerintah Kota Ambon Tahun 2027 di Kamari Hotel Ambon, Kamis (9/4/2026).
Ruang Fiskal Terbatas, Tak Bisa Konvensional
Wattimena mengakui Pemkot Ambon menghadapi keterbatasan ruang fiskal. Peningkatan kebutuhan belanja tidak sejalan dengan pendapatan daerah, sehingga perlu pendekatan baru.
“Kita tidak bisa lagi bekerja secara konvensional. Harus ada inovasi, kreativitas, dan langkah luar biasa,” tegasnya.
Dorong Investasi Tanpa Bebani APBD
Sebagai solusi, Pemkot Ambon mendorong keterlibatan pihak ketiga lewat skema investasi yang tidak membebani APBD. Setiap OPD diminta menjelaskan kerja sama konkret yang sudah dijalin dengan swasta.
“Juni nanti saya panggil satu-satu. Tanya apa yang sudah dibuat dan bikin apa untuk jawab tantangan ekonomi,” kata Wattimena.
Dalam penyusunan RKPD 2027, Wali Kota menekankan tiga fokus utama:
1. Penetapan prioritas pembangunan* yang berdampak langsung bagi masyarakat.
2. Dorongan inovasi* di setiap program OPD.
3. Penguatan kolaborasi* dengan sektor swasta dan pemangku kepentingan lain.
Selain itu, pembangunan tahun depan difokuskan pada penguatan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pengembangan UMKM, serta perhatian khusus bagi penyandang disabilitas.
Wattimena berharap Musrenbang RKPD menghasilkan program yang benar-benar berdampak pada ekonomi warga di tengah tantangan fiskal. Ia juga mengapresiasi jajaran OPD yang telah bekerja maksimal meningkatkan capaian pertumbuhan ekonomi.
(Chey)

