MASOHI -beritasumbernews.com – Ketua Panitia Pelantikan Pengurus DPD KNPI Maluku Tengah, Ahmat Sanaky, http://S.Sos, menegaskan pelantikan pengurus akan dilaksanakan pada 20 Agustus 2026 di Masohi. Saat ini panitia terus mematangkan persiapan agar kegiatan berlangsung sukses, tertib, dan menjadi momentum kebangkitan pemuda di Kabupaten Maluku Tengah.

Menurut Ahmat, pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan momentum penting untuk mempererat persatuan seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda [OKP] yang berhimpun di bawah naungan KNPI.

“KNPI adalah rumah besar bagi seluruh OKP. Tidak ada lagi ruang untuk berbicara tentang kubu ini atau kubu itu. Yang kita butuhkan hari ini adalah persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun Maluku Tengah melalui peran aktif para pemuda,” ujar Ahmat.

Ia menilai pemuda memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah. Karena itu, kekompakan seluruh OKP menjadi modal penting untuk menghadirkan gagasan dan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ahmat juga berharap Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memberikan perhatian yang sama kepada seluruh organisasi kepemudaan yang tergabung dalam KNPI.

“Kami berharap pemerintah tidak membedakan atau pilih kasih terhadap KNPI maupun OKP yang ada di dalamnya. Semua organisasi kepemudaan memiliki tujuan yang sama, yaitu mengabdi kepada masyarakat, menjaga persatuan, dan mendukung pembangunan daerah. Karena itu, semua harus diperlakukan secara adil dan diberikan ruang yang sama untuk berkontribusi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap pelantikan ini menjadi awal lahirnya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, KNPI, dan seluruh OKP dalam menjawab tantangan pembangunan. Mulai dari peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan pemuda, hingga pengembangan potensi daerah.

Panitia mengajak seluruh pengurus KNPI, OKP, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen masyarakat Maluku Tengah untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan pelantikan 20 Agustus mendatang.

“Pelantikan ini bukan milik satu kelompok atau satu golongan. Ini adalah momentum seluruh pemuda Maluku Tengah untuk bersatu, memperkuat solidaritas, dan menunjukkan bahwa pemuda siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah yang lebih maju,” tutup Ahmat Sanaky.

(Red)

By admin