AMBON,-beritasumbernews.com – Peristiwa kebakaran hebat terjadi di Jalan Wolter Monginsidi, Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, pada Rabu (15/10/2026) sekira pukul 01.03 WIT.

Api melahap sejumlah bangunan usaha dan fasilitas kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 700 juta.

Adapun bangunan yang terbakar antara lain:

1. Warung Nasi Padang milik Mustafa Ardi (40), warga Negeri Passo
2. Warung Nasi Padang Sari Minang Milou milik Ampi Leleulya (29), anggota Polri
3. Kios Sembako Haikel milik Yusran Heldin (26)
4. Gudang Logistik milik Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku
5. Bangunan Polsek Baguala yakni Ruang Lantas, Ruang Provos, dan Ruang Unit Binmas pada bagian atap dan plafon

Berdasarkan keterangan saksi Ida Wasahua (29), karyawan Warung Nasi Padang milik Mustafa Ardi, api pertama kali diketahui sekitar tengah malam saat ia dan rekannya Susi Buton sedang piket malam.

Awalnya pada pukul 22.00 hingga 00.00 WIT, saksi memanaskan kuah di dapur lantai 2. Setelah itu ia duduk di meja kasir. Tiba-tiba terdengar teriakan tukang ojek di pertigaan Polsek Baguala bahwa telah terjadi kebakaran. Saksi langsung membangunkan rekan-rekannya yang sedang tidur dan menyelamatkan diri.

Saksi lain, Ampi Leleulya pemilik Warung Sari Minang, mengaku sedang beristirahat saat mendengar teriakan kakaknya bahwa api mulai membesar dari dapur warung milik Mustafa Ardi. Ia bersama dua rekannya sempat mencoba memadamkan api secara manual, namun api cepat membesar dan merembet ke warung miliknya.

Sementara pemilik Kios Haikel, Yusran Heldin, yang juga sedang beristirahat di kios, mendengar teriakan warga dan melihat cahaya api sudah sangat dekat dengan dapurnya. Ia langsung membangunkan istri dan anak untuk menyelamatkan diri.

*Penanganan*

Pukul 01.15 WIT, 4 unit mobil Pemadam Kebakaran dan 1 unit Water Cannon Polda Maluku tiba di lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIT sehingga tidak merembet ke bangunan lain.

Pukul 02.00 WIT, Kapolsek Baguala IPTU Esterlina Titiheru bersama Waka Polsek tiba di TKP.

Tindakan kepolisian yakni membantu pemadaman, mengambil keterangan saksi, mengamankan TKP dengan memasang Police Line, dan membuat Laporan Polisi.

Untuk penyebab kebakaran, hingga kini belum dapat dipastikan. Namun dugaan sementara, sumber api berasal dari lantai 2 Warung Nasi Padang milik Mustafa Ardi yang terdapat beberapa kompor yang sering digunakan untuk memasak.

Kerugian material:
– Dua warung nasi padang dan satu kios sembako terbakar habis
– Atap Gudang Logistik SPN dan atap serta plafon tiga ruangan Polsek Baguala ikut terbakar.
(**)