Ambon – beritasumbernews.com –  Kehadiran Polri di tengah masyarakat diwujudkan melalui tindakan nyata yang menyentuh kebutuhan warga. Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Maluku menggelar *Klinik Terapung* dengan memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 64 nelayan dan karyawan *cold storage* PT. Peduli Laut Maluku, Mamoking 2, di Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi semangat *“Polisi Bersama Masyarakat”*, yakni menghadirkan pelayanan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga, khususnya masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan.

Melalui pelayanan langsung di lokasi aktivitas nelayan dan pekerja, Polri berupaya mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat. Pendekatan ini sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga melalui kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Pelayanan Klinik Terapung dilaksanakan personel KPC XVI-2017 Pangkalan Negeri Tulehu bersama tenaga kesehatan Dokkes Polda Maluku. Sebanyak 64 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemberian obat secara gratis sesuai kebutuhan dan hasil pemeriksaan, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Polairud Polda Maluku Kombes Pol. Welly Djatmoko, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Komandan Kapal Yudistira-8003.

Hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat pesisir

Program Klinik Terapung merupakan bentuk pelayanan yang mendekatkan personel kepolisian dan tenaga kesehatan kepada masyarakat yang menjalani aktivitas sehari-hari di wilayah pesisir. Nelayan dan pekerja *cold storage* memiliki peran penting dalam kegiatan perikanan serta rantai distribusi hasil laut, sehingga perhatian terhadap kesehatan mereka menjadi bagian dari upaya mendukung aktivitas masyarakat yang produktif.

Pemeriksaan tekanan darah, pemberian obat sesuai kebutuhan, dan edukasi kesehatan menjadi bentuk pelayanan dasar yang dapat membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatannya sekaligus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Bagi Polri, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi, mempererat kedekatan, dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang humanis. Kehadiran anggota di tengah warga tidak semata-mata ditunjukkan melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Direktur Polairud Polda Maluku Kombes Pol. Welly Djatmoko, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Klinik Terapung merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah perairan, tetapi juga melalui pelayanan yang menyentuh kebutuhan warga.

“Semangat *Polisi Bersama Masyarakat* harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga. Melalui Klinik Terapung, kami ingin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada nelayan dan pekerja pesisir sekaligus memperkuat hubungan yang humanis antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Ditpolairud Polda Maluku akan terus mendorong pelayanan yang responsif dan menyentuh kebutuhan masyarakat di wilayah pesisir dan perairan. Menurutnya, kehadiran Polri bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kepedulian, mempererat kemitraan, dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat melalui pengabdian yang berkelanjutan.

Pelayanan humanis memperkuat kepercayaan publik

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan Klinik Terapung mencerminkan upaya Polri menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kolaborasi antarfungsi di lingkungan Polda Maluku, pelayanan kepolisian diharapkan semakin dirasakan manfaatnya oleh warga, termasuk masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan.

*Polisi Bersama Masyarakat* diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk kepedulian terhadap kesehatan warga. Pelayanan Klinik Terapung ini menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Rositah.

Menurutnya, kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat perlu menjadi bagian dari pendekatan pelayanan Polri yang humanis, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan publik. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat kemitraan, mendorong partisipasi warga dalam menjaga kamtibmas, serta menumbuhkan rasa saling percaya.

Sinergi Ditpolairud dan Dokkes untuk masyarakat pesisir

Pelaksanaan Klinik Terapung melibatkan personel KPC XVI-2017 Pangkalan Negeri Tulehu bersama tenaga kesehatan Dokkes Polda Maluku, termasuk dokter mitra. Kolaborasi tersebut mengintegrasikan tugas kepolisian di wilayah perairan dengan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Berdasarkan laporan pelaksana, kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 64 nelayan dan karyawan *cold storage*. Masyarakat juga memperoleh edukasi kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran untuk menjaga kondisi tubuh dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Polda Maluku melalui Ditpolairud dan Dokkes diharapkan terus memperkuat kegiatan pelayanan yang menjangkau masyarakat pesisir dan wilayah perairan. Upaya ini sejalan dengan semangat *Polisi Bersama Masyarakat*, yakni membangun hubungan yang kuat melalui kehadiran, kepedulian, dan pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung.

Melalui Klinik Terapung, Polri menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada kehadiran personel, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret yang menjawab kebutuhan warga. Dari pesisir Tulehu, semangat tersebut tercermin dalam pelayanan kesehatan gratis bagi nelayan dan pekerja yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Maluku.

(*)

By admin