Wateto,beritasumbernews.com
Mahasiswa AK.III Unhena Tahun 2022 menggelar kegiatan seminar di Desa Wateto tepatnya di laksanakan di Balai Desa Wateto yang melibatkan perangkat Desa dan BPD Desa Wateto.
Dalam kegiatan tersebut berkesempatan Ketua BPD Desa Wateto Septianti Loloro dalam sambutannya menyampaikan” ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi dan Seminar di Desa Wateto.
Kegiatan tersebut Di buka secara resmi acara seminar mahasiswa KKN AK.III Tahun 2022 Unhena bersama pemdes Wateto oleh Ketua Dusun 01 Philus Jamuda sebagai perwakilan Desa mewakili Kepala Desa, dengan menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan yang di gelar oleh Mahasiswa KKN AK.III Tahun 2022 Unhena di Desa Wateto.
Hadir dalam giat tersebut Kasupsektor Kao Utara Ipda.Wem Pawate, Brigpol Olvince Lobiua Bintra unit PPA sat Reskrim mewakili kanit PPA Polres Halut, Bhabinkamtibmas Desa Wateto Bripka.Janwis Popoko, bersama Staf Desa Wateto, selain itu di hadiri juga oleh dua Linmas Desa Wateto, dalam mengamankan jalannya kegiatan.
Mahasiswa KKN AK.III Tahun 2022 Unhena yang menyelenggarakan kegiatan Seminar tersebut sebanyak 11 orang, yang di ketuai oleh Ketua Kordinator Mahasiswa KKN AK.III Tahun 2022 Unhena Michael B. Moreng.
Dalam kegiatan seminar tersebut di sampaikan oleh Brigpol Olvince Lobiua Bintra unit I PPA sat Reskrim mewakili kanit PPA Polres Halut, bahwa” angka rawan untuk kasus kekerasan anak di bawa umur dan perempuan di Kab.Halut di dapati ada pada angka tertinggi boleh di katakan pada angka urutan no dua dari Kabupaten Kota lain di Provinsi Maluku Utara. Beber Brigpol. Olvince
Lanjutnya” kasus yang terjadi tersebut lebih banyak terjadi pada usia muda yakni usia tingkat SMA, dan ini terjadi lebih banyak pada kehidupan keluarga Rumah tangga yang retak.
Sementara terkait Kamtibmas dan Polmas yang telah di sampaikan oleh Kasubsektor Kao Utara Ipda.Wem Pawate menjelaskan bahwa” Kamtibmas adalah satu kondisi masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses Bangnas yang di tandai dengan terjaminnya Kam, Tib dan tegaknya serta terbinanya team yang mengandung puan serta Bangkan potensi kuat masyarakat dalam menangkal, mencegah dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran Kum dan bentuk – bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat dalam giat kehidupannya. Ujar Kasubsektor
Kegiatan seminar yang di gelar oleh Mahasiswa AK.III Unhena tersebut bertemakan ” Penegakan Hukum Tindak Pidana dan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak”. (Endy)
