Passo,beritasumbernews.com
Dua orang warga yang berdomisili di Desa Passo tepatnya di kompleks Inakaka di aniaya oleh rekan mirasnya usai mengkonsumsi miras.
Insiden terjadinya penganiayaan dengan menggunakan sebilah parang ini terjadi sekitar pukul 05 : 00 Wit, subuh kemarin di sekitar kompleks Inakaka Passo Ambon. Senin 06/06/2022
Informasi insiden tersebut berhasil di himpun awak media ini kemarin bahwa korban adalah YN dan WF, keduanya warga yang berdomisili di kompleks Inakaka Passo Ambon.
Informasi yang di terima awak media, bahwa awalnya pelaku L bersama kedua korban adalah rekan miras, saat itu sebelum kejadian kedua korban dan pelaku sempat mengkonsumsi miras jenis Sopi.
Saat mengkonsumsi miras, pelaku dan korban sempat terjadi cekcok mulut, saksi dan korban awalnya saling mengajak untuk mengikuti acara syukuran ulang tahun di sekitar kompleks Pertamina Passo.
Saat miras terjadi cekcok mulut yang berujung pada pemukulan ke pelipis korban yang di lakukan oleh pelaku L, dan sempat saksi melontarkan pertanyaan kepada pelaku dengan dialek ambon bahwa” kenapa ose pukul Beta Kaka”.
Saksi dalam kronologis tersebut berinisial EL (32) pekerjaan adalah tukang ojek, sementara RP (26) adalah karyawan pada CV.Gema Rejeki, sedangkan pelaku ada sebanyak 4 orang, pelaku utama adalah L sementara 3 pelaku lain sedang di Lidik Polisi.
Akibat dari cekcok mulut saat miras bersama yang berujung pada pemukulan oleh pelaku pada korban, akhirnya saksi dan korban memilih pulang.
Tiba pada pukul 04 : 00 Wit subuh kemarin datang ke kompleks dimana korban dan saksi berdomisili, pelaku bersama ketiga rekannya mendatangi lokasi dengan sudah membawah sebilah parang.
Saat tiba TKP di kompleks Inakaka itu, pelaku mencari korban dan akhirnya ditemui, kemudian korban pun di tebas oleh pelaku dengan sebilah parang tersebut tepat mengena pada bagian belakang kepala korban hingga korban bermandikan darah yang cukup banyak.
Tidak hanya korban namun saksi WF juga akhirnya menjadi korban pula, di tebas lagi oleh pelaku dengan parang tersebut dan tepat mengena pada bagian belakang kepala juga.
Ternyata pelaku belum di kenal baik oleh korban dan saksi bahkan identitas sebenarnya pelaku tidak terlalu di ketahui oleh pihak korban, karena tidak kenal secara dekat.
Usai lakukan penganiayaan pelaku bersama rekan – rekannya lansung melarikan diri entah kemana, dan kejadian tersebut sudah di laporkan ke pihak Polsek Baguala, sehingga pelaku dalam pencarian.
Kedua korban lansung di bawa lari ke Rumah Sakit Bhayangkara Tantui Ambon guna mendapat perawatan medis, dan sampai dengan saat ini Pelaku masih melarikan diri, sementara Korban masih sementara berada di RS Bhayangkara Tantui. (Chey)
