Di Sebut”Kebal Hukum, Kapolres SBB Tegas” Saya Tidak Peduli siapa Pun Dia yang salah tetap salah

Piru,beritasumbernews.com,Resah dengan informasi beredar bahwa terlapor fadli boufakar kebal hukum dan punya bekingan orang berpengaruh, sehingga membuat pelapor kaharuddin ramly yang juga jurnalis media online datang menanyakannya langsung kasusnya kepada kapolres seram bagian barat sebagai bentuk keterbukaan informasi dan pelayanan publik.

Pertemuan itu berlangsung diruang kerja kapolres SBB. Piru, Kamis (8/6/2022)

Sebelum menjawab kapolres SBB AKBP.Dannie andreas darmawan terlebih dahulu memanggil KBO reskrim selaku penyidik IPTU. J.Runtuthomas.S.Pd.K untuk menanyakan perkembangan terkait kasus yang telah dilaporkan kaharuddin, iptu tomas menjawab prosesnya masih berjalan dan penyidik yang menangani kasus ini Lukki pattikaihatu masih di polda maluku ambon nanti setelah ini pelapor akan kita diberikan SP2HP (surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan).

Kapolres menyatakan kepada pelapor kaharuddin ramly, bahwa dirinya sebagai kapolres tidak takut kepada siap – siapa yang salah tetap salah kita normatif, dan jika bukti – bukti dan prosesnya selesai lanjutkan ke kejaksaan. tegas Denni

Didalam SP2HP yang diterima pelapor tertulis kasusnya sudah naik dari tahap penyelidikan masuk ke tahap penyidikan dan langkah – langkah yang telah dilakukan penyidik yaitu :
1.gelar perkara dari penyelidikan ke penyidikan
2.pemeriksaan saksi korban dan saksi – saksi terlapor.
3.penetapan alih status dari saksi menjadi tersangka.
4.pangilan pertama sebagai tersangka.

Hambatan yang dialami yaitu tersangka tidak menghadiri panggilan pertama dan upaya selanjutnya akan menggirimkan panggilan kedua kepada tersangka.

Untuk diketahui perseteruan antara fadli dengan pelapor kaharuddin ramly bermula saat pekerjaan jembatan sahwai dusun laala desa lokki kec.huamual dan berlanjut kemedia sosial, fadli boufakar mengatakan dimedia sosial facebook yang dilihat oleh banyak orang, fadli menghina orang tua kaharuddin ramly, dengan menulis “os pung pai dan mai yang bikin jembatan ”
Ose lewat nanti lia.

Pihak kepolisian danpos laala telah mengambil langkah untuk mendamaikan kedua belah pihak dan menyuruh fadli boufakar meminta maaf kepada kaharuddin ramly akan tetapi fadli boufakar engan meminta maaf, sehingga kaharuddin membuat laporan pengaduan ke polres seram bagian barat.

Ramly menuturkan selama ini fadli boufakar tidak perna meminta maaf langsung kepadanya walaupun berkali – kali berpapasan, tidak menunjukan perasan bersalah, ” jika seumpama saat ini dia datang saya akan memaafkannya tapi proses hukum terus dilanjutkan” ungkap ramly. (Rdks)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *