Malteng,beritasumbernews.com
Viral, Vidio berdurasi 2.50 Menit 50 Detik yang di terima media ini, nampak seorang ibu datangi salah satu hotel pada malam hari Jumat,14 Oktober 2022 pukul.23.30.
Dan dalam rekaman vidio itu, ibu dengan suara lantang masuk menemui seorang wanita yang dalam keadaan hanya berpakaian dalam saja, berwarna hitam dan langsung memukul wanita itu.
Hal yang di buat tersebut, sambil berteriak eno e kenapa ose (Kamu) biking beta (saya) begitu eeee, Beta (saya) lapor ose (kamu) beta lapor ose (kamu) di Polisi malam ini juga.
Sementara dalam teriakan itu ada seorang lelaki datang menghampiri ibu itu, dan lelaki itu berteriak jangan begitu ” lapor saja lapor.
Namun yang terdengar ada suara tambahan seorang laki- laki tiba – tiba meminta ibu itu dengan sebutan mama pinda, pindah beta (saya) tikam dia, namun ibu yang disebut mama itu, balik melarang lelaki tersebut.
Menurut sumber terpercaya, pekan kemarin, bahwa Itu video Haerudin oknum Anggota DPRD Malteng dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Hairudin di grebek istri dan anaknya malam kamis kemarin di hotel onemay Kota Masohi, yang mana hotel tersebut milik Hairudin, Dia pun diduga bersama seorang Wanita berinisial E alias Eno, Seorang PNS Lingkup Pemda Malteng,
Nama Eno tersebut itu, sesuai dengan teriakan istri Haerudin di detik pertama meneriaki nama “Eno”. Dan Saat ini istrinya sudah laporkan ke polisi dan partai .”Jadi diinfokan bahwa perempuan tersebut dilarikan lewat pintu belakang dengan hanya menggunakan BH dan CD saja.”
Ketua DPW Maluku Asis sangkala yang ditemui diruang kerja Senin,17 Oktober 2022 secara singkat menyampaikan, diminta Haerudin mengundurkan diri dari partai, kalau tidak, partai lah yang memberhentikan secara dengan tidak hormat dalam waktu satu minggu.
Dalam keterangannya Asis Sangkala mengatakan” keterangan selanjutkan langsung saja satu pintu ke ketua DPD PKS Maluku Tengah Arman Mualo.
Arman Mualo yang dikonfermasi melalui Pesan Whapshap, Selasa,18 Oktober 2022 bahwa inti masalah ini sudah di proses di Dewan Etik daerah PKS melalui komisi penegakan disiplin.
Tim ini ungkap Mualo akan mendalami masalahnya, apakah ini pelanggaran kode etik partai atau apa, Kalau sudah diputuskan pelanggaran kode etik partai, pasti ada sanksi.” Katong (kami) tunggu ke depan, masih sementara berproses.” Ungkapnya (Tim)
